Kunjungan Presiden Mesir, Akses Jalan CFD Sudirman-Thamrin Dibatasi Hingga Pukul 09.00
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan pembatasan akses di ruas Jalan CFD Sudirman-Thamrin pada Rabu (12/7) mendatang. Pembatasan ini dilakukan untuk menyambut kunjungan Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, yang akan mengunjungi Indonesia dalam rangka kunjungan kenegaraan. Akses kendaraan di kawasan tersebut hanya akan dibuka hingga pukul 09.00 WIB, setelah itu akses akan ditutup sementara hingga kegiatan berakhir.
Pembatasan Akses Dimulai Pukul 05.00 WIB
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestab Jakarta Pusat, Kompol Argo Yuwono, mengatakan bahwa pembatasan akses akan dimulai pukul 05.00 WIB. Pada pukul tersebut, pihaknya akan mulai menutup akses kendaraan dari arah Bundaran HI menuju arah Monas melalui Jalan CFD Sudirman. "Kita akan mulai menutup akses dari arah Bundaran HI menuju arah Monas melalui Jalan CFD Sudirman pukul 05.00 WIB," ujar Argo dalam keterangannya, Selasa (11/7).
Argo menjelaskan bahwa akses kendaraan yang akan ditutup adalah kendaraan yang melintasi Jalan CFD Sudirhan dari arah Bundaran HI menuju arah Monas. Namun, kendaraan yang akan menuju arah sebaliknya atau keluar dari arah Monas menuju Bundaran HI masih diperbolehkan. "Kendaraan yang akan keluar dari arah Monas menuju Bundaran HI masih diperbolehkan. Namun, untuk yang melintasi dari arah Bundaran HI menuju Monas akan kami tutup," jelasnya.
Rute Alternatif Disiapkan
Untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi akibat pembatasan akses tersebut, pihak Polrestab Jakarta Pusat telah menyiapkan beberapa rute alternatif. Pengendara yang akan melintasi Jalan CFD Sudirman-Thamrin diminta untuk menggunakan rute alternatif yang telah disediakan. Beberapa rute alternatif yang disediakan antara lain melalui Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Rasuna Said, hingga Jalan HR Rasuna Said.
"Kami telah menyiapkan rute alternatif untuk pengendara yang akan melintasi Jalan CFD Sudirman-Thamrin. Pengendara diminta untuk menggunakan rute alternatif yang telah disediakan agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas yang berlebihan," tambah Argo.
Kunjungan Presiden Mesir Berlangsung 3 Hari
Kunjungan Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, ke Indonesia berlangsung selama tiga hari, mulai dari Rabu (12/7) hingga Jumat (14/7). Kunjungan ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama Presiden Mesir ke Indonesia sejak 12 tahun terakhir. Selama kunjungan tersebut, Presiden el-Sisi akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Beberapa agenda yang akan dilakukan selama kunjungan tersebut antara lain pertemuan bilateral antara dua kepala negara, penandatanganan beberapa nota kesepahaman (MoU), serta kunjungan ke beberapa objek wisata di Indonesia. Selain itu, Presiden el-Sisi juga akan menghadiri acara Indonesia-Megypt Business Forum yang akan dihadiri oleh para pelaku bisnis dari kedua negara.
Pengamanan Diperketat
Untuk mendukung keberhasilan kunjungan Presiden Mesir, pihak kepolisian akan meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi kunjungan. Pengamanan akan dilakukan oleh gabungan personel dari Polri dan TNI. "Kami akan meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi kunjungan Presiden Mesir. Pengamanan akan dilakukan oleh gabungan personel dari Polri dan TNI untuk memastikan kunjungan berjalan aman dan lancar," ujar Argo.
Pihak kepolisian juga akan melakukan pengecekan kendaraan yang akan melintasi kawasan kunjungan. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang atau benda berbahaya yang membahayakan keamanan kunjungan. "Kami akan melakukan pengecekan kendaraan yang akan melintasi kawasan kunjungan. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada barang atau benda berbahaya yang membahayakan keamanan kunjungan," tambahnya.
Masyarakat Diminta Bersabar
Agar kegiatan kunjungan berjalan lancar, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas lalu lintas yang ada di lokasi. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu jalannya kegiatan kunjungan. "Kami meminta masyarakat untuk bersabar dan mengikuti arahan petugas lalu lintas yang ada di lokasi. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu jalannya kegiatan kunjungan," pungkas Argo.
Komentar (0)