30, 2026
Teknologi

Hendak Buang Air Kecil, Pria di Bogor Malah Terperosok dari Tebing 10 Meter

Seorang pria terperosok ke tebing sungai setinggi 10 meter saat buang air kecil di Bogor. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dengan luka ringan.]]>

Tania Sari
Tania Sari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Hendak Buang Air Kecil, Pria di Bogor Malah Terperosok dari Tebing 10 Meter

Hendak Buang Air Kecil, Pria di Bogor Malah Terperosok dari Tebing 10 Meter

Seorang pria berinisial M (35) menjadi korban kecelakaan tragis saat hendak buang air kecil di pinggir tebing di kawasan Gunung Gede Pangrango, Bogor. Korban yang merupakan warga asal Caringin, Bogor ini, terperosok dari ketinggian sekitar 10 meter akibat tidak hati-hati saat mencari tempat yang sepi untuk membuang air kecil.

Menurut keterangan Kepala Polsek Caringin, AKP Eka Hermawan, kejadian ini terjadi pada Rabu (15/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban bersama temannya sedang melakukan kegiatan hiking di kawasan wisata Gunung Gede Pangrango. "Mereka sedang menikmati pemandangan di sekitar area tersebut. Korban merasa perlu buang air kecil dan mencari tempat yang terpencil," jelas Eka.

Kronologi Kecelakaan

Berdasarkan pengakuan teman korban, M memutuskan untuk membuang air kecil di dekat tebing yang cukup curam karena merasa tempat toilet umum yang tersedia terlalu jauh. Korban tidak menyadari bahwa lokasi yang dipilihnya berbahaya karena tidak ada pagar pembatas atau pemberitahuan bahaya.

"Saat sedang buang air kecil, korban terpeleset akibat tanah yang licin. Korban terpeleset dan terjun ke bawah dari tebing setinggi sekitar 10 meter," ujar Eka. Teman korban yang berada di dekatnya langsung berteriak minta tolong dan mencari bantuan dari warga sekitar serta petugas SAR setelah melihat kejadian tersebut.

Tim SAR yang diterjunkan ke lokasi menemukan korban dalam kondisi sadar namun mengalami luka-luka serius di bagian tubuh bagian bawah. Korban langsung dievakuasi menggunakan tandu dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

Kondisi Korban

Kepala RSUD Cibinong dr. Iwan Wahyudi menjelaskan bahwa korban mengalami patah tulang di bagian kaki dan luka lecet di beberapa bagian tubuh. "Korban dinyatakan dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan intensif. Saat ini korban masih dirawat di ruang perawatan untuk pemantauan lebih lanjut," jelas dr. Iwan.

Iwan menambahkan, korban 幸运ly tidak mengalami cedera di bagian kepala atau organ vital yang bisa mengancam nyawa. Namun, korang masih perlu menjalani operasi untuk perbaikan tulang patah yang dialaminya.

Tanggapan Pihak Terkait

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Bambang Prihanto, menyatakan akan mengevaluasi keamanan di area wisata tersebut. Kami akan memasang papan peringatan dan memperbaiki pagar pembatas di beberapa titik yang berbahaya," ujarnya.

Bambang menambahkan, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi tentang keselamatan kepada pengunjung. "Kami akan memasang papan peringatan tentang bahaya tebing dan area yang tidak amah untuk dikunjungi. Selain itu, kami juga akan meningkatkan patroli petugas untuk mengawasi pengunjung," jelasnya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berada di kawasan wisata terutama di dekat tebing atau jurang. "Kami minta pengunjung untuk selalu mematuhi aturan dan petunjuk yang diberikan oleh petugas lokasi wisata. Keselamatan adalah prioritas utama," ujar Bima.

Tips Keselamatan di Kawasan Wisata

Insiden ini menyoroti pentingnya kesadaran akan keselamatan saat berwisata terutama di kawasan yang memiliki potensi bahaya seperti tebing atau jurang. Berikut beberapa tips keselamatan yang perlu diperhatikan:

1. Selalu mengikuti jalur yang telah ditentukan dan tidak berjalan liar ke area yang berbahaya.

2. Membawa peralatan keselamatan seperti sepatu dengan gesekan yang baik untuk mencegah terpeleset.

3. Membaca dan mematuhi semua papan peringatan yang terpasang di area wisata.

4. Tidak melakukan aktivitas berisiko seperti buang air kecil di dekat tebing atau jurang.

5. Selalu berkomunikasi dengan teman atau rekan saat berada di kawasan wisata untuk saling mengingatkan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi para pengunjung wisata untuk selalu waspada dan memprioritaskan keselamatan saat menikmati keindahan alam.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Tania Sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter