500 Relawan BRI Bersihkan Lokasi Gelaran MotoGP Mandalika
Setelah gelaran balap MotoGP yang sukses digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebanyak 500 relawan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) turun membersihkan lokasi acara. Aksi bersih-bersih ini dilakukan untuk memastikan kawasan wisata tersebut kembali bersih dan terawat setelah digunakan sebagai venue internasional.
Tanggung Jawab Bersama Melestarikan Lingkungan
Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (20/3) ini melibatkan relawan yang tergabung dalam program BRI Peduli, yang merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan. Para relawan ini dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membersihkan berbagai area di sekitar sirkuit dan kawasan wisata Mandalika.
"Kami percaya bahwa suatu acara besar seperti MotoGP tidak hanya menunjukkan keindahan dan potensi Indonesia, tetapi juga harus menunjukkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan," ujar Vice President Corporate Communication BRI, Tirta Mandira Hudhi, dalam keterangannya.
Menurutnya, aksi bersih-bersih ini juga sebagai bentuk apresiasi BRI kepada Pemerintah Provinsi NTB dan masyarakat lokal yang telah bekerja keras menyambut gelaran internasional tersebut. "Kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama," tambahnya.
Proses Pembagian Tugas dan Area Pembersihan
Dalam aksi ini, para relawan BRI dibagi menjadi beberapa tim yang masing-masing bertanggung jawab membersihi area tertentu. Beberapa titik fokus pembersihan meliputi area pit garis start/finish, tribun penonton, area parkir, serta jalur akses menuju sirkuit. Selain itu, tim juga membersihi beberapa kawasan wisata sekitar seperti Pantai Kuta dan Pantai Serenting yang menjadi lokasi kunjungan wisata para pebalap dan tim selama gelaran MotoGP.
Para relawan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap seperti sarung tangan, masker, dan kantong sampah. Mereka juga dibekali dengan alat pembersih sederhana seperti sapu, cangkul, dan tong sampah untuk memudahkan proses pengumpulan dan pengelolaan sampah.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama saat ada acara besar. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama," ujar seorang relawan BRI asal Lombok, I Made Kerta, yang turut serta dalam aksi ini.
Pendekatan Berkelanjutan dalam Pengelolaan Sampah
Selain melakukan pembersihan, BRI juga memberikan edukasi kepada masyarakat lokal dan pengunjung tentang pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Para relawan membagi brosur dan memberikan penjelasan tentang cara memisahkan sampah organik dan non-organik serta dampak buru-buru lingkungan jika sampah tidak dikelola dengan baik.
"Kami tidak hanya membersihkan untuk sekali saja, tetapi juga ingin memberikan pemahaman jangka panjang kepada masyarakat. Dengan cara ini, harapannya kebersihan di Mandalika dapat terjaga secara berkelanjutan meski tidak ada acara besar," jelas Tirta.
Respon Positif dari Pemerintah Daerah
Aksi ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi NTB. Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengaku terharu dengan partisipasi aktif BRI dalam menjaga kebersihan Mandalika pasca gelaran MotoGP.
"Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa dari BRI. Aparat pemerintah daerah tidak bisa sendirian menjaga kebersihan dan keindahan Mandalika. Perlu adanya partisipasi dari semua pihak, termasuk pelaku usaha seperti BRI," ujarnya.
Zulkieflimansyah menambahkan bahwa kebersihan Mandalika sangat penting karena kawasan ini menjadi andalan pariwisata NTB. "Kebersihan adalah aspek fundamental dalam pariwisata. Jika wisatawan datang dan melihat lingkungan yang bersih, mereka akan merasa nyaman dan ingin kembali lagi," katanya.
Target Jangka Panjang untuk Pemantapan Wisata Mandalika
Menurut Tirta, aksi bersih-bersih ini bukan sekali saja, melainkan bagian dari program jangka panjang BRI dalam mendukung pengembangan pariwisata Mandalika. BRI berencana untuk terus memberikan berbagai bentuk dukungan, baik dalam hal infrastruktur, edukasi, maupun program lingkungan.
"Mandalika memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi wisah internasional. Kami berharap dengan dukungan berbagai pihak, Mandalika bisa menjadi contoh destinasi wisata yang bersih, terkelola, dan berkelanjutan di Indonesia," tutupnya.
Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan kawasan Mandalika dapat tetap menjadi destinasi wisata yang bersih dan menarik untuk dikunjungi, bukan hanya untuk gelaran balap seperti MotoGP, tetapi juga untuk berbagai acara internasional lainnya di masa depan.
Komentar (0)