30, 2026
Nasional

Demo 24 September, Polisi Siagakan 1.550 Personel

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

JAKARTA — Kepolisian menyiagakan sebanyak 1.550 personel untuk mengamankan aksi demonstrasi yang berlangsung pada 24 September. Ribuan personel tersebut diterjunkan ke sejumlah titik yang diprediksi menjadi lokasi konsentrasi massa, terutama di kawasan Istana Merdeka, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, dan beberapa ruas jalan protokol di ibu kota.

Penempatan personel dilakukan dengan pola berlapis. Polisi menempatkan kekuatan utama di ring terdepan sebagai pengayom yang berhadapan langsung dengan massa, sementara lapisan berikutnya disiapkan sebagai kekuatan cadangan. Pola itu diterapkan untuk memastikan pengamanan berjalan terkendali sekaligus meminimalkan potensi gesekan antara aparat dan peserta unjuk rasa.

Selain personel lapangan, kepolisian menyiapkan sejumlah kendaraan taktis, kendaraan pengangkut massa, serta peralatan pengamanan lainnya. Pos komando juga didirikan di beberapa lokasi untuk memantau pergerakan massa secara real-time dan mengoordinasikan pengiriman bantuan kekuatan apabila diperlukan.

Pengalihan Arus Lalu Lintas

Dampak dari kegiatan tersebut, sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi unjuk rasa mengalami rekayasa lalu lintas. Polisi menerapkan pengalihan arus secara situasional, bergantung pada dinamika di lapangan. Pengendara diminta mencari jalur alternatif dan menghindari kawasan yang menjadi pusat konsentrasi massa.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan di sekitar titik aksi. Petugas juga menempatkan personel pengatur lalu lintas di sejumlah persimpangan untuk mengurai kepadatan dan mengarahkan pengendara menuju jalur alternatif yang telah disiapkan.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan langsung dengan aksi unjuk rasa agar menghindari kawasan tersebut. Masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar lokasi diminta menyesuaikan perjalanan dengan memperhitungkan potensi kemacetan.

Pengamanan Objek Vital

Selain mengamankan jalannya unjuk rasa, kepolisian memperkuat penjagaan pada sejumlah objek vital. Pengamanan difokuskan pada kawasan yang memiliki nilai strategis, termasuk instalasi pemerintahan, fasilitas publik, dan pusat perekonomian. Penguatan itu bertujuan mencegah gangguan yang dapat merugikan kepentingan umum.

Polisi juga menempatkan personel di titik-titik rawan untuk mengantisipasi potensi tindakan anarkistis. Aparat diberi instruksi untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama aksi berlangsung. Tindakan tegas hanya dilakukan apabila situasi dinilai mengancam keselamatan masyarakat dan petugas.

Pendekatan humanis diterapkan dengan membuka komunikasi kepada koordinator lapangan peserta unjuk rasa. Kepolisian menyatakan kesepakatan soal durasi, rute, dan lokasi penyampaian pendapat penting untuk menjaga ketertiban bersama. Koordinasi itu disebut memudahkan aparat mengatur penempatan personel sesuai kebutuhan di lapangan.

Imbauan kepada Massa Aksi

Kepolisian mengingatkan peserta unjuk rasa agar menaati aturan yang berlaku. Penyampaian pendapat di muka umum dijamin oleh undang-undang, namun pelaksanaannya wajib memperhatikan ketertiban umum dan hak masyarakat lain. Massa diminta tidak membawa benda berbahaya serta tidak melakukan tindakan yang memicu benturan dengan aparat maupun warga.

Kepada pengguna jalan, kepolisian mengimbau agar mengikuti arahan petugas dan memperbarui informasi mengenai kondisi lalu lintas. Masyarakat dapat memanfaatkan kanal informasi resmi kepolisian untuk mengetahui perkembangan situasi dan jalur alternatif yang tersedia.

Pengamanan unjuk rasa pada 24 September menjadi bagian dari kesiapan kepolisian menghadapi rangkaian aksi yang diperkirakan berlangsung sepanjang hari. Dengan kekuatan 1.550 personel yang ditempatkan secara terukur, kepolisian menargetkan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat luas.

Hingga berita ini disusun, situasi di lokasi konsentrasi massa masih dalam pemantauan aparat. Kepolisian menyatakan akan terus mengevaluasi perkembangan di lapangan dan menyesuaikan penempatan personel sesuai kebutuhan, demi menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran aktivitas warga di kawasan terdampak.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter