30, 2026
Nasional

Basarnas Masih Cari 123 Korban KM Virgo Tenggelam

Mira Permata
Mira Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Basarnas Terus Lakukan Pencarian 123 Korban KM Virgo yang Tenggelam

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus melaksanakan operasi pencarian korban KM Virgo yang tenggelam di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (19/8) lalu. Hingga Senin (21/8), pihak Basarnas baru berhasil menemukan 10 korban selamat, sementara 123 orang masih dalam status hilang.

Kapal Motor (KM) Virgo yang mengangkut 133 penumpang dan kru tenggelam di sekitar Pulau Bira, Kepulauan Seribu, pada Sabtu (19/8) sekira pukul 14.00 WIB. Berdasarkan data yang diperoleh, kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Muara Angke Jakarta menuju Pulau Tidung dengan membawa 133 penumpang dan kru.

Kronologi Kejadian Tenggelamnya KM Virgo

Menurut keterangan dari beberapa korban selamat, KM Virgo tenggelam secara tiba-tiba saat berlayar di perairan Kepulauan Seribu. Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa kapal terlihat miring dengan cepat sebelum akhirnya tenggelam sepenuhnya.

"Sedang berlayar tiba-tiba kapal terasa miring dan air mulai masuk ke dalam kapal. Kami panik dan mencari cara menyelamatkan diri," ujar salah satu korban selamat yang diidentifikasi sebagai Ahmad (45).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa wilayah Kepulauan Seribu pada Sabtu (19/8) mengalami kondisi cuaca yang kurang mendukung dengan tinggi gelombang mencapai 1-2 meter. Namun, pihak Basarnas belum bisa memastikan apakah kondisi cuaca menjadi penyebab tenggelamnya KM Virgo.

Upaya Pencarian dan Evakuasi

Sejak kejadian, Basarnas langsung meluncurkan tim search and rescue (SAR) untuk melakukan pencarian korban. Beberapa kapal dari Basarnas, TNI AL, Polri, serta nelayan lokal turut terlibat dalam operasi pencarian ini.

"Kami masih terus melakukan pencarian di area tenggelamnya KM Virgo. Tim kami menggunakan berbagai alat bantu seperti kapal patroli, alat sonar, dan juga tim penyelam untuk memperluas area pencarian," jelas Kepala Basarnas Marsda TNI (Purn) Margo Yuwono dalam konferensi pers.

Selain pencarian di permukaan air, tim Basarnas juga melakukan penyisiran di dasar laut menggunakan alat sonar untuk mendeteksi adanya bangkai kapal atau korban yang terperangkap di dalamnya.

Kondisi Korban Selamat

Dari 10 korban selamat yang telah ditemukan, sebagian besar sudah mendapatkan perawatan medis di RS Polri Kramat Jati dan RS Pertamina. Mereka mengalami hipotermi dan luka ringan akibat terkena air laut.

"Kondisi korban selaat saat ini sudah stabil. Mereka masih dalam pengawasan medis untuk memastikan tidak ada komplikasi kesehatan yang timbul," kata Kepala RS Polri Kramat Jati, dr. Budi Santoso.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga turut membantu dengan menyediakan pusko (pusat koordinasi) di Pelabuhan Muara Angke untuk memudahkan koordinasi antara pihak terkait dalam penanganan kejadian ini.

Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) di Kapal

Sementara itu, Komisi III DPR RI menyatakan akan mengecek ketersediaan alat pelindung diri (APD) di setiap kapal penumpang yang beroperasi di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

KM Virgo merupakan kapal berukuran 30 GT dengan kapasitas maksimal 150 penumpang. Kapal ini dioperasikan oleh PT Dharma Lautan Utama dan rutenya menghubungkan Pelabuhan Muara Angke dengan Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.

Langkah Pencegahan di Masa Depan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memerintahkan jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada seluruh kapal penumpang yang beroperasi di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memastikan keselamatan pelayaran dan kelayakan operasional kapal.

Basarnas meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada saat menggunakan jasa angkutan laut. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu memastikan ketersediaan APD sebelum naik ke kapal.

Operasi pencarian korban KM Virgo masih terus berlanjut. Basarnas berharap dapat menemukan korban yang masih hilang secepat mungkin. Pihak terkait juga akan menyelidiki penyebab tenggelamnya kapal tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Mira Permata

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter