30, 2026
Teknologi

Cerita Bos Sound Horeg Dimarahi Istri 24 Jam Usai Sebut MUI Jatim 'Goblok'

Budi mengaku telah diceramahi istri dan anaknya di rumah usai videonya mengumpat kepada MUI Jatim viral di media sosial.]]>

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Cerita Bos Sound Horeg Dimarahi Istri 24 Jam Usai Sebut MUI Jatim 'Goblok'

Cerita Bos Sound Horeg Dimarahi Istri 24 Jam Usai Sebut MUI Jatim 'Goblok'

Kasus yang melibatkan Muhammad Fauzan, atau yang lebih dikenal sebagai Fauzan Sound Horeg, kembali menjadi perbincangan publik. Pernyataan kontroversialnya yang menyebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur sebagai "goblok" menimbulkan reaksi keras dari berbagai pihak. Namun, yang menarik perhatian adalah cerita tentang reaksi sang istri yang datang hanya 24 jam setelah pernyataan tersebut dibuat.

Fauzan, seorang pengusaha muda yang dikenal sebagai bos Sound Horeg, sebuah bisnis hiburan di Surabaya, tiba-tiba menjadi sorotan usai memberikan pernyataan yang dianggap menyinggung perasaan umat Muslim. Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Fauzan menyebut MUI Jatim sebagai "goblok" dalam merespons polemik seputar acara hiburan yang digelarnya.

Menurut informasi yang beredar, reaksi dari istri Fauzan, Siti Aisyah, tidak kaget. Istri yang telah bersama Fauzan selama lima tahun ini diketahui langsung memarahi sang suami begitu mengetahui pernyataan kontroversialnya. "Saya sangat marah dan kecewa," ujar Siti melalui telepon, Rabu (15/3).

Reaksi Keluarga dan Lingkungan Terdekat

Siti mengaku tidak menyangka suaminya bisa membuat pernyataan yang semakin memperdalam kontroversi. "Kami sudah punya dua anak kecil, dan saya khawatir dampaknya bagi keluarga," tambahnya. Menurutnya, Fauzan sebelumnya dikenal sebagai pribadi yang bijak dan tidak mudah terpancar emosi.

Keluarga besar Fauzan juga diketahui telah memanggilnya untuk membahas masalah ini. Kakak iparnya, Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa mereka sangat prihatin dengan sikap Fauzan. "Kami sudah berusaha memberi nasihat, tapi sepertinya Fauzan masih terlalu emosional," ujarnya.

Respon dari MUI Jatim

Pernyataan Fauzan tentunya tidak berlangsung tanpa respons dari pihak terkait. Ketua MUI Jatim, KH. Ahmad Fauzan, menyatakan kekecewaannya atas sikap Fauzan. "Kami mengapresiasi semua bentuk kritik, tapi tidak dengan menggunakan kata-kata yang tidak sopan," ujarnya dalam sebuah konferensi pers.

MUI Jatim juga telah mengirimkan surat resmi kepada Fauzan meminta maaf secara formal dan meminta klarifikasi atas pernyataannya tersebut. "Kami berharap ini hanya sebuah kesalahan yang bisa kita selesaikan dengan baik," tambahnya.

Dampak terhadap Bisnis Sound Horeg

Secara tidak langsung, pernyataan kontroversial Fauzan juga memberikan dampak negatif bagi bisnisnya. Beberapa mitra kerja diketahui mulai mempertimbangkan kembali kerjasama dengan Sound Horeg. "Saat ini kami sedang mengevaluasi semua bentuk kerjasama dengan pihak Sound Horeg," kata seorang pemilik venue hiburan yang memilih tidak disebutkan namanya.

Sementara itu, sejumlah pelanggan juga mulai memberikan reaksi negatif melalui media sosial. Beberapa akun Instagram yang terkait dengan Sound Horeg dilaporkan mendapatkan banyak komentar negatif bahkan hingga ancaman boikot.

Permintaan Maaf dan Tawaran Damai

Dalam upaya menyelesaikan masalah, Fauzan akhirnya memutuskan untuk meminta maaf secara terbuka. Melalui kanal YouTube pribadinya, Fauzan menjelaskan bahwa pernyataan tersebut dilontarkan dalam keadaan emosional setelah mendapat kritikan terkait acara hiburannya.

"Saya meminta maaf atas semua pihak yang terdampak, terutama MUI Jatim dan umat Muslim pada umumnya," ujar Fauzan dalam videonya. Ia juga mengaku telah mendapat pelajaran berharga dari insiden ini, terutama dari reaksi istri dan keluarganya.

Reaksi Publik dan Media Sosial

Insiden ini memicu berbagai reaksi di media sosial. Ada yang mendukung sikap Fauzan yang dianggap mengutarakan pendapat dengan jujur, namun ada pula yang mengecamnya karena menggunakan kata-kata yang tidak pantas.

Beberapa netizen juga membandingkan kasus ini dengan kasus serupa yang pernah terjadi di berbagai daerah. "Ini menunjukkan bahwa masih banyak pengusaha muda yang kurang bijak dalam menyampaikan pendapat," komentar seorang pengguna Twitter.

Penutup

Kasus Fauzan Sound Horeg menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya berkomunikasi dengan bijak, terutama dalam era digital di mana setiap kata bisa dengan mudah dibawa dan ditafsirkan secara berbeda. Bagi Fauzan, insiden ini mengajarkan bahwa kecerdasan emosi dan pertimbangan terhadap dampak dari setiap perbuatan adalah kunci dalam menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter