30, 2026
Nasional

Venue FIFA ASEAN Cup 2026: Erick Thohir Puji Kondisi Lapangan ITB dan Arcamanik, Sidolig Masih Butuh Waktu Perbaikan

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Ketua Umum PSSI Erick Thohir melakukan inspeksi langsung terhadap sejumlah calon venue Piala ASEAN 2026 atau FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung, Jawa Barat. Dalam peninjauan tersebut, ia menilai dua lokasi utama, yakni Lapangan Sepak Bola Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Stadion Arcamanik, sudah menunjukkan kondisi yang layak. Sementara satu lokasi lain, Stadion Sidolig, masih memerlukan perbaikan lebih lanjut sebelum dinyatakan siap digunakan untuk turnamen berskala internasional tersebut.

Inspeksi Menyeluruh di Bandung

Peninjauan yang dilakukan Erick Thohir mencakup pengecekan langsung terhadap kualitas rumput, fasilitas pendukung, aksesibilitas, hingga kesiapan infrastruktur di setiap venue. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh sejumlah perwakilan PSSI dan pihak terkait yang bertanggung jawab atas persiapan turnamen. Inspeksi ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi yang dilakukan federasi untuk memastikan seluruh stadion dan lapangan latihan memenuhi standar yang ditetapkan otoritas sepak bola internasional.

Erick menegaskan bahwa penilaian terhadap setiap lokasi dilakukan secara objektif dengan mengacu pada kriteria yang berlaku. Ia menyebut Lapangan ITB dan Stadion Arcamanik sebagai dua venue yang kondisinya sudah sesuai harapan. Keduanya dinilai siap menampung aktivitas pertandingan maupun sesi latihan tim peserta, dengan catatan perawatan rutin tetap dilakukan hingga hari pelaksanaan.

"Kami melihat langsung kondisi lapangan ITB dan Arcamanik. Keduanya sudah bagus dan sesuai standar yang kami butuhkan. Ini modal penting untuk menyambut turnamen," ujar Erick dalam keterangannya di Bandung.

Kondisi Lapangan ITB dan Arcamanik

Lapangan Sepak Bola ITB menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan sebagai venue latihan maupun pertandingan pendukung. Kualitas rumput di lokasi ini dinilai sudah memenuhi kriteria, dengan drainase yang berfungsi baik serta area sekitar yang mendukung mobilitas tim. Posisinya yang berada di lingkungan kampus juga memberikan nilai tambah dari sisi keamanan dan akses.

Sementara itu, Stadion Arcamanik mendapat perhatian khusus karena kapasitas dan fasilitasnya yang lebih besar. Stadion ini dikenal sebagai salah satu arena sepak bola utama di Bandung dan sering digunakan untuk berbagai kompetisi. Dalam peninjauan tersebut, Erick menyoroti kesiapan tribune, ruang ganti pemain, serta fasilitas media yang menjadi bagian penting dari penyelenggaraan turnamen internasional.

Menurutnya, dua lokasi ini bisa segera difinalisasi sebagai bagian dari daftar venue resmi. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemeliharaan harus terus dilakukan, terutama menjelang musim hujan yang dapat memengaruhi kondisi lapangan.

Sidolig Masih Butuh Pembenahan

Berbeda dengan dua venue sebelumnya, Stadion Sidolig disebut masih memerlukan waktu untuk perbaikan. Erick menyatakan bahwa sejumlah aspek di stadion tersebut belum memenuhi standar yang diperlukan untuk turnamen sekelas FIFA ASEAN Cup. Perbaikan yang dibutuhkan mencakup kualitas permukaan lapangan, fasilitas penunjang, hingga elemen keselamatan dan kenyamanan bagi penonton serta pemain.

Ia tidak merinci secara detail bagian mana saja yang harus dibenahi, namun menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan perbaikan di Sidolig. PSSI bersama pemerintah daerah disebut akan berkoordinasi untuk mempercepat proses renovasi agar stadion tersebut dapat dipertimbangkan kembali dalam waktu dekat.

"Sidolig masih butuh waktu. Kami tidak ingin memaksakan sesuatu yang belum siap. Standar turnamen ini tinggi, jadi semua harus benar-benar matang," kata Erick.

Standar Venue Turnamen Internasional

Persiapan venue menjadi salah satu faktor krusial dalam penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen ini melibatkan tim-tim nasional dari kawasan Asia Tenggara dengan jadwal pertandingan yang padat. Oleh karena itu, setiap stadion harus memenuhi syarat terkait kualitas lapangan, pencahayaan, kapasitas penonton, ruang ganti, ruang medis, hingga fasilitas untuk media dan penyiaran.

PSSI menargetkan seluruh venue yang ditunjuk rampung diperbaiki jauh sebelum kick-off. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada kendala teknis yang muncul di menit-menit terakhir. Bandung sendiri menjadi salah satu kota yang dipertimbangkan sebagai tuan rumah laga, sehingga kesiapan infrastrukturnya menjadi sorotan.

Harapan dan Langkah Selanjutnya

Erick Thohir berharap seluruh proses persiapan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara PSSI, pemerintah daerah, dan pengelola venue agar standar yang ditetapkan dapat terpenuhi. Menurutnya, keberhasilan menjadi tuan rumah tidak hanya soal pertandingan, tetapi juga menyangkut citra sepak bola nasional di mata internasional.

Dengan kondisi Lapangan ITB dan Stadion Arcamanik yang sudah dinilai baik, fokus berikutnya adalah mempercepat perbaikan di Stadion Sidolig. PSSI akan melakukan peninjauan lanjutan dalam beberapa waktu ke depan untuk memastikan seluruh venue berada dalam kondisi terbaik menjelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter