11, 2026
Nasional

Brigjen Aries Syahbudin jadi Kakorlantas Polri Gantikan Irjen Wibowo

Anisa Permata
Anisa Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Brigadir Jenderal Polisi Aries Syahbudin Dilantik sebagai Komandan Korps Lalu Lintas Polri

Brigadir Jenderal Polisi Aries Syahbudin resmi dilantik sebagai Komandan Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) menggantikan Irjen Polisi Wibowo. Pelantikan ini dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sebuah upacara seremonial di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/6/2023).

Dalam amanatnya, Kapolri menekankan pentingnya peran Kakorlantas dalam menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas di seluruh Indonesia. Sigit menegaskan bahwa lalu lintas menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif.

"Korps Lalu Lintas Polri memiliki peranan strategis dalam menjalankan fungsi pengaturan, penegakan hukum, dan pembinaan lalu lintas. Kami yakin dengan pengalaman dan dedikasi Brigjen Aries Syahbudin, korps ini akan semakin solid dan mampu memberikan layanan prima kepada masyarakat," ujar Sigit.

Profil dan Pengalaman Brigjen Aries Syahbudin

Brigjen Aries Syahbudin merupakan lulusan Akpol 1990. Selama karirnya di kepolisian, Aries telah menjabat di berbagai posisi strategis. Sebelum menjabat sebagai Kakorlantas, ia menjabat sebagai Karo Ops Sumsel Polda Sumatera Selatan.

Aries pernah menjabat sebagai Kapolrestabes Medan, Kapolres Metro Jakarta Barat, dan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia juga pernah bertugas sebagai Kepala Seksi (Kasi) Propam Polda Jawa Barat dan pernah menjadi ajudan mantan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo.

Dalam pidato pertamanya sebagai Kakorlantas, Aries menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berjanji akan melakukan berbagai reformasi di bidang lalu lintas guna mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan.

"Saya akan fokus pada tiga pilar utama: peningkatan pelayanan, penegakan hukum yang adil, dan penguatan pembinaan lalu lintas. Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menciptakan sistem lalu lintas yang lebih baik," ujar Aries.

Tantangan yang Dihadapi

Korps Lalu Lintas Polri menghadapi berbagai tantangan kompleks di Indonesia. Kemacetan di kota-kota besar, angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi, serta perubahan regulasi menjadi beberapa isu yang menjadi prioritas bagi Kakorlantas.

Menurut data yang dirilis Korlantas, pada 2022 tercatat 2.815 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan bermotor di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.654 kasus.

"Kami akan mengembangkan sistem manajemen lalu lintas yang lebih adaptif dan berbasis teknologi. Implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik akan diperluas ke daerah-daerah untuk meningkatkan kepatuhan pengendara," jelas Aries.

Program dan Inovasi yang Direncanakan

Sebagai langkah preventif, Aries berencana melakukan revitalisasi program pembinaan lalu lintas di tingkat sekolah. Program ini bertujuan untuk membentuk kesadaran berlalu lintas sejak dini.

"Kami akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengintegrasikan pendidikan lalu lintas ke dalam kurikulum sekolah. Selain itu, kami juga akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan lalu lintas yang sesuai dengan kondisi setempat," tambahnya.

Dalam bidang penegakan hukum, Aries menyatakan akan menerapkan pendekatan yang humanis namun tegas. Ia menegaskan bahwa petugas lalu lintas harus mampu menjalankan tugas dengan profesionalisme dan tidak menyebabkan kekisruhan dengan masyarakat.

"Kami akan meningkatkan pelatihan untuk personel lalu lintas agar mereka memiliki kemampuan komunikasi yang baik dalam menghadapi berbagai situasi. Petugas harus menjadi fasilitator bagi masyarakat, bukan menjadi sumber ketegangan," tegasnya.

Reaksi dari Pihak Terkait

Pelantikan Aries Syahbudin mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Asosiasi Pengemudi Indonesia (AINDO) menyambut baik pelantikan ini dan berharap adanya perubahan signifikan dalam sistem lalu lintas.

"Kami harap Kakorlantas yang baru bisa memperhatikan keluhan para pengendara, terkait adanya praktik tilang yang tidak transparan dan kurangnya fasilitas infrastruktur yang memadai. Kepatuatan masyarakat akan meningkat jika sistem lalu lintas dirasakan adil dan memenuhi kebutuhan," ujar Ketua Umum AINDO, Hendrawan Supratman.

Sementara itu, aktivis lalu lintas dari Indonesia Traffic Watch (ITW), Budi Rahardjo, menyatakan bahwa reformasi di Korlantas harus dimulai dari perbaikan internal. "Perlu adanya evaluasi kinerja petugas lalu lintas dan sistem penilaian yang objektif. Ini penting untuk memastikan bahwa petugas yang berprestasi mendapat penghargaan dan yang tidak berkinerja buruk bisa diberi sanksi," kata Budi.

Dengan pengalaman dan komitmennya, Brigjen Aries Syahbudin diharapkan mampu membawa perubahan positif di Korps Lalu Lintas Polri. Masyarakat menantikan implementasi berbagai program yang diusungnya untuk menciptakan lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan tertib di seluruh Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Anisa Permata

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter