30, 2026
Ekonomi

Kabar Baik! Bansos Beras 30 Kg Diperpanjang, Anggarannya Rp17 T

Pemerintah siapkan anggaran Rp17 triliun untuk program bantuan pangan beras hingga 2026. Setiap penerima akan mendapatkan 30 kg beras.]]>

Wulan Simanjuntak
Wulan Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kabar Baik! Bansos Beras 30 Kg Diperpanjang, Anggarannya Rp17 T

Bansos Beras 30 Kg Diperpanjang, Anggaran Rp17 Miliar

Pemerintah resmi memperpanjang program bantuan beras seberat 30 kilogram bagi keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Keluarga Miskin (Rastra). Program yang awalnya berlangsung hingga akhir Maret 2023 ini diperpanjang hingga Juni 2023 dengan total anggaran mencapai Rp17 miliar. Keputusan ini diambil untuk menjamin kelangsungan program bantuan pangan yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi.

Direktur Jenderal Kesejahteraan Sosial (Ditjen Kesos) Kementerian Sosial (Kemensos) Reni Handayani menjelaskan bahwa program bantuan beras ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluarga rentan yang masih mengalami kesulitan ekonomi meski pandemi COVID-19 sudah mulai mereda. "Kami melihat masih banyak keluarga yang membutuhkan bantuan ini, terutama di tengah kenaikan harga beras dan kebutuhan pokok lainnya," ujar Reni dalam keterangannya, Kamis (23/3).

Target Penerima Manfaat

Menurut Reni, target penerima manfaat program bansos beras 30 kg ini mencapai 1,2 juta keluarga yang tersebar di seluruh Indonesia. KPM yang akan menerima bantuan ini terdiri dari para penerima PKH dan Rastra yang telah terdaftar dalam data sistem informasi layanan kesejahteraan (SILKES). "Kami memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan tepat waktu agar tidak terjadi kekosongan pasokan bagi keluarga yang memang membutuhkan," jelasnya.

Reni menambahkan bahwa penyaluran bantuan beras ini dilakukan melalui jalur logistik yang telah disiapkan pemerintah, baik melalui dinas sosial setempat maupun melalui koperasi dan lembaga swasta yang terlibat dalam program ini. "Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar dan tidak ada penyimpangan," ujarnya.

Proses Penyaluran

Proses penyaluran bansos beras 30 kg ini dilakukan secara bertahap mulai dari bulan April hingga Juni 2023. Setiap KPM akan menerima bantuan sebesar 10 kg beras per bulan selama tiga bulan berturut-turut. "Dengan demikian, total bantuan yang akan diterima setiap KPM adalah 30 kg beras," papar Reni.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, pemerintah menerapkan sistem monitoring dan evaluasi yang ketat. Setiap dinas sosial di daerah diminta melaporkan progres penyalaran bansos secara berkala. Selain itu, pemerintah juga membuka jalur aduan bagi masyarakat jika menemukan penyimpangan dalam penyalaran bantuan.

Respon Positif dari Masyarakat

Keputusan pemerintah untuk memperpanjang bansos beras ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Bupati sebuah kabupaten di Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyatakan dukungannya terhadap program ini. "Sangat baik pemerintah memperpanjang bansos ini, karena di daerah kami masih banyak keluarga yang membutuhkan bantuan terutama di tengah kenaikan harga pangan," ujarnya.

Sementara itu, aktivis sosial dari Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Maya Sari, mengapresiasi langkah pemerintah namun mengingatkan agar program ini berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. "Harapannya bansos ini benar-benar sampai ke tangan yang benar dan tidak ada yang mencuri hak penerima manfaat," tegasnya.

Tantangan Penyalaran

Meski mendapat respons positif, penyalaran bansos beras ini tidak terlepas dari berbagai tantangan. Beberapa daerah masih menghadapi kendala dalam logistik dan distribusi, terutama di wilayah terpencil dan terpencil. Selain itu, masih ditemukan kasus duplikasi data KPM yang berpotensi menyebabkan tidak tepat sasaran dalam penyalaran.

Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah berkomitmen untuk melakukan verifikasi data secara berkala dan meningkatkan koordinasi antar kementerian/lembaga terkait. "Kami juga akan meningkatkan pengawasan di lapangan untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam program ini," tegas Reni.

Harapan Jangka Panjang

Reni menyampaikan bahwa program bansos beras ini hanya solusi sementara dalam mengatasi masalah pangan keluarga miskin. Pemerintah berencan untuk mengembangkan program yang lebih berkelanjutan melalui penguatan ketahanan pangan lokal. "Kami berencana untuk membina kelompok-kelompok tani dan koperasi untuk meningkatkan produksi beras lokal sehingga ketersediaan pangan bisa terjamin," jelasnya.

Dengan adanya perpanjangan program bansos beras 30 kg ini, diharapkan dapat memberikan kepastian bagi keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan dasar. Pemerintan berkomitmen untuk terus mengawal program ini hingga tuntas dilaksanakan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Wulan Simanjuntak

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter