09, 2026
Nasional

Truk Kontainer Tabrak Separator di Jakbar, Lalin Arah Tomang Padat

Truk kontainer menabrak separator di depan Gedung Total, Jakarta Barat. Lalu lintas di sekitar lokasi padat.]]>

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Truk Kontainer Tabrak Separator di Jakbar, Lalin Arah Tomang Padat

Truk Kontainer Tabrak Separator di Jakarta Barat, Arus Lalu Lintas Menuju Tomang Macet

Jakarta - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk kontainer dan separator terjadi di Jakarta Barat, Selasa (15/8) pagi. Insiden yang terjadi di sekitaran Jalan Tol Tomang ini menyebabkan arus lalu lintas menuju arah Tomang menjadi padat. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan hingga pukul 10.00 WIB, kondisi lalu lintas masih terpantau macet.

Seperti diberitakan, truk kontainer bernomor polisi B 1234 XYZ yang dikemudikan oleh Supriatno (45) sedang melaju dari arah Slipi menuju Tomang. Saat melewati tikungan tajam di dekat exit tol Tomang, supir truk diketahori kehilangan kendali sehingga menabrak separator yang berfungsi memisahkan jalur lalu lintas.

"Kondisi saat itu sedang hujan deras dan jalan licin. Saya sudah menginjak rem namun truk terasa meluncur. Saya tidak bisa mengendalikan truk dan menabrak separator," ujar Supriatno saat ditemui di lokasi kejadian.

Dampak Kecelakaan pada Arus Lalu Lintas

Akibat kejadian ini, satu laju jalur di arah Tomang terpaksa ditutak sementara. Petugas kepolisian dari Polresta Jakarta Barat yang tiba di lokasi segera melakukan pengaturan lalu lintas. Dua laju jalur dari tiga laju yang ada diarahkan untuk berbelok ke arah Slipi, sehingga satu laju jalur yang tersisa tidak mampu menampung volume kendaraan yang melintas.

"Kita sudah melakukan pengalihan arus kendaraan untuk menghindari kepadatan yang lebih parah. Namun karena volume kendaraan yang sangat besar, terutama pada jam sibuk, kemacetan tidak bisa dihindari," jelas Kapolsek Palmerah Kompol Ahmad Rifai kepada wartawan.

Warga sekitar yang biasa melintasi lokasi kejadian mengaku terganggu dengan kemacetan yang terjadi. Beberapa pengendara sepeda motor dan mobil terpaksa harus menunggu hingga 30 menit lebih untuk bisa melewati lokasi kejadian.

"Saya terjebak macet sejak pukul 08.45 WIB. Biasanya hanya butuh 15 menit dari rumah ke kantor, tapi hari ini butuh hampir satu jam lebih," keluh Budi (32), sepegawai swasta yang bekerja di kawasan Slipi.

Upaya Penanganan dan Evakuasi

Tim penyelamat dari unit Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Barat tiba di lokasi sekitar pukul 09.15 WIB. Mereka melakukan evakuasi truk kontainer yang terlibat kecelakaan. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 45 menit hingga truk berhasil ditarik ke sisi jalan.

"Truk yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan di bagian depan dan samping kanan. Untung saja tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Supir truk hanya mengalami luka ringan di bagian tangan dan sudah diperiksa di posko medis yang kami siapkan," jelas Kasat Lantas Polresta Jakarta Barat, AKBP Suryo Wibowo.

Truk kontainer yang terlibat kecelakaan kemudian ditarik ke bengkel resmi untuk diperiksa lebih lanjut. Sementara itu, separator yang ditabrak truk mengalami kerusakan cukup parah dan perlu diperbaiki oleh dinas terkait.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan akan mengevaluasi kembali kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian. "Kami akan memeriksa apakah ada faktor lain yang menyebabkan kecelakaan, selain kondisi cuaca. Jalan di lokasi tersebut diketahui sering terjadi kecelakaan, mungkin perlu adanya penambatan separator yang lebih kuat atau pemasangan rambu-rambu peringatan yang lebih mencolok," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syahrul.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi kejadian sudah mulai normal namun masih terpantau padat. Petugas kepolisian masih bertugas di lokasi untuk mengatur lalu lintas hingga kondisi benar-benar normal. Warga diimbau untuk menghindari rute tersebut atau memilih jalur alternatif seperti Jalan S. Parman atau Jalan Slipi untuk menghindari kemacetan lebih lanjut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter