01, 2026
Nasional

Bertambah Lagi 10, Total Ada 51 Korban Kapal Virgo Transport Teridentifikasi

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/23/6ab2c448734ef-rilis-hasil-identifikasi-korban-kapal-virgo-di-rumah-sakit-bhayangkara-banjarmasin_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tim DVI Kembali Identifikasi 10 Korban Kapal Virgo Transport

Tim Disaster Victim Identification (DVI) kembali mengumumkan penambahan jumlah korban tewas kecelakaan Kapal Virgo Transport yang berhasil teridentifikasi. Sebanyak 10 jenazah baru dinyatakan teridentifikasi, sehingga total korban yang telah diketahui identitasnya mencapai 51 orang.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam rilis hasil identifikasi yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data antemortem dan postmortem yang mencakup sidik jari, rekam medis gigi, serta pemeriksaan DNA.

Proses Identifikasi Berjalan Bertahap

Menurut keterangan tim DVI, identifikasi terhadap korban kecelakaan kapal terus dilakukan secara bertahap. Setiap penambahan jumlah korban yang teridentifikasi diumumkan setelah melalui verifikasi berlapis dan melibatkan sejumlah ahli, termasuk dokter forensik, odontologi forensik, dan tim DNA.

Proses identifikasi menjadi tahapan krusial dalam penanganan bencana, terutama untuk memastikan jenazah yang diserahkan kepada keluarga benar-benar merupakan kerabat yang dimaksud. Tim DVI menegaskan bahwa keakuratan data menjadi prioritas utama agar tidak terjadi kekeliruan penyerahan jenazah.

Keluarga korban yang telah menerima hasil identifikasi selanjutnya dapat mengurus proses pemulangan jenazah sesuai prosedur yang berlaku. Pemerintah daerah dan instansi terkait disebut menyiapkan pendampingan bagi keluarga korban selama proses tersebut berlangsung.

Penanganan Korban dan Dukungan Logistik

Sejumlah fasilitas kesehatan dikerahkan untuk menampung jenazah korban kecelakaan Kapal Virgo Transport. Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menjadi salah satu lokasi utama penanganan, termasuk untuk proses identifikasi dan penyimpanan sementara jenazah yang belum diambil keluarga.

Dukungan logistik berupa kantong jenazah, ruang pendingin, serta tenaga medis tambahan dikerahkan guna mempercepat proses penanganan. Koordinasi antara kepolisian, Basarnas, Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional.

Selain penanganan jenazah, sejumlah korban selamat juga mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Mereka menjalani pemeriksaan fisik dan pendampingan psikologis untuk memulihkan kondisi pascainsiden.

Pencarian dan Pendataan Korban

Operasi pencarian korban terus dilakukan di wilayah perairan tempat terjadinya kecelakaan. Tim gabungan mengerahkan kapal patroli, perahu karet, serta peralatan pendukung untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi korban berada.

Pendataan korban dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari keluarga, termasuk data ciri fisik, barang bawaan, dan dokumen identitas. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan temuan di lapangan untuk mempercepat proses identifikasi.

Hingga kini, jumlah korban tewas yang telah teridentifikasi tercatat 51 orang. Tim DVI menyatakan masih terdapat sejumlah jenazah yang menjalani proses identifikasi lanjutan dan akan diumumkan perkembangannya secara berkala.

Imbauan kepada Keluarga Korban

Keluarga korban diminta aktif melaporkan data anggota keluarga yang belum ditemukan ke posko informasi yang telah disediakan. Pelaporan tersebut dinilai penting untuk mempercepat pencocokan data antemortem dengan temuan tim di lapangan.

Posko informasi juga melayani pertanyaan masyarakat terkait perkembangan penanganan korban. Petugas memberikan penjelasan mengenai prosedur identifikasi, pemulangan jenazah, serta hak-hak keluarga korban yang diatur dalam ketentuan yang berlaku.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus memperbarui informasi resmi mengenai jumlah korban dan perkembangan proses identifikasi. Masyarakat diimbau merujuk pada keterangan resmi instansi berwenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Fokus pada Akurasi Data

Tim DVI menegaskan bahwa setiap hasil identifikasi merupakan hasil kerja kolektif sejumlah disiplin ilmu. Pemeriksaan sidik jari, gigi, dan DNA dilakukan secara berjenjang untuk memastikan identitas jenazah sesuai dengan data keluarga pelapor.

Akurasi data menjadi perhatian utama mengingat dampaknya terhadap proses hukum, administrasi kependudukan, serta hak keluarga korban. Kesalahan identifikasi dapat menimbulkan persoalan baru bagi keluarga yang tengah berduka.

Dengan bertambahnya 10 korban yang teridentifikasi, total korban Kapal Virgo Transport yang telah diketahui identitasnya mencapai 51 orang. Proses identifikasi terhadap jenazah lainnya masih berlangsung dan hasilnya akan diumumkan secara bertahap.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter