Hari Ke-3 Pencarian 5 Jurnalis Hilang Masih Nihil, Drone Terkendala Abu Vulkanik
Pencarian lima jurnalis yang dinyatakan hilang saat meliput aktivitas gunung berapi di wilayah terpencil masih belum membuahkan hasil hingga hari ketiga. Tim SAR yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan relawan lokal terus berupaya mencari para korban dengan berbagai metode, namun kondisi medan yang sulit dan aktivitas vulkanik yang meningkat menjadi hambatan utama.
Para jurnalis yang hilang adalah anggota tim dari media nasional yang sedang meliput aktivitas Gunung Merapi di Jawa Tengah. Mereka terakhir kali terlihat pada Rabu (12/7) pagi saat memasuki zona merah gunung berapi tersebut. Lima korban yang diketahui identitasnya adalah Ahmad Fauzi (45), editor senior; Budi Santoso (38), kameramen; Maya Putri (32), reporter; Rizki Pratama (28), asisten produksi; dan Eko Wijaya (35), teknisi suara.
Kendala dalam Pencarian
Kepala Basarnas Jawa Tengah, Andi Prasetyo, mengungkapkan bahwa tim SAR telah melakukan berbagai upaya pencarian sejak hari pertama. Namun, hingga hari ketika ini belum ada penemuan apapun mengenai keberadaan para jurnalis.
Salah satu kendala utama adalah aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang meningkat. Menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), gunung berapi tersebut mengalami peningkatan aktivitas erupsi kecil dengan lontaran material mencapai 500-800 meter dari puncak.
Kondisi ini membuat penggunaan drone untuk membantu pencarian menjadi terhambat. Abu vulkanik yang menutupi udara membuat alat-alat elektronik termasuk drone menjadi tidak bisa berfungsi dengan optimal.
Tim SAR Tetap Semangat
Meski menghadapi berbagai tantangan, tim SAR tetap menunjukkan semangat tinggi dalam melaksanakan tugas. Sebanyak 150 personel TNI, 50 personel Polri, dan 100 relawan terlibat dalam operasi pencarian ini. Mereka dibagi menjadi beberapa tim yang melakukan patroli di berbagai lokasi yang mungkin menjadi tempat para jurnalis berada.
Tim SAR juga telah meminta bantuan masyarakat setempat yang familiar dengan medan sekitar gunung untuk membantu proses pencarian. Beberapa warga setempat telah menyatakan kesediaan menjadi pemandu bagi tim SAR.
Keluarga Korban Terus Berdoa
Sementara itu, keluarga para jurnalis yang hilang terus menunggu kabar harapan di posko informasi yang dibentuk di kantor media tempat para korna bekerja. Mereka terlihat mengenakan pakaian berwarna putih sebagai simbol harapan dan terus berdoa agar para korban ditemukan dalam keadaan selamat.
Kantor media tempat para jurnalis bekerja juga telah mengumumkan akan memberikan santunan keluarga korban jika dalam waktu dekat mereka belum ditemukan. Selain itu, pihak media juga membentuk tim khusus untuk mengurus koordinasi dengan pihak SAR dan keluarga korban.
Kondisi Gunung Merapi Terus Dipantau
Berdasarkan data BPPTKG, Gunung Merapi saat ini berada dalam status waspada dengan tingkat aktivitas tinggi. Potensi bahaya utama adalah lontaran material vulkanik dan aliran lahar dingin.
Sementara itu, Pemerintah Daerah setempat bersama instansi terkait sedang mempersiapkan evakuasi warga yang tinggal di sekitar zona merah gunung sebagai antisipasi jika aktivitas Merapi kembali meningkat.
Pencarian lima jurnalis hilang terus berlanjut dengan harapan para korban masih dalam keadaan selamat dan segera ditemukan oleh tim SAR.
Komentar (0)