18, 2026
Ekonomi

Warga RI Punya 6 Kg Emas Dikubur di Tanah, Hilang Digondol Maling

Lie K.S kehilangan 6 kg emas yang disimpan di rumah setelah renovasi. Pencurian ini mengingatkan pentingnya menyimpan barang berharga dengan aman.]]>

Nadia Kusuma
Nadia Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Warga RI Punya 6 Kg Emas Dikubur di Tanah, Hilang Digondol Maling

Warga Kebumen Menemukan Emas Senilai Rp3 Miliar Hilang Setelah Digondol Maling

Seorang warga di Kebumen, Jawa Tengah, mengalami musibah saat enam kilogram emas miliknya dibawa kabur oleh maling. Emas yang telah dikubur di tanah halaman rumah tersebut lenyap setelah seorang pria tak dikenal berhasil masuk ke area properti korban pada dini hari. Kasus ini menimbulkan kecemasan di lingkungan setempat mengenai keamanan properti.

Kejadian yang Mengagetkan

Menurut keterangan korban, emas senilai kurang lebih Rp3 miliar tersebut telah disimpan di tanah halaman rumah selama beberapa bulan terakhir. Korban yang tidak mau disebutkan namanya mengaku biasa menyimpan emas di tempat tersembunyi sebagai bentuk pengamanan. "Saya pikir tempat itu cukup aman karena tidak terlihat oleh mata orang," ujar korban saat ditemui wartawan.

Kejadian bermula pada dini hari tadi sekitar pukul 02.00 WIB. Korban yang sedang tidur di dalam rumah tidak mendengar suara mencurigakan. Namun pada pagi harinya, saat hendak memerikasa logam mulia yang dikubur, korban terkejut karena emasnya telah lenyap tanpa jejak.

Proses Pencarian dan Laporan

Korban segera melakukan pencarian di sekitar lokasi penyimpanan. Namun tidak ada jejak atau petunjuk yang menunjukkan keberadaan emas yang hilang. Setelah yakin bahwa barangnya telah dibawa kabur, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat.

"Korban datang ke kantor polisi sekitar pukul 09.00 WIB untuk melaporkan kehilangan enam kilogram emas yang dikubur di halaman rumahnya. Kami sudah menerima laporan dan segera melakukan penyelidikan," kata Kapolsek Kebumen, Kompol Ahmad Fauzi kepada wartawan.

Tim penyidik dari Polres Kebumen langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Mereka juga mengambil jejak sidik jari di sekitar area rumah korban dalam rangkaian upaya investigasi.

Motif dan Cara Penyerangan

Berdasarkan hasil olah TKP sementara, polisi menduga pelaku sangat mengenal kebiasaan korban. "Kami menduga pelaku adalah orang yang tahu akan kebiasaan korban menyimpan emas di tanah. Mungkin pelaku sudah mengintai korban selama beberapa hari," ujar Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKBP Budi Santoso.

Dugaan lainnya, pelaku mungkin bekerja sendiri atau berkelompok. Polisi belum bisa memastikan apakah pelaku menggunakan alat khusus untuk menggali tanah atau tidak. "Kami masih mengumpulkan bukti forensik untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara pelaku menggali tanpa meninggalkan jejak yang jelas," tambah Budi Santoso.

Dampak Psikologis dan Langkah Pencegahan

Kejadian ini meninggalkan trauma bagi korban dan warga sekitar. Beberapa tetangga mengaku khawatir akan keamanan properti mereka. "Saya juga sempat menyimpan barang berharga di rumah, sekarang jadi takut setelah mendengar kejadian ini," kata salah satu tetangga korban.

Polisi memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada dalam menyimpan barang berharga. "Menyimpan logam mulia di tempat tersembunyi di tanah tidak sepenuhnya aman. Kami sarankan untuk menggunakan brankas keamanan yang lebih andal atau menyimpannya di lembaga keuangan yang terpercaya," ujar Kapolres Kebumen, AKP Hendro Wijaya.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk menemukan pelaku. Beberapa saksi telah diperiksa dan polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Kami sudah mengumpulkan beberapa barang bukti dan sedang memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. Kami berharap segera menemukan pelaku dan mengembalikan barang bukti kepada korban," pungkas Kapolsek Ahmad Fauzi.

Kasus ini menunjukkan pentingnya keamanan properti, terutama bagi barang-barang berharga. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya pada orang asing, terutama dalam menyimpan barang berharga di rumah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Kusuma

Fokus pada kesehatan anak, imunisasi, dan tumbuh kembang.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter