30, 2026
Nasional

Video:Buat bangga! Anak Kurir Lolos Universitas Indonesia

Buat bangga! Anak Kurir Lolos Universitas Indonesia]]>

Melati Handayani
Melati Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Video:Buat bangga! Anak Kurir Lolos Universitas Indonesia

Seorang anak muda bernama Muhammad Rizki Pratama, putra dari seorang kurir pengiriman barang, berhasil lolos seleksi masuk Universitas Indonesia (UI) melalui jalur prestasi. Kabar tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video momen kelulusannya viral. Rizki diterima di Program Studi Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer UI, salah satu jurusan paling kompetitif di Indonesia.

Perjuangan Sehari-hari sebagai Anak Kurir

Rizki tumbuh di lingkungan yang sederhana di kawasan Depok, Jawa Barat. Ayahnya, Ahmad Suryana, bekerja sebagai kurir barang selama lebih dari sepuluh tahun. Setiap hari, sang ayah mengantar paket dengan sepeda motor mulai pukul enam pagi hingga larut malam. Sementara ibunya, Siti Rohmah, bekerja sebagai penjual gorengan di depan rumah kontrakan mereka. Penghasilan keluarga itu jauh dari kata cukup, namun tidak pernah menyurutkan semangat Rizki untuk belajar.

Selama menempuh pendidikan di SMA Negeri di Depok, Rizki dikenal sebagai siswa rajin. Ia sering memanfaatkan fasilitas internet gratis di balai desa atau perpustakaan sekolah untuk mengerjakan tugas. Tidak jarang ia membantu ayahnya mengantar paket pada akhir pekan demi menambah penghasilan keluarga. Pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk mengubah nasib melalui pendidikan.

Persiapan Menuju Universitas Indonesia

Rizki mengaku mulai serius mempersiapkan diri sejak kelas dua SMA. Ia mengikuti bimbingan belajar gratis yang diselenggarakan komunitas relawan di lingkungan tempat tinggalnya. Selain itu, ia rajin mengerjakan soal-soal latihan UTBK dan seleksi mandiri secara mandiri. Berkat disiplin waktu yang ketat, ia mampu membagi antara belajar, membantu orang tua, dan aktivitas organisasi di sekolah.

Pada pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), nama Rizki muncul sebagai salah satu peserta yang diterima di UI. Momen itu terekam dalam video yang diunggah oleh kakaknya ke media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari satu menit, terlihat Rizki menangis haru sambil memeluk ayahnya yang baru pulang kerja. Sang ayah yang masih mengenakan seragam kurir tampak terkejut lalu ikut menangis. Video tersebut langsung mendapat ribuan komentar dan dibagikan ulang oleh warganet.

Reaksi Keluarga dan Lingkungan

Ahmad Suryana mengaku tidak menyangka anaknya bisa lolos UI. Menurutnya, Rizki memang selalu menunjukkan kegigihan luar biasa. "Saya hanya bisa menyediakan sepeda motor dan doa. Selebihnya, Rizki yang berjuang sendiri," ujar Ahmad saat ditemui di kediamannya. Ia berharap pencapaian anaknya menjadi contoh bagi anak-anak lain di kampungnya bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang.

Ketua RT setempat, Bambang Wijaya, menyatakan bahwa Rizki dikenal sebagai anak yang sopan dan aktif dalam kegiatan karang taruna. Warga sekitar berencana memberikan bantuan berupa beasiswa lokal untuk membantu biaya awal perkuliahan. Meski demikian, keluarga Rizki menegaskan tidak ingin terlalu bergantung pada bantuan dan akan terus berusaha mandiri.

Respons Publik dan Media Sosial

Video kelulusan Rizki menjadi trending topic di platform X dan TikTok dengan tagar #AnakKurirLolosUI. Banyak warganet memberikan ucapan selamat dan mengapresiasi perjuangan Rizki. Beberapa tokoh publik, termasuk pengusaha dan akademisi, turut menyampaikan dukungan moral. Tidak sedikit pula yang menawarkan bantuan beasiswa atau laptop untuk menunjang perkuliahan Rizki.

Pihak Universitas Indonesia melalui akun resminya menyampaikan selamat kepada Rizki dan seluruh mahasiswa baru. UI menegaskan bahwa seleksi dilakukan berdasarkan prestasi dan potensi, tanpa memandang latar belakang ekonomi. Rizki sendiri mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ia berjanji akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan bercita-cita menjadi pengembang perangkat lunak yang bisa membantu keluarga dan masyarakat.

Pelajaran dari Kisah Rizki

Kisah Rizki menjadi cermin bahwa pendidikan masih menjadi jalur mobilitas sosial yang paling nyata di Indonesia. Di tengah tantangan biaya dan akses, ketekunan serta dukungan keluarga terbukti mampu mengantarkan seseorang ke jenjang yang lebih tinggi. Banyak pihak berharap kisah serupa semakin sering muncul, sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah dan institusi pendidikan untuk memperluas akses beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Rizki akan mulai kuliah pada semester ganjil mendatang. Ia berencana mencari kerja paruh waktu atau menjadi tutor bagi siswa SMA untuk membantu biaya hidup. Sementara sang ayah tetap menjalani rutinitas sebagai kurir. Bagi Ahmad, kesuksesan anaknya adalah hadiah terbesar dari puluhan tahun mengayuh sepeda motor di jalanan. "Yang penting anak saya bisa lebih baik dari saya," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Melati Handayani

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter