02, 2026
Politik

Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Ini Jejak Kritiknya ke Pemerintah Prabowo

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Rocky Gerung Dilantik sebagai Anggota Wantimpres

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) dalam upacara yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan tersebut menandai babak baru bagi seorang akademisi dan pengamat politik yang selama bertahun-tahun dikenal vokal mengkritik kebijakan pemerintah. Keputusan ini mengejutkan banyak kalangan mengingat rekam jejak Rocky Gerung yang kerap berseberangan dengan pemerintahan yang sedang berkuasa.

Rocky Gerung bukanlah nama baru dalam dunia pemikiran politik Indonesia. Ia merupakan dosen filsafat yang telah lama aktif menyampaikan pandangan kritis terhadap berbagai kebijakan publik. Pengangkatannya sebagai anggota Wantimpres dinilai sebagian pihak sebagai upaya pemerintah membuka ruang dialog dengan kalangan kritis, sementara sebagian lain mempertanyakan konsistensi sikap politiknya.

Jejak Kritik terhadap Pemerintahan Prabowo

Sepanjang periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Rocky Gerung tercatat beberapa kali menyampaikan kritik tajam terhadap sejumlah kebijakan strategis. Kritik-kritik tersebut disampaikannya melalui berbagai forum diskusi publik, kanal video, maupun pernyataan terbuka kepada media massa.

Kritik terhadap Kebijakan Ekonomi

Salah satu sorotan utama Rocky Gerung adalah kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintahan Prabowo. Ia menilai sejumlah program prioritas, termasuk efisiensi anggaran di berbagai kementerian dan lembaga, berpotensi mengurangi kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pemangkasan anggaran yang dilakukan secara masif tanpa perencanaan matang dapat berdampak pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di daerah.

Rocky juga mempertanyakan arah kebijakan investasi pemerintah yang dinilainya lebih berpihak pada kepentingan korporasi besar ketimbang mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Ia berpendapat bahwa pembangunan yang inklusif memerlukan keberpihakan nyata kepada pelaku usaha kecil dan menengah serta sektor informal yang menyerap sebagian besar tenaga kerja nasional.

Kritik terhadap Kebijakan Sosial dan Politik

Dalam ranah sosial dan politik, Rocky Gerung beberapa kali menyoroti persoalan kebebasan berpendapat dan ruang demokrasi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga iklim demokrasi yang sehat, termasuk memberikan ruang bagi kritik publik terhadap kebijakan pemerintah. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dari proses pengambilan keputusan yang berkualitas.

Rocky juga menyoroti dinamika koalisi politik yang dinilainya terlalu gemuk sehingga melemahkan fungsi kontrol parlemen. Ia berpendapat bahwa koalisi yang hampir mencakup seluruh partai politik berpotensi mengurangi efektivitas mekanisme checks and balances yang menjadi fondasi sistem demokrasi presidensial.

Kritik terhadap Kebijakan Luar Negeri

Pada bidang hubungan internasional, Rocky Gerung pernah mengkritisi sikap pemerintah dalam menyikapi berbagai isu geopolitik global. Ia menilai Indonesia perlu mempertegas posisi politik luar negeri yang bebas aktif dan tidak terjebak dalam kepentingan kekuatan besar tertentu. Kritik ini muncul dalam konteks dinamika politik kawasan yang terus berubah.

Reaksi Publik dan Dinamika Politik

Pelantikan Rocky Gerung sebagai anggota Wantimpres memicu beragam tanggapan dari masyarakat dan kalangan pengamat politik. Sebagian menilai langkah ini sebagai terobosan positif karena pemerintah membuka ruang bagi figur kritis untuk berkontribusi langsung dalam penyusunan kebijakan. Mereka berharap posisi tersebut dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan aspirasi masyarakat.

Namun, sejumlah pengamat menyoroti potensi kooptasi terhadap kritik publik. Mereka mengingatkan bahwa penempatan figur kritis dalam struktur pemerintahan dapat meredam independensi suara kritik yang selama ini menjadi penyeimbang kebijakan. Ke depan, publik akan mencermati apakah Rocky Gerung tetap menyuarakan pandangan kritisnya atau justru kehilangan ruang untuk bersuara bebas.

Terlepas dari pro dan kontra, pengangkatan Rocky Gerung menambah dinamika politik nasional yang menarik untuk dicermati. Wantimpres memiliki tugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden dalam menjalankan pemerintahan. Kontribusi anggota baru di lembaga tersebut akan diuji melalui sejauh mana rekomendasi yang diberikan mampu menjawab tantangan bangsa.

Latar Belakang Lembaga Wantimpres

Dewan Pertimbangan Presiden merupakan lembaga yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006. Lembaga ini berfungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden dalam pelaksanaan kekuasaan pemerintahan negara. Anggota Wantimpres diangkat dan diberhentikan oleh presiden untuk masa jabatan yang bersamaan dengan masa jabatan presiden.

Keberadaan Wantimpres diharapkan mampu memperkuat kualitas pengambilan keputusan presiden dengan menghadirkan perspektif dari berbagai bidang keahlian. Dengan latar belakang filsafat dan pemikiran kritis Rocky Gerung, publik menantikan warna baru dalam pertimbangan kebijakan pemerintah ke depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter