30, 2026
Teknologi

BGN Jogja Tegur Keras Pegawai SPPG Bantul yang Olok-Olok Korban Keracunan

Citra Anggraini
Citra Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

BGN Jogja Tegur Keras Pegawai SPPG Bantul yang Olok-Olok Korban Keracunan

Badan Go Green Nusantara (BGN) Jogja menegaskan sikat keras tindakan seorang pegawai Satuan Pengamanan Pemerintah Daerah (SPPG) Bantul yang diduga mengolok-olok korban keracunan massal di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Aksi tidak bertanggung jawab ini menimbulkan kekecewaan besar di kalangan korban dan masyarakat, terutama karena terjadi saat korban masih dalam proses pemulihan traumatik.

Ketua BGN Jogja, Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa organisasinya mendapat laporan dari beberapa korban keracunan yang menjadi sasaran ejekan dan olok-olok dari seorang petugas keamanan saat berada di rumah sakit. "Tindakan tersebut sangat tidak manusiawi dan menunjukkan sikap yang tidak sesuai dengan etika profesi. Korban sudah menderita karena keracunan, malah diolok-olok oleh petugas yang seharusnya menjaga keamanan," ujar Fauzi dalam keterangannya, Kamis (15/6).

Kronologi Insiden Olok-Olok Korban

Insiden olok-olok terjadi pada Rabu (14/6) di RSUD Bantul, beberapa korban keracunan massal yang sedang menjalani perawatan menjadi sasaran ejekan dari seorang petugas SPPG berinisial R. Menurut saksi mata, R tertawa dan membuat komentar tidak pantas saat melihat kondisi beberapa korban yang masih terlihat lemah dan muntah-muntah.

"Dia (R) bilang 'Ngapain ngantuk-ngantuk, nggak makan apa-apa ya?' lalu dia tertawa. Padahal kami lagi lemas dan mual-mual," cerita salah sekorban yang enggan disebutkan namanya. Korban lain menambahkan bahwa petugas tersebut juga sempel menirukan gerakan orang muntah dengan cara yang dianggap menghina.

Insiden ini menjadi perhatian serius karena terjadi di fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan pemulangan bagi pasien. "Rumah sakit tempat berobat seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman, bukan tempat di mana korban menjadi bahan ejekan," tambah Fauzi.

Reaksi dari Korban dan Pihak Terkait

Dampak dari olok-olok tersebut sangat signifikan bagi korban yang sudah trauma akibat keracunan massal. Beberapa korban dilaporkan mengalami gangguan psikologis tambahan setelah mendapat perlakuan tidak pantas dari petugas keamanan tersebut.

"Korban keracunan sudah menderita fisik dan mental. Tindakan olok-olok ini semakin memperparah kondisi psikologis mereka. BGN Jogja mendukung penuh langkah yang akan diambil pemerintah daerah untuk menindak tegas pelaku," jelas Fauzi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr. Suryo Wibowo, mengaku telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Pihaknya langsung melakukan klarifikasi dan meminta keterangan dari pihak rumah sakit serta SPPG Bantul.

Tindakan yang Diambil dan Langkah Selanjutnya

BGN Jogja telah mengirimkan surat resmi kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika Kabupaten Bantul sebagai pengelola SPPG untuk menindak tegas pegawai bersangkutan. Dalam suratnya, BGN meminta agar pihak SPPG Bantul melakukan evaluasi internal dan memberikan pembinaan khusus kepada seluruh petugas mengenai etika profesi dan perlakuan terhadap pasien.

"Kami juga meminta agar pihak terkait memberikan permintaan maaf secara resmi kepada korban. Tidak hanya itu, kami mendorong agar dibentuk tim khusus untuk memberikan dukungan psikologis bagi korban yang mengalami trauma akibat insiden ini," tambah Fauzi.

Ditambahkan olehnya, BGN Jogja akan melakukan monitoring terkait penanganan kasus ini dan akan terus mendampingi korban hingga tuntas. "Kami akan terus mengawal agar hak-hak korban terjamin dan tidak ada lagi praktik serupa yang terulang di kemudian hari," pungkasnya.

Sebagai organisasi yang peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, BGN Jogja berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terlebih bagi mereka yang sedang dalam keadaan tidak mengenakkan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Citra Anggraini

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter