22, 2026
Nasional

Foto 100 Jam Ungkap Tiga 'Hantu' di Cassiopeia, Asalnya Misterius.

Foto sekitar 100 jam pengamatan mengungkap tiga objek kebiruan di Cassiopeia. NASA menjelaskan kemungkinan asal hantu yang masih misterius.]]>

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Foto 100 Jam Ungkap Tiga 'Hantu' di Cassiopeia, Asalnya Misterius.

Citra langit dengan total waktu eksposur sekitar 100 jam mengungkap tiga struktur sangat redup di konstelasi Cassiopeia. Ketiganya tampak seperti gumpalan cahaya berhantu karena intensitasnya sangat rendah dan bentuknya tidak tegas. Sampai kini, asal-usul ketiga objek tersebut belum dapat dipastikan. Para astronom menyebutnya sebagai kandidat nebula planet, tetapi sejumlah ciri membuat identifikasi itu belum final.

Cassiopeia merupakan salah satu konstelasi paling dikenal di langit belahan utara karena pola bintangnya menyerupai huruf W. Di wilayah inilah citra berdurasi panjang itu diarahkan. Total eksposur 100 jam menunjukkan bahwa objek yang dibidik bukanlah benda terang yang mudah terlihat. Diperlukan pengumpulan cahaya dalam waktu lama, kemudian penggabungan banyak frame, agar struktur samar itu muncul dari latar langit.

Citra 100 Jam dan Tiga Objek Samar

Dalam astrofotografi, waktu eksposur yang panjang dipakai untuk menangkap objek dengan permukaan kecerahan sangat rendah. Kamera tidak merekam satu gambar tunggal selama 100 jam, melainkan mengambil banyak paparan pendek yang kemudian ditumpuk. Cara ini meningkatkan rasio sinyal terhadap derau, sehingga detail yang semula tenggelam dapat terlihat. Namun, penumpukan citra tetap memerlukan koreksi kalibrasi, pengolahan warna, dan pemisahan cahaya objek dari latar belakang.

Ketiga struktur di Cassiopeia tampak sebagai kabut tipis dengan tepi yang tidak seragam. Bentuknya tidak bulat sempurna seperti banyak nebula planet klasik. Ada bagian yang tampak seperti lengkungan, filamen, atau selubung gas yang memanjang. Variasi itu menjadi salah satu alasan objek tersebut menarik perhatian. Morfologi yang tidak biasa dapat menunjukkan proses evolusi bintang, interaksi dengan medium antarbintang, atau bahkan objek yang bukan nebula planet.

Mengapa Disebut “Hantu”

Julukan “hantu” muncul karena objek-objek itu nyaris tidak terlihat dalam citra biasa. Cahayanya sangat lemah, sementara latar langit mengandung derau dari berbagai sumber. Ketika citra akhir diperlihatkan, struktur itu seolah muncul perlahan dari kegelapan. Dalam bahasa populer astronomi, objek semacam ini sering digambarkan sebagai ghostly atau berhantu karena sifatnya yang samar dan sulit dipastikan batasnya.

Namun, sebutan itu tidak memiliki arti ilmiah khusus. Ia lebih merupakan cara menggambarkan penampakan visual. Yang penting secara astronomis adalah apakah ketiga struktur itu benar-benar berasal dari gas yang terionisasi, apakah mereka berada di dalam Galaksi Bima Sakti, dan apakah ada bintang pusat yang bertanggung jawab atas pancaran cahayanya.

Kandidat Nebula Planet

Nebula planet adalah istilah yang secara historis menyesatkan. Objek ini tidak berhubungan dengan planet, melainkan merupakan tahap akhir kehidupan bintang bermassa rendah hingga menengah, seperti Matahari. Ketika bintang semacam itu memasuki fase lanjut, lapisan luarnya terlepas dan membentuk selubung gas. Sisa inti bintang menjadi katai putih yang

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter