30, 2026
Nasional

Basement Hotel di Kuningan Jaksel Kebakaran, 11 Unit Damkar ke TKP

Kebakaran melanda basement Hotel Raffles di Kuningan, Jakarta Selatan. 11 unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api yang diduga berasal dari ruang laundry.]]>

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Basement Hotel di Kuningan Jaksel Kebakaran, 11 Unit Damkar ke TKP

Basement Hotel di Kuningan Jaksel Terbakar, 11 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi

Kebakaran melanda area basement sebuah hotel yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/4/2025). Insiden tersebut memicu pengerahan besar-besaran personel dan armada pemadam kebakaran untuk mencegah api menyebar ke bagian lain bangunan.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Armada tersebut dikerahkan setelah laporan awal mengenai munculnya asap tebal dan api dari dalam ruang basement hotel diterima oleh pusat komando.

Kronologi dan Proses Pemadaman

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas keamanan hotel melaporkan adanya kepulan asap yang berasal dari salah satu ruangan di lantai basement. Asap yang pekat dengan cepat memenuhi area bawah tanah tersebut, sehingga petugas internal hotel segera melakukan evakuasi awal terhadap tamu dan karyawan yang berada di sekitar lokasi.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan pengecekan dan pemetaan titik api. Proses pemadaman di area basement menjadi tantangan tersendiri karena terbatasnya sirkulasi udara dan akses masuk bagi kendaraan besar. Petugas terpaksa menggunakan selang panjang dan alat bantu pernapasan untuk menembus ruang yang dipenuhi asap.

Menurut keterangan petugas di lapangan, api diduga berasal dari panel listrik atau peralatan elektronik di dalam ruang basement. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan tim identifikasi. Polisi dan petugas laboratorium forensik akan memeriksa lokasi untuk memastikan sumber api.

Evakuasi dan Dampak Insiden

Seluruh tamu dan karyawan hotel berhasil dievakuasi ke area yang aman di luar gedung. Proses evakuasi berjalan relatif tertib meskipun sempat terjadi kepanikan di kalangan tamu yang tengah beraktivitas. Manajemen hotel memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sejumlah tamu terpaksa menunggu di luar gedung selama proses pemadaman berlangsung.

Petugas medis dan ambulans juga disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang mengalami sesak napas akibat menghirup asap. Beberapa orang dilaporkan menjalani pemeriksaan kesehatan ringan, namun tidak ada yang memerlukan perawatan intensif.

Arus lalu lintas di sekitar kawasan Kuningan sempat mengalami kemacetan akibat banyaknya kendaraan darurat yang parkir di badan jalan. Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas untuk memperlancar mobilitas kendaraan di sekitar lokasi kejadian.

Operasi Pemadaman dan Pendinginan

Setelah proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam, petugas berhasil melokalisasi api sehingga tidak menyebar ke lantai atas bangunan hotel. Meski demikian, tim tetap melakukan operasi pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik panas yang tersisa di area basement.

Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai sektor di Jakarta Selatan dan sekitarnya dikerahkan, didukung oleh puluhan personel. Selain itu, tim penyelamat juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan memastikan seluruh area bangunan aman dari potensi kebakaran lanjutan.

Penyelidikan dan Imbauan Keamanan

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Polisi akan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di area basement serta memintai keterangan dari sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan dan teknisi hotel.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan sistem kelistrikan dan peralatan pencegahan kebakaran di bangunan bertingkat, khususnya pada area basement yang memiliki risiko tinggi. Manajemen hotel diimbau untuk secara rutin memeriksa instalasi listrik, sistem ventilasi, serta alat pemadam api ringan (APAR) agar kejadian serupa tidak terulang.

Dinas Gulkarmat DKI Jakarta juga mengimbau pengelola gedung dan hotel untuk memastikan jalur evakuasi tetap bebas hambatan serta melakukan simulasi tanggap darurat secara berkala. Kesadaran dan kesiapan seluruh penghuni bangunan dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko korban jiwa saat terjadi keadaan darurat.

Hingga sore hari, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan akhir. Aktivitas di hotel tersebut dilaporkan belum sepenuhnya normal, sementara pihak manajemen belum memberikan keterangan resmi terkait kerugian materiil akibat insiden tersebut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter