19, 2026
Teknologi

Igor Tolic Puji Mental Baja Persib usai Taklukkan Persik, Singgung Peran Bobotoh

Anisa Permata
Anisa Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menilai kemenangan timnya atas Persik Kediri lahir dari mentalitas para pemain yang tetap terjaga sepanjang pertandingan. Menurutnya, kualitas teknis memang penting, tetapi ketenangan dalam menghadapi tekanan menjadi pembeda utama di laga tersebut.

Dalam keterangannya seusai pertandingan, Tolic menyebut para pemainnya mampu menjalankan rencana permainan tanpa kehilangan fokus ketika lawan mencoba menaikkan tempo. Ia menilai sikap disiplin dan kesabaran itulah yang membuat Persib bisa mengendalikan jalannya pertandingan dan mengamankan hasil penuh.

Mentalitas sebagai Fondasi Permainan

Tolic menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kemampuan skuadnya. Yang ia soroti adalah aspek mental, terutama kemampuan para pemain untuk tetap tenang saat pertandingan berjalan tidak sesuai harapan. Menurut pelatih asal Kroasia itu, tim yang baik bukan hanya yang bisa mendominasi ketika segalanya berjalan lancar, tetapi juga yang mampu bertahan ketika tekanan datang.

Ia menilai para pemain Persib menunjukkan perkembangan dalam hal tersebut. Ketika Persik berusaha keluar dari tekanan dan mencari celah, pemain Persib tetap berpegang pada struktur permainan. Kesabaran dalam membangun serangan dan kedisiplinan dalam bertahan disebutnya sebagai cerminan kematangan skuad.

“Saya melihat para pemain bekerja keras dan saling membantu. Itu yang paling penting bagi saya,” kata Tolic dalam sesi konferensi pers.

Menurutnya, konsistensi sikap seperti itu akan sangat menentukan dalam menghadapi jadwal padat. Persib tidak hanya dituntut tampil baik secara taktik, tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas emosi di setiap pertandingan, terutama ketika menghadapi lawan yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Kedalaman Skuad dan Peran Pemain Pengganti

Tolic juga menyoroti kontribusi pemain yang masuk dari bangku cadangan. Ia menilai rotasi menjadi kebutuhan yang tidak terhindarkan di tengah padatnya kompetisi. Karena itu, setiap pemain dituntut siap kapan pun dibutuhkan, tanpa membedakan status sebagai pemain inti atau pelapis.

Ia mengaku puas karena para pemain pengganti mampu menjaga intensitas permainan ketika masuk ke lapangan. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa tim memiliki kedalaman skuad yang memadai dan pemahaman taktik yang merata di antara para pemain.

“Semua pemain punya peran. Siapa pun yang bermain harus memberikan yang terbaik untuk tim,” ujarnya.

Peran Bobotoh di Tengah Tekanan

Dalam kesempatan itu, Tolic secara khusus menyinggung peran Bobotoh, pendukung setia Persib. Ia menilai dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi para pemain, terutama ketika pertandingan berlangsung ketat. Menurutnya, atmosfer yang diciptakan Bobotoh membuat pemain merasa tidak berjuang sendirian.

Namun, Tolic juga mengingatkan pentingnya dukungan yang membangun. Ia berharap suporter terus memberikan dorongan positif, baik ketika tim meraih kemenangan maupun saat menghadapi hasil yang kurang memuaskan. Menurutnya, hubungan yang sehat antara tim dan suporter akan membantu Persib menjaga konsistensi performa sepanjang musim.

“Kami tahu betapa besar arti Bobotoh bagi klub ini. Dukungan mereka sangat membantu kami,” kata Tolic.

Ia menyadari bahwa bermain di bawah ekspektasi tinggi tidak selalu mudah. Tekanan dari luar, menurutnya, harus diubah menjadi motivasi. Karena itu, ia terus menekankan pentingnya keseimbangan antara ambisi meraih hasil maksimal dan ketenangan dalam menjalani proses.

Fokus pada Pertandingan Berikutnya

Meski puas dengan hasil atas Persik, Tolic menegaskan timnya tidak ingin berlama-lama merayakan kemenangan. Ia langsung mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya yang dinilai tidak kalah penting. Menurutnya, kompetisi yang panjang menuntut tim untuk bersikap realistis dan bekerja secara bertahap.

Ia menilai setiap pertandingan memiliki karakter berbeda. Karena itu, evaluasi tetap dilakukan, terutama pada aspek yang dinilai masih bisa diperbaiki. Tolic menyebut efisiensi dalam memanfaatkan peluang dan ketelitian dalam bertahan sebagai dua hal yang akan terus menjadi perhatian tim pelatih.

“Kami menikmati kemenangan ini, tetapi besok kami harus kembali bekerja,” ujarnya.

Dengan mentalitas yang dinilainya semakin matang, Tolic berharap Persib mampu menjaga tren positif. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak datang dari satu pertandingan saja, melainkan dari konsistensi sikap dan kerja keras di setiap sesi latihan maupun pertandingan.

Kemenangan atas Persik disebutnya sebagai modal penting, bukan garis akhir. Tolic ingin para pemain tetap rendah hati, terus belajar, dan menjaga semangat kolektif. Menurutnya, kombinasi antara kualitas permainan, ketangguhan mental, dan dukungan Bobotoh akan menjadi kunci bagi Persib dalam menapaki sisa kompetisi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Anisa Permata

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter