Gangguan Operasional, 7 Perjalanan KRL Lin Bogor Dibatalkan
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menginformasikan adanya gangguan operasional pada layanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Bogor pada Selasa (15/8/2023). Sebanyak tujuh perjalanan KRL lintas Bogor harus dibatalkan akibat gangguan teknis yang terjadi di jalur tersebut. Gangguan ini menyebabkan penundaan dan pembatalan beberapa perjalanan KRL yang mengakibatkan antrean penumpang di beberapa stasiun pemberhentian utama.
Detail Gangguan dan Dampaknya
Menurut informasi yang dikeluarkan oleh pihak KCI, gangguan teknis terjadi pada sistem sinyal di sekitar Stasiun Depok. Gangguan ini menyebabkan operasional KRL lintas Bogor-Cikarang dan Bogor-Nambo terganggu. Kepala Humas PT KCI, Dwi Handayani, menjelaskan bahwa gangguan tersebut terdeteksi sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung ditangani oleh tim teknis.
"Tim teknis kami segera diterjunki untuk mengatasi gangguan tersebut. Namun karena kerusakan cukup signifikan, kami terpaksa harus membatalkan tujuh perjalanan KRL untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," ujar Dwi Handayani dalam keterangannya.
Dampak dari gangguan ini terasa hingga beberapa jam setelahnya. Penumpang yang hendak berangkat dari Stasiun Bogor, Depok, dan Jakarta Kota mengalami penundaan hingga mencapai 45 menit. Beberapa stasiun seperti Stasiun Depok, Stasiun Universitas Indonesia, dan Stasiun Tanjung Barat menjadi padat dengan penumpang yang menunggu informasi terbaru.
Tindakan Darurat yang Dilakukan
Sebagai tindak lanjut, pihak KCI segera mengambil langkah darurat untuk mengurangi dampak negatif bagi penumpang. Pertama, dilakukan penambahan frekuensi KRL di lintas yang tidak terdampak gangguan. Kedua, disiapkan bus feeder di sejumlah stasiun untuk mengangkut penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan.
"Kami sudah menyediakan bus feeder dari Stasiun Depok menuju Stasiun Bogor dan sebaliknya. Selain itu, kami juga menambah frekuensi KRL lintas Bekasi dan Tangerang untuk menampung penumpang yang beralih rute," tambah Dwi Handayani.
Tim layanan pelanggan KCI juga diterjunkan ke stasiun-stasiun yang terdampak untuk memberikan informasi langsung kepada penumpang. Mereka membantu penumpang dalam mencari alternatif perjalanan dan memberikan kompensasi berupa tiket gratis untuk perjalanan selanjutnya.
Komentar dari Penumpang
Kondisi ini tentu menimbulkan keluhan dari para penumpang. Rina, salah satu penumpang yang naik KRL dari Bogor, mengaku terganggu dengan jadwal yang tidak menentu.
"Saya sudah datang lebih awal dari biasanya karena tahu pagi ini ada rapat di kantor. Tapi ternyata KRL terlambat dan akhirnya saya memutuskan untuk naik ojek online karena tidak tahu berapa lama penundaannya," ujar Rina yang bekerja di Jakarta.
Sementara itu, Budi, penumpang lainnya, mengharapkan pihak KCI dapat lebih transparan dalam memberikan informasi. "Kalau ada gangguan sebaiknya informasinya lebih jelas dan diberitahukan lebih cepat, supaya kita bisa memutar otak mencari alternatif lain," tambahnya.
Response from KCI
Dalam tanggapannya, KCI meminta maaf atas gangguan yang terjadi. "Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Kami terus melakukan perbaikan untuk mencegah hal sering terkembali di masa depan," ujar Dwi Handayani.
Untuk mencegah gangguan serupa di masa depan, KCI mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem sinyal yang digunakan. "Kami akan melakukan pengecekan rutin lebih intensif terhadap infrastruktur yang ada, termasuk sistem sinyal, untuk memastikan semua berjalan dengan baik," tambahnya.
Informasi terkait gangguan operasional KRL selalu dapat diakses melalui aplikasi KRL Commuter Line dan media sosial resmi PT KCI. Penumpang juga dapat menghubungi call center 121 untuk informasi lebih lanjut.
Komentar (0)