Dukung Penanganan dan Mencegah Kanker, Inhealth Gelar Bantuan di 11 Kota
Organisasi kesehatan Inhealth menggelar program bantuan penanganan dan pencegahan kanker di 11 kota besar di Indonesia. Program yang berlangsung selama satu bulan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker serta memberikan bantuan langsung bagi pasien yang membutuhkan.
Kepala Divisi Pencegahan Penyakit Inhealth, dr. Siti Aminah, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membantu pemerintah menurunkan angka kematian akibat kanker. "Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Dengan program ini, kami berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan layanan kesehatan berkualitas," ujar dr. Siti dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (15/5).
Program Bantuan Komprehensif
Program yang diberi nama "Sehat Bersama Inhealth" ini mencakup berbagai kegiatan mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi kesehatan, hingga bantuan biaya pengobatan bagi pasien kanker yang tidak mampu. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan payudara, pap smear, serta pemeriksaan kanker serviks dan prostat.
"Kami menyediakan fasilitas pemeriksaan yang lengkap dan tim medis profesional untuk mendukung program ini. Selain itu, kami juga mengadakan seminar edukasi tentang pola hidup sehat dan pencegahan kanker," tambah dr. Siti.
Tim medis Inhealth akan bekerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas di 11 kota tujuan, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, Semarang, Denpasar, Palembang, Banjarmasin, Yogyakarta, dan Batam. Setiap kota akan mendapatkan alokasi dana dan sumber daya manusia yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
Tanggapan Positif dari Pihak Terkait
Wali Kota Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyambut baik program yang digelar Inhealth. Menurutnya, program ini sangat membantu pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan. "Kanker membutuhkan penanganan yang tepat dan cepat. Program seperti ini sangat berarti bagi masyarakat terutama mereka yang berpenghasilan rendah," ujarnya.
Sebanyak 500 tenaga kesehatan dari Inhealth dan mitra kesehatan akan terlibat dalam pelaksanaan program ini. Mereka akan dibagi menjadi tim-tim kecil yang akan menjangkau berbagai wilayah di setiap kota.
Dr. Ahmad Fauzi, onkologis dari RS Pondok Indah, mengapresiasi upaya Inhealth dalam membantu penanganan kanker. "Deteksi dini sangat krusial dalam penanganan kanker. Semakin dini kanker terdeteksi, semakin besar peluang pasien untuk sembuh. Program ini akan membantu banyak orang yang terlambat mendeteksi kanker karena keterbatasan biaya atau pengetahuan," jelasnya.
Target dan Dampak yang Diharapkan
Dalam program ini, Inhealth menargetkan bisa melayani minimal 10.000 masyarakat di 11 kota tersebut. Selain itu, organisasi juga berencana memberikan bantuan biaya pengobatan bagi 100 pasien kanker yang teridentifikasi membutuhkan bantuan.
"Kami juga akan membangun jejaring antar pasien kanker untuk saling mendukung. Kami percaya bahwa dukungan sosial sangat penting dalam proses pemulihan pasien kanker," tambah dr. Siti.
Program "Sehat Bersama Inhealth" akan dimulai pada 1 Juni 2023 dan berakhir pada 30 Juni 2023. Masyarakat yang ingin ikut serta atau memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center Inhealth atau mengunjungi situs resmi organisasi.
Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, dr. Dewi, menyatakan bahwa pihaknya akan mendukung sepenuhnya program ini. "Kami akan membantu koordinasi dengan puskesmas dan komunitas setempat untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran," ujarnya.
Inhealth sendiri merupakan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat sejak 2010. Organisasi ini telah melayani lebih dari 500.000 pasien di seluruh Indonesia melalui berbagai program kesehatan yang digelarnya.
Komentar (0)