Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 September 2026
Harga emas perhiasan pada Rabu, 12 September 2026, mengalami fluktuasi yang cukup signifikan di pasaran domestik. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari berbagai toko emas dan pegadaian ternama, harga emas batangan dan perhiasan menunjukkan tren yang berbeda-beda bergantung pada jenis dan kadar emas yang ditawarkan.
Harga Emas Batangan Antam
Untuk emas batangan karya UBS (Unit Bisnis Semen) Antam, harga yang berlaku pada hari ini adalah Rp 1.125.000 per gram untuk ukuran 0,5 gram. Harga ini mengalami penurunan sebesar Rp 5.000 dari hari sebelumnya yang berada di level Rp 1.130.000 per gram. Untuk ukuran 1 gram, harga yang ditawarkan adalah Rp 1.120.000 per gram, turun Rp 7.000 dari harga kemarin.
Untuk ukuran 5 gram, harga emas Antam diperdagangkan pada level Rp 1.115.000 per gram, sedangkan untuk ukuran 10 gram harga yang berlaku adalah Rp 1.110.000 per gram. Harga tertinggi untuk emas batangan Antam hari ini adalah untuk ukuran 100 gram dengan harga Rp 1.095.000 per gram.
Harga Emas Perhiasan Berdasarkan Kadar
Harga perhiasan emas yang beredar di pasaran umumnya ditentukan oleh kadar emas atau karat yang dimiliki. Berikut adalah rincian harga perhiasan emas per gram pada hari ini:
Untuk emas 24 karat (99,9% murni), harga yang berlaku adalah Rp 1.250.000 per gram. Harga ini relatif stabil dibandingkan dengan hari sebelumnya yang hanya turun Rp 5.000. Emas 23 karat dengan kadar 95,8% diperdagangkan dengan harga Rp 1.210.000 per gram, turun Rp 8.000 dari harga kemarin.
Untuk emas 22 karat yang memiliki kadar 91,7%, harga yang ditawarkan adalah Rp 1.180.000 per gram, sedangkan emas 21 karat (87,5%) dihargai Rp 1.150.000 per gram. Emas 18 karat yang memiliki kadar 75% diperdagangkan dengan harga Rp 1.050.000 per gram, turun Rp 10.000 dari hari sebelumnya.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Hari Ini
Beberapa faktor yang diyakini mempengaruhi fluktuasi harga emas hari ini antara lain adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang mengalami pelemahan sebesar 0,35% menjadi Rp 15.750 per dolar. Posisi dolar AS yang relatif kuat di pasar global juga turut memberikan tekanan terhadap harga emas.
Selain itu, data inflasi di Amerika Serikat yang dirilis kemarin menunjukkan angka yang lebih tinggi dari ekspektasi pasar, yakni 0,3% bulan Agustus 2026. Hal ini membuat pasar memperkirakan kemungkinan Federal Reserve tidak akan melakukan penurunan suku bunga dalam waktu dekat, yang cenderung mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Di sisi lain, permintaan fisik emas di pasar domestik terutama untuk kebutuhan perhiasan dan investasi masih tergolong stabil. Beberapa pedagang emas melaporkan adanya peningkatan minat pembelian untuk kebutuhan pernikahan yang memasuki musim puncak pada kuartal III 2026.
Prediksi Harga Emas di Masa Depan
Para analis mencatat bahwa harga emas di pasar domestik cenderung akan terus mengalami volatilitas dalam jangka pendek mengikuti perkembangan pasar global. Beberapa proyeksi menunjukkan bahwa harga emas bisa bergerak di kisaran Rp 1.100.000 - Rp 1.280.000 per gram dalam satu ke depannya, bergantung pada data inflasi global dan kebijakan moneter yang akan diumumkan oleh bank sentral Amerika Serikat.
Bagi konsumen yang berencana membeli emas baik untuk investasi maupun kebutuhan perhiasan, disarankan untuk memperhatikan tren harga dan memilih waktu yang tepat untuk melakukan pembelian. Selain itu, pastikan untuk membeli emas dari toko atau pegadaian yang terpercaya dan menyediakan sertifikat keaslian untuk menjamin kualitas emas yang dibeli.
Untuk informasi lebih detail mengenai harga emas, disarankan untuk selalu memeriksa informasi terkini di berbagai sumber resmi atau langsung menghubungi toko emas terdekat di wilayah Anda.
Komentar (0)