02, 2026
Nasional

Daftar Terbaru dan Susunan Pengurus Wantimpres: Pratikno jadi Ketua, Hatta Rajasa Wakil

Melati Handayani
Melati Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Presiden RI resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) untuk periode masa jabatan baru. Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa kekosongan keanggotaan lembaga tinggi negara yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada kepala negara. Dalam susunan terbaru ini, Menteri Sekretaris Negara sekaligus politikus senior Pratikno ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres, sementara mantan Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua. Susunan ini menempatkan dua figur dengan pengalaman panjang di pemerintahan dan parlemen pada posisi strategis di lingkungan Istana Kepresidenan.

Susunan Lengkap dan Latar Belakang Lembaga

Keberadaan Wantimpres diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden. Lembaga ini berfungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan negara. Anggota Wantimpres diangkat dan diberhentikan oleh Presiden untuk masa jabatan yang sama dengan masa jabatan presiden. Mereka bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan tidak memiliki kewenangan eksekutif, melainkan bersifat memberikan masukan strategis atas berbagai persoalan kenegaraan.

Pemilihan Pratikno sebagai ketua dinilai sejalan dengan kebutuhan pemerintahan saat ini yang menuntut sinergi antara Istana, kementerian, dan lembaga pertimbangan. Pratikno dikenal sebagai akademisi yang lama berkecimpung di dunia pemerintahan, termasuk saat menjabat Menteri Sekretaris Negara dan sebelumnya sebagai Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Pengalamannya mengelola birokrasi dan komunikasi politik dinilai menjadi modal penting memimpin Wantimpres pada periode yang penuh tantangan global maupun domestik.

Hatta Rajasa, yang kini menjabat Wakil Ketua, merupakan figur lama dalam pemerintahan Indonesia. Ia pernah menjabat Menteri Sekretaris Negara, Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Pengalamannya di parlemen sebagai anggota DPR dan ketua umum partai politik menambah bobot kepemimpinan Wantimpres dalam memberikan pertimbangan politik dan ekonomi kepada Presiden.

Tugas, Wewenang, dan Mekanisme Kerja

Meski tidak memiliki kewenangan eksekutif, Wantimpres memegang peranan penting dalam membantu Presiden mengambil kebijakan strategis. Berdasarkan undang-undang, tugas Wantimpres meliputi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden atas permintaan maupun atas prakarsa sendiri mengenai persoalan kenegaraan. Nasihat tersebut dapat mencakup bidang politik, hukum, keamanan, ekonomi, sosial budaya, serta hubungan luar negeri. Mekanisme kerja Wantimpres bersifat rahasia dan tertutup, sehingga rekomendasi yang diberikan kepada Presiden tidak selalu dipublikasikan ke ruang publik.

Dalam menjalankan tugasnya, Wantimpres menyelenggarakan sidang secara berkala, baik sidang internal maupun sidang yang melibatkan pihak eksternal seperti kementerian, lembaga negara, akademisi, dan tokoh masyarakat. Hasil kajian tersebut kemudian disusun menjadi rekomendasi tertulis yang disampaikan kepada Presiden. Posisi Wantimpres yang setara dengan lembaga negara lain menempatkannya sebagai salah satu penopang sistem pemerintahan presidensial di Indonesia.

Dinamika Politik dan Ekspektasi Publik

Penunjukan Pratikno dan Hatta Rajasa tidak lepas dari dinamika politik nasional. Keduanya berasal dari latar belakang yang berbeda namun memiliki pengalaman pemerintahan yang mumpuni. Kehadiran Pratikno sebagai Ketua Wantimpres dinilai dapat memperkuat koordinasi antara Istana Kepresidenan dan kementerian, mengingat kedekatannya dengan lingkaran inti pemerintahan. Sementara Hatta Rajasa diharapkan membawa perspektif ekonomi dan politik yang lebih luas, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, tantangan hilirisasi industri, serta dinamika geopolitik kawasan.

Sejumlah pengamat menilai komposisi ini merupakan cerminan upaya Presiden merangkul berbagai kekuatan politik dan keahlian teknis dalam satu wadah pertimbangan. Namun, publik tetap menanti sejauh mana rekomendasi Wantimpres akan diakomodasi dalam kebijakan konkret. Transparansi hasil kerja Wantimpres menjadi salah satu sorotan, meskipun secara normatif lembaga ini memang bekerja di balik layar untuk menjaga kerahasiaan nasihat kenegaraan.

Tantangan ke Depan

Ke depan, Wantimpres dihadapkan pada sejumlah tantangan strategis, mulai dari stabilitas ekonomi makro, penguatan demokrasi, penegakan hukum, hingga percepatan pembangunan sumber daya manusia. Sinergi antara Pratikno sebagai ketua dan Hatta Rajasa sebagai wakil ketua diharapkan mampu mempercepat penyusunan pertimbangan yang aplikatif bagi Presiden. Publik juga berharap Wantimpres mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah, terutama dalam isu-isu krusial seperti ketahanan pangan, energi, dan reformasi birokrasi.

Dengan dilantiknya jajaran pengurus baru, Wantimpres kini memasuki babak baru kepemimpinan. Keberhasilan lembaga ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas personal para anggotanya, tetapi juga oleh kemampuan menerjemahkan gagasan strategis menjadi rekomendasi yang berdampak nyata bagi pemerintahan dan kesejahteraan rakyat. Susunan Pratikno-Hatta Rajasa menjadi penanda arah pertimbangan kenegaraan yang menekankan pengalaman, stabilitas, dan sinergi antarlembaga.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Melati Handayani

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter