19, 2026
Teknologi

Antrean BBM di Bali Mulai Terurai, Pertamina Pastikan Stok Pertalite dan Biosolar di SPBU Aman

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/15/6ad0d8bb75382-kondisi-salah-satu-spbu-di-bali_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Antrean BBM di Bali Mulai Terurai, Pertamina Pastikan Stok Pertalite dan Biosolar di SPBU Aman

Antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali yang sempicu menjadi sorotan beberapa hari terakhir mulai menunjukkan penurunan. Kondisi ini sejalan dengan upaya PT Pertamina (Persero) dalam memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) terutama Pertalite dan Biosolar tetap stabil di seluruh SPBU di Pulau Dewata.

Kepala Humas Pertamina Region Bali dan Nusa Tenggara, I Gusti Ngurah Suarya, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menghindari kepanikan di masyarakat. "Stok Pertalite dan Biosolar di seluruh SPBU di Bali aman dan terjaga. Kita telah memastikan distribusi berjalan lancar tanpa ada kendala," ujarnya, Rabu (18/10/2023).

Selama beberapa hari terakhir, beberapa SPBU di Bali, khususnya di wilayah Denpasar, Badung, dan Gianyar, dilaporkan mengalami antrean panjang oleh pengendara yang ingin mengisi BBM. Fenomena ini terjadi seiring dengan beredarnya informasi tentang ketersediaan BBM yang dianggap akan menipis, meskipun pihak Pertamina sudah menyatakan bahwa stok aman.

Untuk mengatasi situasi ini, Pertamina telah meningkatkan frekuensi distribusi BBM. "Kita telah menambah jadwal distribusi dari depot ke SPBU. Jika biasanya distribusi dilakukan setiap dua hari, sekarang kita tingkatkan menjadi sehari sekali untuk memastikan stok selalu tersedia," jelas Suarya.

Peningkatan Kapasitas Distribusi

Pertamina juga telah memastikan armada distribusi berupa truk tangki dalam kondisi prima dan siap operasional. "Armada kita sudah diperiksa secara menyeluruh. Selain itu, kita juga menambah jumlah truk tangki untuk memastikan proses distribusi berjalan efektif," tambahnya.

Selain itu, Pertamina juga bekerja sama dengan aparat keamanan untuk menjaga kondisi di sekitar SPBU. "Kita berkoordinasi dengan Polri dan Satpol PP untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga ketertiban di SPBU yang mengalami lonjakan pengunjung," ujar Suarya.

Respon Masyarakat dan Pemerintah Daerah

Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Bali turut memberikan apresiasi atas upaya Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan BBM. Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengimbau masyarakat tidak terpancing dengan isu yang menyebar di media sosial.

"Kita sudah koordinasi dengan Pertamina dan hasilnya stok BBM aman. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak ikut-ikutan melakukan hoarding karena ini akan membuat situasi semakin tidak kondusif," ujar Koster dalam konferensi persnya.

Sejumlah pengendara yang sempat antre di SPBU juga merasa lega setelah mengetahui bahwa stok BBM memang aman. "Saya agak khawatir duluan lihat postingan di medsos bahwa BBM akan habis. Tapi ternyata setelah datang ke sini, isinya lancar," uji Ketut, seorang pengendara motor di SPBU Simpang Siur, Denpasar.

Strategi Jangka Panjang untuk Stabilitas BBM

Dalam jangka panjang, Pertamina berencana untuk mengoptimalkan sistem distribusi BBM di Bali. Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah pemanfaatan teknologi digital dalam monitoring stok BBM secara real-time.

"Kita sedang mengembangkan sistem digital yang bisa memantau stok di setiap SPBU secara real-time. Dengan begitu, kita bisa segera mengetahui jika ada SPBU yang membutuhkan penambahan stok dan segera melakukan distribusi," jelas Suarya.

Selain itu, Pertamina juga terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan BBM secara bijak dan efisien. "Kita juga mengajak masyarakat untuk menggunakan transportasi umum atau bersepeda jika jarak tempuhnya dekat. Ini tidak hanya menghemat BBM tetapi juga ramah lingkungan," tambahnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pertamina optimistis situasi pasokan BBM di Bali akan kembali normal dan antrean di SPBU dapat benar-benar teratasi. Pihaknya berkomitmen untuk terus memastikan ketersediaan BBM di seluruh Indonesia, terutama pada momen-momen tertentu yang cenderung meningkatkan permintaan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter