Geger 2 Remaja Tewas Tergelepar di Alam Sutera
Tragedi menggemparkan warga Alam Sutera, Tangerang Selatan, saat dua remaja ditemukan tewas tergelepar di dalam mobil bekas yang parkir di sebuah kompleks perumahan. Korban bernama Rizki Pratama (17) dan Fajar Ramadhan (18) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi B 1234 XYZ.
Kasatreskrim Polresta Tangerang Selatan, AKBP Budi Santoso mengungkapkan bahwa penemuan jenazah kedua korban dilaporkan oleh warga setelah mendengar suara teriakan datang dari dalam mobil yang sudah parkir sejak semalam. "Warga curiga karena mobil sudah parkir lama dan ada gerakan didalamnya. Setelah didekati, ternyata ada dua orang remaja dalam kondisi tidak sadarkan diri," jelas Budi saat konferensi pers, Rabu (15/3).
Kronologi Penemuan Korban
Menurut keterangan saksi mata, mobil Toyota Avanza tersebut parkir di area parkir kompleks perumahan sekitar pukul 22.00 WIB pada Selasa (14/3). Pada keesokan harinya, sekitar pukul 07.00 WIB, seorang warga bernama Ahmad (45) mendengar suara teriakan lemah dari dalam mobil.
Tim medis yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan mengkonfirmasi kedua korban telah tewas. Jenazah kedua remaja kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi guna menentukan penyebab kematian secara pasti.
Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan
AKBP Budi Santoso menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Mobil pun dalam kondisi tertutup dan tidak ada tanda-tanda paksaan masuk.
Kedua korban dikenal sebagai remaja yang masih sekolah di SMA Negeri 5 Tangerang Selatan. Mereka tinggal di kompleks perumahan yang sama dengan lokasi penemuan jenazah. Keluarga korban mengaku tidak mengetahui rencana kedua anaknya untuk bertemu di malam itu.
Kendaraan Milik Orang Tua Korban
Menurut informasi, mobil Toyota Avanza yang digunakan merupakan milik ayah korban pertama, Rizki. Ayah korban mengaku tidak mengetahui kalau anaknya mengambil mobil tanpa izin.
"Saya tidak tahu anak saya mengambil mobil malam itu. Biasanya Rizki pulang sekolah langsung ke rumah," ujar Ayah Rizki yang masih syok mendengar kabar ditemukannya anaknya dalam kondisi tewas.Pemerintah Lokal Respon Cepat
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, menyatakan deepresiasi atas cepatnya penanganan kasus oleh pihak kepolisian. Pemerintah daerah juga akan memberikan bantuan psikologis kepada keluarga korban.
"Kami menyayangkan terjadinya kasus ini. Tim dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan akan segera memberikan bantuan serta dukungan psikologis bagi keluarga korban," ujar Airin saat dikonfirmasi terkait tragedi tersebut.Pengamanan Kompleks Perumahan Diperketat
Tragedi ini membuat pengelola kompleks perumahan Alam Sutera memperketat pengamanan di area parkir dan akses masuk kompleks. Manajer perumahan, Hendra Wijaya, mengatakan akan menambah petugas keamanan dan sistem pengawasan CCTV.
"Kami akan meningkatkan pengamanan terutama di malam hari. Selain itu, kami juga akan melakukan sosialisasi kepada warga tentang pentingnya kehati-hatian saat bertemu dengan teman," jelas Hendra.Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini dari berbagai sudut. Beberapa barang bukti seperti ponsel milik korban sudah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga memeriksa beberapa saksi termasuk teman-teman dekat korban untuk mencari petunjuk tentang aktivitas kedua remaja sebelum kejadian.
Komentar (0)