30, 2026
Nasional

Cara Menyiapkan Dana Liburan Akhir Tahun ala Safir Senduk

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Strategi Cerdas Menyiapkan Anggaran untuk Liburan Akhir Tahun

Memasuki akhir tahun, banyak orang merencanakan liburan sebagai bentuk pelepas penat setelah seharian bekerja. Namun, seringkali liburan ini justru menimbulkan kecemasan finansial akibat pengeluaran yang tidak terencana. Safir Senduk, seorang pakar keuangan, membagikan panduan praktis untuk menyiapkan dana liburan akhir tahun tanpa merugikan kondisi keuangan jangka panjang.

Memulai Perencanaan Sejak Dini

Menurut Safir, kunci utama dalam menyiapkan dana liburan adalah memulai perencanaan sejak dini. "Jangan menunggu liburan baru memikirkan kebutuhan finansinya. Mulai perencanaan minimal enam bulan sebelumnya," ujarnya. Ia menyarankan untuk menetapkan anggaran yang realistis berdasarkan kemampuan finansial pribadi atau keluarga.

Langkah pertama yang ditekankan Safir adalah membuat daftar destinasi liburan yang diinginkan. "Pilih destinasi yang sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Jangan tergiur dengan destinasi mewah yang akan menguras kantong," jelasnya. Ia menambahkan bahwa banyak destinasi indah di Indonesia yang dapat dijangkau dengan anggaran terbatas.

Membuat Anggaran Terperinci

Setelah menentukan destinasi, langkah selanjutnya adalah membuat anggaran terperinci. Safir menyarankan untuk membagi anggaran menjadi beberapa kategori utama seperti transportasi, akomodasi, makanan, hiburan, dan cadangan darurat.

"Untuk transportasi, bandingkan harga tiket pesawat, kereta, atau kendaraan pribadi. Jika memilih menggunakan kendaraan pribadi, hitung biaya bensin, tol, dan parkir dengan teliti," paparnya. Untuk akomodasi, Safir merekomendasikan untuk memesan hotel atau penginapan jauh-jauh hari karena harga biasanya lebih murah.

Ia juga menekankan pentingnya alokasi dana untuk makanan dan hiburan. "Riset terlebih dahulu harga makanan di sekitar destinasi. Jika memungkinkan, buat rencana makan yang menggabungkan makan di luar dengan persiapan makanan sederhana di penginapan," jelas Safir. Sementara itu untuk hiburan, cari aktivitas yang bersifat gratis atau dengan biaya terjangkau.

Mengelola Dana dengan Bijak

Safir menyarankan untuk membuka tabungan khusus liburan agar tidak tergoda untuk menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan lain. "Atur setor otomatis ke tabungan khusus ini setiap bulan. Meski hanya sejumlah kecil, akan terkumpul menjadi besar jika dilakukan secara konsisten," ujarnya.

Selain itu, ia merekomendasikan untuk memanfaatkan aplikasi pengelolaan keuangan untuk melacak pengeluaran harian dan bulanan. "Dengan mengetahui pola pengeluaran, Anda bisa mengidentifikasi area di mana bisa menghemat uang untuk dialokasikan ke tabungan liburan," tambahnya.

Mengoptimalkan Potensi Penghasilan Tambahan

Untuk mempercepat tercapainya target dana liburan, Safir menyarankan untuk mencari sumber penghasilan tambahan. "Banyak peluang untuk menghasilkan uang tambahan di era digital saat ini. Mulai dari freelance, menjaga barang, hingga menjual produk secara online," paparnya.

Ia menekankan bahwa penghasilan tambahan ini khusus dialokasikan untuk liburan agar tidak mengganggu kebutuhan pokok sehari-hari. "Jika berhasil menghasilkan Rp500.000 dari pekerjaan sampingan, seluruhnya masuk ke tabungan liburan. Jangan tergoda untuk menggunakannya untuk kebutuhan lain," tegasnya.

Strategi Selama Liburan

Saat liburan tiba, Safir menyarankan untuk tetap disiplin dengan anggaran yang telah ditetapkan. "Bawa uang tunai dalam jumlah sesuai anggaran dan hindari membawa kartu kredit yang dapat memicu pengeluaran berlebihan," pesannya.

Ia juga merekomendasikan untuk mencari informasi mengenali promo atau diskon yang tersedia di destinasi liburan. "Banyak tempat wisata menawarkan diskon jika memesan tiket secara online atau pada hari tertentu. Manfaatkan kesempatan ini untuk menghemat biaya," tambahnya.

Dengan perencanaan yang matang dan disiplin finansial, liburan akhir tahun dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan tanpa membebani keuangan jangka panjang. Seperti yang disampaikan Safir, "Liburan adalah investasi untuk kesehatan mental, tetapi tetap perlu dilakukan dengan bijak agar tidak menjadi beban di kemudian hari."

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter