10, 2026
Teknologi

Truk Melintang di Tol Cibubur Arah Cawang Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Truk yang melintang usai menabrak pembatas jalan di ruas Tol Jagorawi Km 13 arah Cawang sudah dievakuasi. Arus lalu lintas kembali normal.]]>

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Truk Melintang di Tol Cibubur Arah Cawang Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Truk Melintang di Tol Cibubur Arah Cawang Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Arus lalu lintas di Tol Cibubur arah Cawang yang sebelumnya terhambat karena truk terbalik berhasil dievakuasi. Kondisi arus lalu lintas kembali normal setelah petugas menyelesaikan proses evakuasi kendaraan yang menghambat jalur tersebut. Insiden ini terjadi pada Rabu (15/3) pagi dan menyebabkan kemacetan cukup panjang hingga beberapa jam.

Kepala Unit Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi, Kompol Andrianto mengatakan bahwa truk bermuatan pasir yang membawa nomor polisi B 1234 XYZ terlihat melintang di jalur utama Tol Cibubur arah Cawang sekitar pukul 06.30 WIB. Menurutnya, truk tersebut dikemudikan oleh Surya (42), warga Cibitung, Bekasi.

"Awalnya truk tersebut kehilangan kendali saat hendak melintasi jalur Tol Cibubur. Akibat kecepatan yang dianggap terlalu tinggi dan kondisi jarak pandang yang masih terbatas karena pagi buta, pengemudi kehilangan kendali dan trub tersebut terbalik," jelas Andrianto saat dihubungi, Rabu (15/3).

Insiden ini langsung menimbulkan kemacetan di lokasi karena truk yang terbalik menghambat jalur utama. Beberapa pengendara yang melintas terpaksa beralih ke jalur sebaliknya yang juga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di arah berlawanan.

Tim SAR dan petugas dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat segera diterjunkan untuk melakukan evakuasi truk yang terbalik. Proses evakuasi memakan waktu sekitar tiga jam karena truk yang memiliki bobot cukup besar memerlukan alat berat untuk menariknya ke posisi semula.

"Kami menggunakan dua unit mobil derek untuk menarik truk tersebut. Selain itu, kami juga memerlukan tim untuk memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Untungnya, selain pengemudi, tidak ada penumpang lain di dalam truk tersebut," tambah Andrianto.

Pengemudi truk, Surya, mengaku panik saat kejadian terjadi. Menurutnya, saat itu sedikit hujan dan kondisi jalan yang licin membuatnya kesulitan mengendalikan kendaraan.

"Saya sedang menuju ke Jakarta untuk mengantar pasir. Tiba-tiba dekat jembatan Cibubur, roda truki tergelincir dan saya tidak bisa mengendalik lagi. Saya panik dan mencoba menghentikannya tapi sudah terlambat," ucap Surya.

Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di Tol Cibubur arah Cawang secara bertahap kembali normal. Petugas lalu lintas juga turun tangan untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kepadatan kembali.

Andrianto mengimbau para pengemudi untuk selalu waspada saat berkendara di jalan tol terutama pada kondisi cuaca buruk atau saat pagi buta. "Selalu jaga jarak dengan kendaraan di depan dan batasi kecepatan. Jangan terburu-buru karena kesigapan berkendara bisa membawa risiko yang lebih besar," pesannya.

Dampak Kemacetan

Kemacetan yang terjadi akibat insiden ini cukup signifikan. Beberapa pengendara yang melintas melaporkan terjebak macet hingga lebih dari dua jam. Arus lalu lintas yang padat bahkan sampai mempengaruhi akses masuk ke beberapa jalan di sekitar Tol Cibubur.

"Saya terjebak macet dari gerbang tol Cibubur sampai ke Jl. Raya Bogor. Padahal biasanya hanya butuh 30 menit, tapi hari ini butuh lebih dari dua jam," keluh se pengendara yang hanya mau disebutkan dengan inisial R.

Pihak pengelola tol juga turut memberikan informasi mengenai kemacetan melalui media sosial mereka dan papan informasi elektronik (VMS) yang tersebar di sepanjang jalan tol. Hal ini dilakukan agar pengendara dapat memilih rute alternatif jika diperlukan.

Tindakan Pencegahan

Untuk mencegah insiden serupa di kemudian hari, Satlantas Polres Metro Bekasi akan meningkatkan patroli di sepanjang ruas Tol Cibubur terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari. Selain itu, pihaknya juga akan mengimbau para pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melintasi jalan tol.

"Kami juga akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan pengelola tol untuk memastikan seluruh kendaraan yang melintasi jalur ini memenuhi standar keselamatan. Terutama untuk kendaraan berat seperti truk yang sering menjadi penyebab kecelakaan," tambah Andrianto.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pengendari untuk selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas di jalan tol. Kesigapan dalam berkendara seringkali menjadi pemicu utama kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengendara lain.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter