30, 2026
Teknologi

Tiga Alumni MAN Sampang Diterima sebagai Tamtama TNI AD Gelombang III Tahun 2026

Eka Kusuma
Eka Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tiga Alumni MAN Sampang Diterima sebagai Tamtama TNI AD Gelombang III Tahun 2026

SAMPANG — Kabar membanggakan datang dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang. Tiga alumni MAN Sampang Tahun Pelajaran 2025–2026 dinyatakan diterima sebagai Tamtama TNI Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang III Tahun 2026. Penerimaan ini menambah daftar capaian lembaga pendidikan berbasis keagamaan tersebut dalam mencetak lulusan yang berkontribusi di berbagai sektor, termasuk bidang pertahanan negara.

Ketiga alumni yang berhasil lolos seleksi tersebut adalah Muhammad Royyan Miladi, Hilmas Syauqi Ainur Rosyid, dan Moch. Anas Waldy Akbar. Keberhasilan mereka menempuh rangkaian seleksi Tamtama TNI AD menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN Sampang sekaligus menjadi motivasi bagi para siswa yang masih menempuh pendidikan untuk terus mengembangkan potensi diri dan meraih cita-cita.

Apresiasi Kepala Madrasah

Dalam poster ucapan selamat yang diterbitkan MAN Sampang, Kepala MAN Sampang Dr. Matrapi, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ketiga alumninya tersebut. Ucapan selamat itu menjadi bentuk penghargaan madrasah terhadap kerja keras para alumni yang telah berhasil melewati tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, tes kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, hingga berbagai uji kompetensi lainnya yang menjadi syarat penerimaan prajurit.

Keberhasilan ketiganya menjadi gambaran bahwa proses pendidikan dan pembinaan di madrasah dapat menjadi salah satu bekal bagi peserta didik dalam melanjutkan pengabdian di berbagai bidang, termasuk menjadi bagian dari TNI AD. Nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, dan pembinaan karakter yang diterima selama menempuh pendidikan di madrasah dinilai turut membentuk kesiapan mental dan fisik para alumni dalam menghadapi seleksi yang ketat.

Bekal Pendidikan dan Pembinaan Karakter

MAN Sampang selama ini menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembinaan akhlak, serta pengembangan keterampilan dan kebugaran jasmani peserta didik. Pendekatan tersebut diyakini memberikan ruang bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai tantangan setelah lulus.

Dalam konteks penerimaan prajurit, sejumlah kemampuan dasar menjadi perhatian utama, seperti ketahanan fisik, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan menjalani kehidupan berorganisasi. Pendidikan di madrasah, melalui kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan keagamaan, dan latihan kepemimpinan, disebut menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan kemampuan-kemampuan tersebut.

Keberhasilan tiga alumni MAN Sampang ini juga sejalan dengan kebutuhan TNI AD akan sumber daya manusia yang memiliki latar belakang pendidikan beragam. Rekrutmen Tamtama TNI AD membuka peluang bagi lulusan sekolah menengah atas dan sederajat dari berbagai latar belakang untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Pesan untuk Para Alumni

MAN Sampang memberikan pesan kepada para alumni agar terus melangkah dengan menjunjung disiplin, integritas, keberanian, dan semangat pantang menyerah serta menjadi generasi muda yang siap mengabdikan diri untuk bangsa dan negara. Pesan tersebut menegaskan harapan madrasah agar para lulusannya tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan menengah, melainkan terus mengasah kemampuan dan menjaga sikap positif di mana pun mereka bertugas.

Bagi para siswa yang masih menempuh pendidikan, capaian ketiga alumni ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk memiliki目标 yang jelas serta mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi akademik, fisik, maupun mental. Madrasah berharap semakin banyak peserta didik yang termotivasi mengikuti jejak para alumni dalam meraih kesempatan di berbagai jalur karier, termasuk sebagai prajurit TNI AD.

Dengan diterimanya Muhammad Royyan Miladi, Hilmas Syauqi Ainur Rosyid, dan Moch. Anas Waldy Akbar sebagai Tamtama TNI AD Gelombang III Tahun 2026, MAN Sampang kembali mencatatkan peran dalam menyiapkan generasi muda yang siap mengabdi. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi cerminan bahwa pendidikan di madrasah mampu menjadi fondasi bagi lulusannya untuk mengambil peran di berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eka Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter