30, 2026
Nasional

Tembus Rp 74 Ribu per Liter, Ini 10 Negara BBM Termahal Dunia

Citra Anggraini
Citra Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Tembus Rp 74 Ribu per Liter, Ini 10 Negara BBM Termahal Dunia

Fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) global terus menjadi perhatian internasional. Beberapa negara di dunia mengalami harga BBM yang sangat tinggi, bahkan mencapai Rp 74.000 per liter. Data terkini menunjukkan bahwa harga BBM di berbagai negara sangat bergantung pada kebijakan pemerintah, subsidi, serta kondisi ekonomi regional.

1. Hong Kong

Menempati posisi pertama sebagai negara dengan harga BBM termahal di dunia, Hong Kong menunjukkan harga bensin premium mencapai angka Rp 74.000 per liter. Tingginya harga ini disebabkan oleh minimnya sumber daya alam minyak bumi di wilayah ini dan kebijakan fiskal yang ketat. Pemerintah Hong Kong tidak memberikan subsidi apapun untuk BBM, sehingga harga pasar sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme supply and demand.

2. Norwegia

Negara Nordik ini menempati peringkat kedua dengan harga BBM mencapai Rp 68.000 per liter. Meskipun merupakan produsen minyak mentah terbesar di Eropa, Norwegia menerapkan kebijakan fiskal yang ketat dengan tingkat pajak yang sangat tinggi. Pendapatan dari industri minyak digunakan untuk dana pensiun negara dan program kesejahteraan masyarakat, yang berdampak pada harga akhir BBM yang tinggi bagi konsumen.

3. Belanda

Dengan harga bensin sekitar Rp 65.000 per liter, Belanda menjadi negara dengan BBM termahal ketiga di dunia. Tingginya pajak BBM di negara anggota Uni Eropa ini menjadi faktor utama. Pemerintah Belanda menggunakan pendapatan pajak BBM untuk mendanai program lingkungan dan infrastruktur transportasi umum yang berkualitas tinggi.

4. Swedia

Swedia menempati posisi keempat dengan harga BBM mencapai Rp 63.000 per liter. Sama seperti Norwegia, Swedia mengenakan pajak tinggi pada BBM sebagai bagian dari strategi kebijakan lingkungan. Negara ini berkomitmen untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mendorong adopsi teknologi kendaraan listrik.

5. Denmark

Harga BBM di Denmark tercatat sekitar Rp 62.000 per liter. Negara Nordik ini menerapkan kebijakan fiskal progresif dengan pajak tinggi untuk produk energi fosil. Denmark dikenal sebagai pemimpin dalam energi terbarukan dan telah mengalihkan sebagian besar kebutuhan energinya ke sumber-sumber berkelanjutan.

6. Yunani

Meskipun mengalami krisis ekonomi, Yunani tetap memiliki harga BBM yang relatif tinggi di Eropa, sekitar Rp 60.000 per liter. Tingginya biaya operasional dan distribusi, serta pajak yang dikenakan pemerintah, menjadi penyebab utama mahalnya harga BBM di negara ini.

7. Finlandia

Finlandia menempati peringkat ketujuh dengan harga BBM mencapai Rp 59.000 per liter. Negara Nordik ini menerapkan kebijakan pajak tinggi untuk BBM sejalan dengan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Finlandia juga telah mengembangkan infrastruktur untuk kendaraan listrikmencapai Rp 59.000 per liter. Negara Nordik ini menerapkan kebijakan pajak tinggi untuk BBM sejalan dengan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Finlandia juga telah mengembangkan infrastruktur untuk kendaraan listrik.

8. Monako

Negara kota kecil di Eropa ini memiliki harga BBM sekitar Rp 58.000 per liter. Luasnya yang kecil dan minimnya infrastruktur minyak membuat harga BBM di Monako menjadi sangat mahal. Selain itu, tingkat pajak yang tinggi juga turut berperan dalam menaikkan harga akhir BBM.

9. Islandia

Islandia, dengan harga BBM sekitar Rp 57.000 per liter, menempati peringkat kesembilan. Keterpencilan geografis dan minimnya infrastruktur minyak membuat harga BBM di negara ini tinggi. Meskipun Islandia telah mengembangkan energi geothermal secara masif, BBM masih menjadi kebutuhan penting bagi sektor transportasi.

10. Italia

Menutup daftar 10 negara dengan BBM termahal, Italia memiliki harga bensin sekitar Rp 56.000 per liter. Tingginya biaya operasional, distribusi, serta pajak yang dikenakan pemerintah menjadi penyebab utama mahalnya harga BBM di negara anggota Uni Eropa ini.

Perbandingan harga BBM global menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah memainkan peran krusial dalam menentukan harga akhir bagi konsumen. Negara-negara yang mengalami harga BBM tinggi umumnya memiliki pajak tinggi atau tidak memberikan subsidi untuk BBM. Sebaliknya, negara-negara produsen minyak seperti Indonesia, Venezuela, dan Arab Saudi memiliki harga BBM yang jauh lebih murah berkat subsidi yang diberikan pemerintah.

Harga BBM yang tinggi di berbagai negara juga mendorong adopsi teknologi kendaraan efisien energi dan alternatif energi terbarukan. Beberapa negara seperti Norwegia dan Belanda telah memberikan insentif bagi pengguna kendaraan listrik untuk mengurangi ketergantungan pada BBM fosil.

Secara global, fluktuasi harga BBM tetap menjadi isu sensitif yang memengaruhi stabilitas ekonomi dan kebijakan pemerintah. Ketergantungan pada minyak bumi sebagai sumber energi utama masih sangat tinggi, namun transisi menuju energi terbarukan terus berlangsung di berbagai negara dengan kecepatan yang berbeda-beda.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Citra Anggraini

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter