01, 2026
Nasional

Ilhan Fandi Sebut Malaysia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 Bukan Laga Biasa: Kami Sebut Ini Derbi

Dian Simanjuntak
Dian Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kuala Lumpur — Penyerang tim nasional Malaysia, Ilhan Fandi, menegaskan bahwa pertemuan antara Malaysia dan Singapura pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar laga penyisihan biasa. Menurutnya, duel dua negara bertetangga itu memiliki muatan emosional, sejarah, dan gengsi yang membuatnya berdiri di kelas tersendiri di mata para pemain maupun pendukung.

Dalam keterangannya kepada media, Ilhan menyebut pertandingan tersebut sebagai derbi. Ia menilai label itu bukan sekadar sebutan, melainkan pengakuan atas intensitas persaingan yang sudah terbangun sejak lama antara kedua tim. Baginya, atmosfer laga melawan Singapura selalu berbeda dibandingkan pertandingan lain di turnamen yang sama.

Derbi yang Melampaui Tiga Poin

Ilhan menjelaskan bahwa laga melawan Singapura selalu membawa tekanan tersendiri. Selain memperebutkan poin demi menjaga peluang lolos dari fase grup, pertandingan itu juga menyangkut harga diri kedua bangsa. Ia mengaku sudah merasakan sendiri bagaimana tensi pertandingan meningkat sejak sesi pemanasan hingga peluit akhir dibunyikan.

"Kami tidak pernah menganggap ini laga biasa. Sejak jauh hari, semua sudah tahu ini derbi. Yang di lapangan merasakan tekanannya, yang di tribun juga merasakan hal yang sama," ujar Ilhan, dikutip dari pernyataannya kepada awak media.

Pemain yang memperkuat lini depan Malaysia itu menambahkan bahwa julukan derbi bukan berarti kedua tim saling bermusuhan. Sebaliknya, ia memandang persaingan panas justru menjadi bukti kedekatan historis dan budaya antara Malaysia dan Singapura. Menurutnya, rasa hormat tetap ada, tetapi di atas lapangan semua pemain wajib memberikan yang terbaik untuk negara masing-masing.

Persiapan Malaysia Menuju Turnamen

Menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026, Ilhan mengungkapkan bahwa tim nasional Malaysia tengah menjalani persiapan bertahap. Ia menyebut para pemain mengikuti program latihan yang dirancang untuk meningkatkan kondisi fisik, pemahaman taktik, serta kekompakan antarlini. Menurutnya, setiap pemain menyadari bahwa persaingan di turnamen ini akan berlangsung ketat, terutama karena sejumlah negara peserta membawa pemain yang berkarier di luar kawasan.

Ia juga menyinggung soal adaptasi antarpemain sebagai salah satu kunci. Dengan komposisi skuad yang menggabungkan pemain berpengalaman dan pemain muda, proses komunikasi di dalam tim menjadi perhatian utama pelatih. Ilhan menilai iklim kompetisi internal yang sehat membantu setiap pemain memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

"Persaingan di dalam tim bagus. Semua tahu posisinya, tetapi semua juga harus siap kalau pelatih memberi kepercayaan. Yang penting adalah apa yang terbaik untuk tim, bukan siapa yang bermain," kata Ilhan.

Pelajaran dari Pertemuan Sebelumnya

Laga Malaysia kontra Singapura memang memiliki rekam jejak panjang di berbagai ajang, termasuk Piala AFF yang kini bertransformasi menjadi FIFA ASEAN Cup. Sejumlah pertemuan terakhir berlangsung dengan tempo tinggi dan sering kali ditentukan oleh detail kecil, seperti eksekusi bola mati, konsistensi pertahanan, dan kemampuan memanfaatkan peluang sempit. Kondisi itu membuat kedua tim selalu mempersiapkan diri secara khusus menjelang pertemuan.

Ilhan menilai pengalaman dari laga-laga sebelumnya menjadi bahan evaluasi yang berguna. Ia mencontohkan pentingnya menjaga disiplin posisi dan mengurangi kesalahan sendiri, terutama karena lawan memiliki pemain yang cepat dalam melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.

Dukungan Suporter dan Faktor Mental

Dukungan suporter turut menjadi sorotan Ilhan. Ia menyebut kehadiran pendukung di stadion maupun dukungan dari rumah memberi dorongan tambahan bagi para pemain. Namun di sisi lain, besarnya ekspektasi menuntut ketenangan agar pemain tidak terbawa suasana, terutama ketika pertandingan berjalan tidak sesuai rencana.

Menurutnya, tim pelatih menekankan aspek mental menjelang laga-laga bergengsi. Pemain dilatih untuk tetap fokus pada instruksi, menjaga komunikasi, dan tidak terpancing emosi berlebihan. Ia meyakini kesiapan mental akan menjadi pembeda dalam laga sebesar derbi Malaysia versus Singapura.

Target dan Harapan

Ilhan menegaskan bahwa target utama Malaysia adalah melaju sejauh mungkin di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia enggan berbicara terlalu jauh soal peluang juara, tetapi menekankan bahwa setiap pertandingan akan dimainkan dengan pendekatan maksimal. Pertemuan dengan Singapura dianggap sebagai salah satu ujian terbesar di fase awal, sekaligus peluang untuk membuktikan kualitas tim.

Ia menutup dengan pesan bahwa label derbi harus dijadikan motivasi, bukan beban. Menurutnya, para pemain ingin mempersembahkan permainan terbaik bagi rakyat Malaysia dan memastikan bahwa pertandingan tersebut dikenang bukan hanya karena hasil, tetapi juga karena semangat dan kerja keras yang ditunjukkan di lapangan.

Dengan persiapan yang berjalan dan tensi yang kian menghangat, laga Malaysia kontra Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinanti. Ilhan Fandi dan rekan-rekannya bersiap menghadapinya dengan sikap yang sama seperti ia tegaskan sejak awal: ini bukan laga biasa, ini derbi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Simanjuntak

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter