30, 2026
Nasional

5 Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Tewas KM Virgo Bertambah Jadi 71 Orang

Tim SAR menemukan lima jenazah KM Virgo Transport 8 yang tenggelam. Total 71 korban meninggal, 179 dievakuasi. Pencarian masih berlanjut.]]>

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

5 Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Tewas KM Virgo Bertambah Jadi 71 Orang

Lima Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Tewas KM Virgo Bertambah Menjadi 71 Orang

Tim pencarian dan pertolongan gabungan kembali menemukan lima jenazah penumpang KM Virgo yang tenggelam di perairan Selat Bali. Dengan tambahan temuan tersebut, jumlah korban tewas dalam insiden nahas itu resmi bertambah menjadi 71 orang. Penemuan lima jenazah tersebut dilakukan pada hari kesembilan operasi pencarian yang melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, hingga relawan nelayan setempat.

Menurut keterangan petugas posko pencarian, kelima jenazah ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan sudah tidak utuh. Mereka ditemukan di titik yang berbeda-beda, beberapa di antaranya mengapung di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, sementara yang lain terdampar di pesisir pantai setelah terbawa arus laut. Seluruh jenazah langsung dievakuasi menggunakan kapal patroli dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Proses identifikasi sendiri menjadi tantangan tersendiri bagi tim forensik. Sebab, sebagian besar jenazah yang ditemukan sudah dalam kondisi membusuk akibat terlalu lama terendam air laut. Tim Disaster Victim Identification (DVI) mengandalkan pemeriksaan sidik jari, rekam medis, serta pencocokan data gigi dan DNA untuk memastikan identitas para korban. Hingga kini, sejumlah jenazah masih berstatus tidak dikenal dan menunggu konfirmasi dari keluarga.

Kronologi dan Penyebab Insiden

KM Virgo dilaporkan tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi di perairan Selat Bali pada malam hari. Kapal yang mengangkut ratusan penumpang tersebut diduga kelebihan muatan dan tidak dilengkapi alat keselamatan yang memadai. Sejumlah saksi yang selamat mengungkapkan bahwa kapal mulai oleng sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam dalam waktu singkat.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pihak berwenang menemukan sejumlah kejanggalan, mulai dari tidak adanya manifes penumpang yang lengkap, minimnya pelampung, hingga kondisi cuaca buruk yang tidak diantisipasi oleh operator kapal. Otoritas pelabuhan menyatakan bahwa kapal tersebut berlayar tanpa izin operasional yang sah pada malam kejadian.

Operasi Pencarian Diperluas

Memasuki hari kesembilan, tim SAR memperluas area pencarian hingga radius 20 mil laut dari titik awal kapal dinyatakan tenggelam. Perluasan dilakukan setelah analisis arus laut menunjukkan kemungkinan jenazah terbawa ke arah barat daya. Selain menggunakan kapal patroli dan perahu karet, tim juga mengerahkan pesawat nirawak serta helikopter untuk pemantauan dari udara.

Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu, angin kencang, dan gelombang tinggi kerap menghambat jalannya operasi. Beberapa kali tim terpaksa menunda penyelaman karena arus bawah laut dianggap terlalu berbahaya bagi penyelam. Meski demikian, komandan operasi menegaskan bahwa pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan.

Dampak dan Penanganan Korban Selamat

Sementara itu, ratusan penumpang yang selamat kini ditampung di sejumlah posko darurat. Pemerintah daerah setempat bersama instansi terkait menyiapkan dapur umum, layanan kesehatan, serta pendampingan psikologis bagi para korban dan keluarga yang kehilangan sanak saudara. Sejumlah korban selamat mengalami luka ringan hingga berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit rujukan.

Kementerian Perhubungan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional kapal-kapal penyeberangan di wilayah tersebut. Selain itu, investigasi bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki penyebab pasti tenggelamnya KM Virgo, termasuk dugaan kelalaian operator dan pelanggaran prosedur keselamatan pelayaran.

Pemerintah juga berjanji memberikan santunan bagi keluarga korban tewas serta biaya perawatan bagi korban luka. Hingga berita ini diturunkan, jumlah penumpang yang belum ditemukan masih dalam pendataan. Tim gabungan terus bekerja di lapangan dengan harapan seluruh korban dapat ditemukan dan diidentifikasi dengan cepat.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait insiden ini agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah keluarga korban. Pihak berwenang memastikan seluruh proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi dilakukan sesuai prosedur yang berlaku demi menghormati para korban dan keluarganya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter