Pertamina Tambah Pasokan Pertalite hingga 15 Juta Liter untuk Sulawesi Utara
Pertamina Patra Niaga menggandung pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM di Sulawesi Utara. Perusahaan minyak dan gas bumi milik negara ini menambah pasokan Pertalite hingga 15 juta liter guna menjaga stabilitas pasokan di wilayah tersebut.
Koordinasi Lintas Sektor
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pertamina Patra Niaga mengadakan rapat koordinasi bersama Gubernur Sulawesi Utar Olly Dondokambey dan Kapolda Sulut Irjen Pol. Rudi S Setiawan. Rapat yang berlangsung di kantor Gubernur Sulut tersebut membahas berbagai strategi untuk memastikan BBM tersedia dengan cukup di seluruh pelosok wilayah.
"Kami bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar. Khususnya untuk jenis Pertalite yang masih menjadi kebutuhan masyarakat," ujar Kepala Region Sulawesi Pertamina Patra Niaga, Riza Herdian, dalam keterangannya.
Strategi Penambahan Pasokan
Menurut Riza, penambahan pasokan ini dilakukan guna antisipasi lonjakan permintaan BBM menjelang akhir tahun. Selain Pertalite, pasokan jenis BBM lain seperti Solar dan Dexlite juga ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kita telah mempersiapkan stok tambahan untuk bulan November dan Desember. Pasokan Pertalite ditingkatkan menjadi 15 juta liter per bulan dari biasanya 12 juta liter," jelas Riza.
Strategi yang ditempuh Pertamina tidak hanya terbatas pada penambahan pasokan, tetapi juga memperkuat jaringan distribusi. Sebanyak 30 titik pengisian BBM (SPBU) di Sulut telah dipersiapkan sebagai titik distribusi utama yang didukung dengan armada tangki pengangkut yang memadai.
Peran Pemerintah Daerah dan Aparat Keamanan
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengapresiasi langkah yang diambil Pertamina. Menurutnya, sinergi antar pihak kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan BBM di daerahnya.
"Kami bersama Pertamina dan Kapolda setuju untuk membuat sistem yang lebih baik dalam monitoring dan distribusi BBM. Tim gabungan akan dibentuk untuk melakukan patroli rutin di seluruh titik SPBU," ujar Olly.
Sementara itu, Kapolda Sulut Irjen Pol. Rudi S Setiawan menegaskan akan memberikan pengamanan maksimal bagi armada pengangkut BBM. Aparat kepolisian akan melakukan patroli rutin di sepanjang jalur distribusi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami akan memastikan tidak ada aksi penyelundupan atau penyelewengan BBM. Seluruh armada pengangkut akan dibantu pengawalan dari anggota kepolisian," tambah Kapolda.
Tanggapan Masyarakat
Masyarakat Sulut memberikan respon positif terhadap upaya yang dilakukan pemerintah daerah dan Pertamina. Beberapa warga mengaku legakan dengan adanya penambahan pasokan BBM, terutama menjelang musim liburan akhir tahun.
Langkah Masa Depan
Pertamina menyatakan akan terus memantau perkembangan permintaan BBM di Sulawesi Utara. Data permintaan akan dianalisis secara rutin untuk menyesuaikan pasokan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Komentar (0)