PSM Makassar Kekalahan dari Persib, Pelatih Kecewa dengan Kondisi Stadion
PSM Makassar harus mengakui kekalahan 0-1 dari Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2023/2024. Namun, kekalahan ini bukanlah yang menjadi permasalahan utama bagi skuat Juku Eja. Pelatih PSM, Darije Kalezic, menunjukkan kekecewaannya yang berat terkait dengan kondisi Stadion Si Jalak Harupat yang menjadi markas Persib dalam pertandingan tersebut.
Kalezic mengungkapkan bahwa kondisi lapangan yang kurang memadai menjadi faktor utama yang mempengaruhi performa timnya. Menurutnya, kondisi lapangan yang tidak ideal membuat para pemain kesulitan menampilkan permainan terbaik mereka.
Kondisi Lapangan Menjadi Perhatian Utama
"Saya tidak kecewa dengan kekalahan, tetapi saya sangat kecewa dengan kondisi lapangan," ujar Kalezic usai pertandingan. "Kondisi ini tidak memungkinkan kami untuk bermain sepak bola yang bagus. Pemain kami kesulitan mengontrol bola dan bergerak dengan baik di atas lapangan."
Kalezic menjelaskan bahwa kondisi lapangan yang basah dan berlubang sejak awal pertandingan membuat para pemainnya harus beradaptasi dengan cepat. Namun, upaya tersebut terbukti tidak mudah, terutama untuk tim yang sudah terbiasa dengan kondisi lapangan yang ideal di Stadion Mattoanging, Makassar.
"Kami sudah mencoba bermain dengan baik, tetapi kondisi lapangan ini tidak membantu," tambahnya. "Bola sering melambat dan tidak bergerak dengan seperti biasanya. Ini membuat permainan kami terhambat."
Pengaruh Terhadap Performa Tim
Kondisi lapangan yang kurang memadai diyakini Kalezic menjadi salah satu alasan utama mengapa PSM gagal menunjukkan performa terbaiknya sepanjang pertandingan. Ia menilai bahwa timnya sebenarnya memiliki potensi untuk memberikan perlawanan lebih keras jika bermain di lapangan yang lebih baik.
"Para pemain kami sudah bekerja keras, tetapi kondisi ini membuat sulit untuk mengeksekusi permainan yang telah kami rencanakan sebelumnya," ujar Kalezic. "Kami tidak bisa bermain sepak bola yang kami inginkan karena keterbatasan yang diberikan oleh kondisi lapangan."
Ia juga menyoroti bahwa kondisi ini berdampak pada kualitas permainan secara keseluruhan. "Ini bukan hanya masalah bagi kami, tetapi juga bagi Persib. Pertandingan seharusnya menjadi atraksi yang bagus untuk penonton, tetapi kondisi lapangan ini membuatnya tidak optimal," tambahnya.
Reaksi dari Pemain dan Ofisial
Beberapa pemain PSM juga mengakui kesulitan mereka bermain di atas kondisi lapangan yang kurang ideal. Pemain bertahan, Makan Konate, mengungkapkan bahwa kondisi lapangan membuat mereka harus bermain lebih hati-hati.
"Lapangan cukup licin dan berlubang, membuat kami harus berhati-hati dalam setiap langkah," kata Konate. "Ini tentu saja mempengaruhi cara kami bermain, terutama dalam mengoper bola dan bergerak di lini pertahanan."
Sementara itu, ofisial PSM juga telah mengajukan keluhan resmi kepada PT Liga Indonesia Barat (LIB) terkait kondisi stadion. Mereka berharap agar untuk pertandingan-pertandingan mendatang, stadion yang digunakan memiliki kondisi yang memadai untuk menjamin kualitas permainan yang baik.
Tantangan untuk Pertandingan Mendatang
Dengan kekalahan ini, PSM kini berada di posisi yang cukup sulit di klasemen sementara Liga 1. Namun, Kalezic menegaskan bahwa timnya tidak akan mudah menyerah. Ia mengaku akan melakukan evaluasi mendalam untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
"Kami harus belajar dari pengalaman ini dan fokus pada pertandingan berikutnya," ujarnya. "Kondisi lapangan mungkin di luar kendali kami, tetapi cara kami bermain dan persiapan tim adalah sesuatu yang bisa kami kontrol."
PSM akan segera kembali ke markas untuk melanjutkan persiapan. Mereka dijadwalkan akan menjamu Persikabo 1973 dalam lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Mattoanging. Kalezic berharap kondisi lapangan di markas mereka bisa menjadi keunggulan bagi timnya untuk meraih kemenangan.
Komentar (0)