09, 2026
Nasional

50 Rumah Hangus dalam Kebakaran di Kramat Pulo, Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran melanda permukiman di Jalan Kramat Pulo, Jakarta Pusat, menghanguskan 50 bangunan. Tidak ada korban jiwa, penyebab masih diselidiki.]]>

Taufik Syahputra
Taufik Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

50 Rumah Hangus dalam Kebakaran di Kramat Pulo, Tak Ada Korban Jiwa

50 Rumah Hangus dalam Kebakaran di Kramat Pulo, Tak Ada Korban Jiwa

Sebuah kebakaran besar melanda kawasan Kramat Pulo, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/3) dini hari. Api berhasil menghanguskan sebanyak 50 unit rumah warga, namun untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga setempat pun harus mengungsi ke beberapa titik penampungan sementara.

Kebakaran bermula sekitar pukul 02.00 WIB di salah satu rumah di RT 01/RW 07 Kelurahan Kramat Pulo, Kecamaten Tebet. Api yang konsumsi bahan ringan ini dengan cepat menjalar ke arah rumah-rumah yang berada di sekitarnya karena kondisi pemukiman yang padat.

Api Cepat Menjalar Akibat Pemukiman Padat

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Ahmad Rizki, menjelaskan bahwa kondisi pemukiman yang padat menjadi salah satu faktor utama menjamurnya api. "Kondisi pemukiman yang padat dan banyak terdapat bahan-bahan mudah terbakar membuat api dengan mudah menjalar ke arah rumah-rumah lain," ujar Rizki.

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran terlihat panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Beberapa warga bahkan sempat menggunakan ember-ember untuk memadamkan api dengan air, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena sudah terlalu besar.

Sementara itu, Kepala Polda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran mengatakan bahwa timnya sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal. "Kita sudah turun ke lokasi dan mendapat informasi bahwa api berasal dari hubungan arus pendek di salah satu rumah. Tapi kita masih melakukan penyelidikan untuk memastikan," jelas Fadil.

Evakuasi Massif dan Penampungan Sementara

Sejak kejadian, puluhan warga yang rumahnya terbakar dievakuakan ke tiga titik penampungan sementara, yakni di SDN Kramat Pulo 01, Masjid Al-Muttaqin, dan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius. Pihak berwenang menyediakan makanan, minuman, dan selimut bagi para pengungsi.

"Kami sudah menyiapkan tempat tidur sementara, selimut, makanan, dan minuman untuk para warga yang terkena dampak kebakaran. Kami juga mengerahkan tim kesehatan untuk memastikan tidak ada warga yang mengalami luka akibat kejadian ini," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta, Iwan.

Salah satu warga yang menjadi korban, Siti Aminah (45), mengungkapkan kekecewaannya karena kehilangan rumah dan seluruh harta benda yang dimilikinya. "Saya sudah tinggal di sini puluhan tahun. Semua barang-barang berharga saya ada di rumah, termasuk dokumen penting. Semuanya hangus terbakar," tutur Sini sambil menangis.

Investigasi dan Langkah Pencegahan

Tim investigator dari Polda Metro Jaya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. "Kita sudah mengamankan beberapa saksi dan barang bukti untuk mempercepat proses investigasi. Kita juga akan memeriksa instalasi listrik di sekitar lokasi kebakaran," jelas Wakil Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Budi Santoso.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sudah turun langsung ke lokasi kebakaran memastikan pemerintah akan membantu para korban. "Kami akan memastikan semua korban mendapat bantuan. Untuk sementara, mereka akan ditampung di tiga titik penampungan yang telah disiapkan. Kami juga akan mempertimbangkan untuk membangun rumah sementara bagi mereka," ujar Anies.

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta juga akan melakukan evaluasi terhadap kawasan pemukiman padat di Jakarta. "Kami akan memeriksa kawasan-kawasan yang rawan kebakaran, terutama yang masih menggunakan listrik ilegal dan memiliki akses yang sulit untuk mobil pemadam kebakaran," jelas Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko.

Respons Cepat dari Pemadam Kebakaran

Tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) DKI Jakarta berhasil memadamkan api setelah berjuang selama kurang lebih tiga jam. Sebanyak 15 unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, pihak Damkar DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi tentang keselamatan kebakaran kepada warga di kawasan pemukiman padat. "Kami akan memberikan edukasi tentang cara mencegah kebakaran dan bagaimana cara bertindak saat kebakaran terjadi," tambah Syahfan.

Sejauh ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan 50 rumah di Kramat Pulo. Para korban pun masih ditampung di tiga titik penampungan sementara sambil menunggu bantuan dari pemerintah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Taufik Syahputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter