12, 2026
Nasional

Viking Persib Club Kecam Penyerangan Rombongan Persib U-18, Tobias Ginanjar: Rivalitas Makin ke Mana-mana

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Viking Persib Club Kecam Tegas Penyerangan Rombongan Persib U-18

Organisasi suporter resmi Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC), mengutuk tegas insiden penyerangan yang dialami rombongan tim Persib U-18 dalam perjalanan pulang dari laga uji coba. Insiden yang terjadi pada Rabu (15/3) malam ini menimbulkan kecemasan di kalangan suporter maupun manajemen klub.

Ketua Viking Persib Club, Ridwan Kamil, dalam keterangannya menyatakan bahwa tindakan kekerasan yang dialami anak-anak asuh pelatih Dejan Antonic tidak dapat ditoleransi. "Kami dari Viking Persib Club menyampaikan kecaman tegas atas peristiwa penyerangan yang dialami rombongan tim Persib U-18. Tindakan kekerasan ini sangat tidak sportsmanlike dan bertentangan dengan nilai-nilai positif yang selama kami tanamkan dalam budaya suport," ujarnya.

Riwayat Peristiwa

Berdasarkan keterangan yang diterima, rombongan Persib U-18 yang terdiri dari 20 pemain, pelatih, dan staf teknis sedang dalam perjalanan pulang dari Bekasi setelah melaksanakan pertandingan uji coba melawan klub lokal. Saat melalui Jalan Raya Cibinong, Bogor, rombongan diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal yang menggunakan senjata tajam.

Komentar Tobias Ginanjar

Manajer Persib Bandung, Tobias Ginanjar, mengecam keras insiden tersebut. Ia menyoroti bahwa rivalitas dalam sepakbola sudah melebihi batas wajar. "Rivalitas dalam sepakbola seharusnya tetap dalam kerangka sportsmanship. Namun kini rivalitas ini makin ke mana-mana, bahkan sampai merembes ke ranah kekerasan terhadap pemain junior yang jelas tidak memiliki keterkaitan dengan apa pun," kata Tobias.

Tobias menambahkan bahwa klub akan mengambil langkah tegas terkait insiden ini. "Kami akan melapor kepada kepolisian dan meminta penyelidikan menyeluruh. Pemain-pemain ini adalah aset masa depan Persib, dan keselamatan mereka adalah prioritas utama kami. Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk menyerang mereka," tegasnya.

Reaksi dari Pihak Terkait

Dejan Antonic, pelatih Persib U-18, mengungkapkan kekecewaannya atas insiden yang dialami anak asuhnya. "Saya sangat prihatin dengan kejadian ini. Pemain-pemain dalam kondisi shock setelah diserang. Mereka adalah remaja yang hanya ingin bermain sepakbola. Saya berharap pihak berwajib segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan," ujar Dejan.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas PSSI, Erwin Tobing, menyatakan prihatin dengan semakin maraknya kekerasan dalam sepakbola Indonesia. "Kami akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk menindaklanjuti laporan dari klub. Kekerasan dalam sepakbola harus dihentikan. Kita tidak ingin olahraga yang kita cintai ini dipenuhi dengan kekerasan," kata Erwin.

Tanggapan Publik

Di media sosial, banyak pihak mengecam keras insiden ini. Beberapa suporter dari klub rival pun menyatakan kecaman mereka. "Meski kita rival dalam suport, tapi menyerang pemain junior itu di luar batas. Kita tetap mengutuk tegas tindakan ini," tulis akun Twitter @SupporterTims.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berjanji akan mengambil langkah preventif agar insiden serupa tidak terulang. "Kami akan membahas masalah ini dalam rapat Dewan Harian PSSI. Kita perlu memperkuat aturan dan sanksi bagi pihak yang terlibat dalam kekerasan dalam sepakbola," ujarnya.

Viking Persib Club sendiri mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sepakbola yang aman dan sportif. "Mari kita jaga sepakbola Indonesia dari tindakan kekerasan. Suporter harus menjadi garda terdepan dalam membangun budaya positif di tribun maupun di luar lapangan," pungkas Ridwan Kamil.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter