13, 2026
Teknologi

Warga Ramai-ramai Padati Monas Ikut Tablig Akbar Bareng Habib Umar bin Hafidz

Ratusan warga memadati Silang Monas untuk tablig akbar bersama Habib Umar bin Hafidz. Acara ini membawa pesan perdamaian dan kemaslahatan untuk Indonesia.]]>

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Warga Ramai-ramai Padati Monas Ikut Tablig Akbar Bareng Habib Umar bin Hafidz

Ribuan Warga Mengikuti Tablig Akhabar Bersama Habib Umar bin Hafidz di Monas

Ribuan warga Jakarta dan sekitarnya memadati area Monas atau Monumen Nasional pada Sabta (16/9/2023) untuk mengikuti tablig akbar bersama Habib Umar bin Hafidz. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar pengamanan ketat sejak pagi hari. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanah Abang, Komisaris Ahmad Fauzi mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 500 personel untuk mengamankan kegiatan ini.

Kegiatan Berlangsung Hikmat

Kegiatan tablig akbar ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Setelah itu, Habib Umar bin Hafidz naik ke panggung untuk memberikan ceramah tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam ceramahnya, Habib Umar menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi antar sesama manusia. "Kita sebagai umat Islam di Indonesia harus menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan. Persatuan adalah kunci kekuatan kita," ujar Habib Umar.

Setelah ceramah, dilakanakan shalat dzuhur berjamaah yang diimami oleh Habib Umar sendiri. Ribuan peserta yang hadir melaksanakan shalat berjamaah di area terbuka Monas dengan kondisi yang kondusif.

Aktivitas Warga Selama Kegiatan

Selama kegiatan berlangsung, warga tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Banyak yang membawa matras sendiri untuk duduk nyaman di area Monas. Sebagian warga juga membawa makanan dan minuman ringan untuk dinikmati selama kegiatan.

"Saya datang bersama keluarga untuk mengikuti tablig akhabar ini. Bagi saya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menambah keimanan dan juga silaturahmi," kata Ahmad, seorang warga dari Bekasi yang datang bersama istri dan tiga anaknya.

Di sisi lain, pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berdagang di sekitar Monas pun merasakan manfaat dari kegiatan ini. Mereka melihat peningkatan jumlah pembeli yang membeli makanan dan minuman selama kegiatan berlangsung.

Pengamanan dan Kenyamanan Peserta

Pihak kepolisian bekerja sama dengan TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Selain pengamanan, pihak penyelenggara juga menyediakan fasilitas kesehatan dan toilet bagi peserta.

"Kami menyediakan dua posko kesehatan yang terletak di sisi timur dan barat Monas. Setiap posko dilengkapi dengan tenaga medis dan obat-obatan dasar untuk mengantisipasi segala kondisi yang mungkin terjadi," kata Kepala Seksi Kesehatan Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, dr. Siti Aminah.

Untuk memperlancar arus lalu lintas, pihak kepolisian menutup sebagian ruas Jalan Merdeka Selatan dan Jalan MH Thamrin yang mengarah ke Monas. Penutupan jalan ini dilakukan sejak pukul 06.00 WIB dan dibuka kembali setelah kegiatan usai.

Kegiatan Ditutup dengan Doa Bersama

Kegiatan tablig akbar ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Umar bin Hafidz. Ribuan peserta yang hadir membuka telapak tangan mereka sambil memohon doa kepada Tuhan.

Setelah doa bersama, peserta secara bertahap meninggalkan area Monas. Pihak kepolisian terus mengamankan jalur evakuasi untuk memastikan semua peserta dapat pulang dengan aman dan tertib.

Kegiatan tablig akhabar bersama Habib Umar bin Hafidz di Monas ini berlangsung sukses dan berjalan dengan kondusif. Ribuan peserta yang hadir merasa terbantu secara spiritual dan mendapatkan pengalaman berharga dalam menambah keimanan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter