30, 2026
Nasional

InJourney Komitmen Optimalisasi Pelayanan Kesiapsiagaan Bandara

InJourney memastikan pemulihan operasional bandara pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau. Semua bandara kembali beroperasi dengan fokus pada keselamatan penumpang.]]>

Rizky Amelia
Rizky Amelia Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

InJourney Komitmen Optimalisasi Pelayanan Kesiapsiagaan Bandara

InJourney Komitmen Optimalisasi Pelayanan Kesiapsiagaan Bandara

PT Angkasa Pura II (Persero) menunjuk PT InJourney Indonesia sebagai mitra strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesiapsiagaan bandara. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berfokus pada pengembangan sistem kesiapsiagaan bandara yang lebih responsif dan efisien. InJourney, anak usaha dari PT Angkasa Pura Support (APS), menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor penerbangan Indonesia melalui inovasi dan solusi teknologi canggih.

Transformasi Digital dalam Kesiapsiagaan Bandara

Program transformasi digital yang dijalankan InJourney bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai sistem informasi yang ada di bandara menjadi satu platform terpadu. Platform ini akan memungkinkan koordinasi yang lebih baik antara berbagai pihak terkait, termasuk maskapai, ground handler, petugas keamanan, dan layanan penunjang lainnya. Dengan demikian, respons terhadap berbagai situasi dan kebutuhan operasional bandara dapat menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, tetkan kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan sektor penerbangan modern. "Kesiapsiagaan bandara yang optimal memerlukan sistem yang mampu mengumpulkan, memproses, dan menyebarkan informasi secara real-time. InJourney menjadi kunci dalam mewujudkan visi ini melalui solusi teknologi yang terintegrasi," ujarnya.

Inovasi Teknologi untuk Peningkatan Efisiensi

InJourney mengembangkan berbagai solusi teknologi yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi operasional bandara. Salah satu solusi unggulan adalah sistem monitoring dan analitik data secara real-time yang mampu mendeteksi pola dan potensi gangguan sebelum terjadi. Sistem ini menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk memantau kondisi berbagai aspek operasional bandara, mulai dari pergerakan pesawat, ketersediaan gate, hingga kondisi fasilitas penunjang.

Selain itu, InJourney juga memperkenalkan sistem manajemen sumber daya manusia yang cerdas untuk mengoptimalkan penempatan petugas sesuai kebutuhan operasional. Sistem ini mempertimbangkan berbagai variabel seperti jam sibuk, jenis penerbangan, dan kebutuhan khusus penumpang sehingga alokasi sumber daya menjadi lebih efisien dan efektif.

Peningkatan Pengalaman Penumpang

Optimalisasi kesiapsiagaan bandara tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga pada pengalaman penumpang. InJourney mengembangkan aplikasi mobile yang menyediakan informasi real-time mengenai status penerbangan, lokasi gate, estimasi waktu tunggu, serta berbagai layanan penunjang di bandara. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur personalisasi yang dapat memberikan rekomendasi berdasarkan preferensi dan riwayat penumpang.

"Kami berkomitmen untuk menciptakan pengalaman yang mulus dan nyaman bagi penumpang sejak mereka tiba di bandara hingga naik ke pesawat. Dengan informasi yang akurat dan akses mudah ke berbagai layanan, penumpang dapat merasa lebih tenang dan terbantu selama berada di bandara," jelas Direktur InJourney Indonesia.

Kerja Sama dengan Berbagai Pihak Terkait

Implementasi program ini melibatkan kolaborasi erat dengan berbagai pihak terkait, termasuk maskapai, ground handler, badan pemerintahan, serta mitra teknologi lainnya. InJourney berfungsi sebagai fasilitator yang menghubungkan berbagai kebutuhan dan solusi teknologi untuk menciptakan ekosistem bandara yang terintegrasi dan responsif.

Dalam upaya pengembangan sistem ini, InJourney juga bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan riset untuk memastikan bahwa solusi teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan standar internasional. Kolaborasi ini memungkinkan adanya penyesuaian teknologi dengan konteks lokal sekaligus menjaga kualitas dan standar yang tinggi.

Visi Jangka Panjang

Dengan program ini, InJourney dan PT Angkasa Pura II berkomitmen untuk menjadikan bandara di bawah naungan mereka sebagai bandara digital terdepan di Asia Tenggara. Visi jangka panjang ini mencakup pengembangan infrastruktur digital yang komprehensif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembentukan budaya inovasi yang berkelanjutan di seluruh ekosistem bandara.

"Transformasi digital adalah perjalanan yang berkelanjutan. Kami akan terus berinovasi dan mengembangkan solusi baru yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Tujuan kami adalah menciptakan bandara yang tidak hanya efisien dan aman, tetapi juga memberikan pengalaman terbaik bagi setiap penumpang," pungkas Awaluddin.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizky Amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter