02, 2026
Teknologi

Usai Dilantik, Pratikno Tegaskan Wantimpres Siap Beri Saran dan Pertimbangan Terbaik kepada Presiden

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/02/6abf7921478cd-usai-dilantik-pratikno-tegaskan-wantimpres-siap-beri-saran-dan-pertimbangan-terbaik-kepada-presiden_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Budi Santoso
Budi Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pratikno Resmi Memimpin Wantimpres, Janji Beri Saran Terbaik untuk Presiden

Pratikno resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dalam sebuah upacara yang digelar di Istana Negara. Usai dilantik, mantan Menteri Sekretaris Negara itu langsung menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas konstitusional lembaga tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menyatakan bahwa Wantimpres siap memberikan saran dan pertimbangan terbaik kepada Presiden Republik Indonesia sesuai dengan amanat undang-undang.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Pratikno menekankan bahwa Wantimpres memiliki posisi strategis dalam membantu kepala negara merumuskan kebijakan yang berdampak luas bagi masyarakat. Ia menyebut bahwa lembaga ini bukan sekadar pelengkap, melainkan mitra kerja presiden yang dituntut memberikan masukan berkualitas, objektif, dan berorientasi pada kepentingan nasional.

Pelantikan ini menandai babak baru bagi Wantimpres yang selama ini kerap dipandang sebagai lembaga dengan fungsi terbatas. Pratikno menegaskan bahwa dirinya bersama anggota Wantimpres lainnya akan bekerja secara aktif, tidak hanya menunggu permintaan dari Presiden, tetapi juga secara proaktif mengkaji berbagai persoalan strategis yang tengah dihadapi bangsa.

Tugas dan Fungsi Konstitusional Wantimpres

Dewan Pertimbangan Presiden dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden. Lembaga ini bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan negara. Keberadaannya diatur dalam Pasal 16 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menyebutkan bahwa Presiden membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Meski tidak memiliki kewenangan eksekutif, Wantimpres berperan penting dalam memberikan perspektif tambahan bagi Presiden sebelum mengambil keputusan strategis. Saran yang diberikan bersifat confidential dan tidak mengikat, namun diharapkan mampu memperkaya pertimbangan kebijakan kepala negara.

Pratikno menyatakan bahwa dirinya memahami betul posisi tersebut. Menurutnya, Wantimpres harus mampu menjaga netralitas dan independensi, sekaligus tetap responsif terhadap dinamika politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang berkembang cepat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Wantimpres dengan kementerian dan lembaga negara lainnya agar saran yang diberikan benar-benar aplikatif.

Fokus Kerja dan Agenda ke Depan

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengungkapkan bahwa Wantimpres akan memfokuskan perhatian pada sejumlah isu prioritas. Di antaranya adalah penguatan stabilitas politik, percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan reformasi birokrasi.

Selain itu, Pratikno menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang semakin dinamis. Ia menilai bahwa tantangan kebangsaan ke depan tidak hanya bersifat teknis-administratif, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan dalam keberagaman.

Dalam konteks ekonomi, Wantimpres disebut akan mencermati perkembangan global yang berpotensi memengaruhi perekonomian domestik, seperti ketidakpastian pasar keuangan internasional, fluktuasi harga komoditas, serta dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan dan energi. Pratikno menegaskan bahwa saran yang diberikan akan berbasis data dan kajian mendalam, bukan sekadar opini politik sesaat.

Harapan Publik dan Tantangan ke Depan

Publik menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Pratikno di Wantimpres. Sosoknya dinilai memiliki rekam jejak panjang di dunia birokrasi dan pemerintahan, termasuk saat menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara dan Menteri Koordinator. Pengalaman tersebut dianggap menjadi modal penting untuk menjembatani komunikasi antara istana dan berbagai pemangku kepentingan.

Namun, tantangan tidak ringan. Wantimpres kerap dihadapkan pada ekspektasi publik yang tinggi, sementara kewenangannya terbatas. Pratikno dituntut mampu mengelola ekspektasi tersebut tanpa mengurangi esensi tugas konstitusional lembaga. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar keberadaan Wantimpres tetap relevan dan dipercaya.

Pengamat politik menilai bahwa efektivitas Wantimpres sangat bergantung pada kedekatan dan kepercayaan Presiden terhadap para anggotanya. Jika hubungan kerja terbangun baik, saran yang diberikan berpeluang besar diadopsi dalam kebijakan konkret. Sebaliknya, tanpa akses yang memadai, Wantimpres berisiko menjadi lembaga simbolik.

Pratikno menyadari hal itu. Ia berjanji akan membangun komunikasi intensif dengan Presiden dan jajaran kabinet, serta membuka diri terhadap masukan dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan dunia usaha. Menurutnya, saran terbaik lahir dari dialog yang luas dan inklusif.

Komitmen pada Kepentingan Nasional

Menutup pernyataannya, Pratikno menegaskan bahwa seluruh kerja Wantimpres akan diarahkan pada satu tujuan utama, yakni kepentingan terbaik bagi rakyat Indonesia. Ia memastikan tidak akan ada agenda pribadi atau golongan yang diutamakan. Lembaga ini, katanya, harus berdiri di atas semua kepentingan kecuali kepentingan bangsa dan negara.

Dengan pelantikan ini, publik menanti langkah nyata Wantimpres di bawah kepemimpinan Pratikno. Kualitas saran dan pertimbangan yang diberikan akan menjadi ukuran utama keberhasilan lembaga yang selama ini jarang menjadi sorotan. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Wantimpres menerjemahkan mandat konstitusionalnya menjadi kontribusi nyata bagi pemerintahan dan masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Budi Santoso

Penulis kesehatan pria dan pencegahan penyakit degeneratif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter