PT KAI Commuter mengamankan dua orang pria yang diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di dalam toilet Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Kedua pria berinisial MFA dan MR tersebut diamankan oleh petugas keamanan atau security pada Jumat (28/3/2025) siang, setelah sebelumnya terdeteksi melalui rekaman kamera pemantau (CCTV) yang terpasang di area toilet stasiun.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas pertama kali menerima laporan dari pengguna jasa yang merasa curiga terhadap perilaku kedua orang di dalam toilet. Petugas kemudian melakukan pemantauan melalui CCTV dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
"Benar, petugas kami mengamankan dua orang pria yang diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di toilet Stasiun Manggarai. Keduanya saat ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut," ujar Joni dalam keterangan resminya, Jumat (28/3/2025).
Kronologi Penangkapan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika petugas keamanan stasiun menerima laporan dari salah satu pengguna jasa Commuter Line yang hendak menggunakan toilet. Pelapor merasa ada kejanggalan karena pintu toilet dalam waktu yang cukup lama tidak kunjung dibuka.
Petugas kemudian mengecek melalui monitor CCTV dan melihat indikasi dugaan perbuatan tidak senonoh di dalam bilik toilet tersebut. Petugas lantas mendatangi lokasi dan menggedor pintu. Setelah dibuka, petugas mendapati dua orang pria berada di dalam satu bilik toilet yang sama.
Kedua pria tersebut langsung diamankan tanpa perlawanan berarti. Petugas kemudian membawa mereka ke ruang sekuriti stasiun untuk dimintai keterangan awal sebelum akhirnya diserahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Barang Bukti dan Pemeriksaan
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menyita sejumlah barang yang diyakini terkait dengan perbuatan tersebut. Pihak KAI Commuter belum merinci secara detail barang bukti yang diamankan karena proses hukum masih berjalan di kepolisian.
Joni menambahkan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. KAI Commuter juga akan memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang terbukti melakukan perbuatan melanggar norma dan ketentuan di lingkungan stasiun.
"Kami menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian. KAI Commuter berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa di seluruh stasiun dan dalam perjalanan Commuter Line," tegasnya.
Imbauan kepada Pengguna Jasa
Menanggapi kejadian ini, KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk turut serta menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama di area stasiun. Pengguna jasa diminta segera melapor kepada petugas jika melihat atau mengalami hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban.
KAI Commuter juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan transportasi publik yang aman. Laporan dari pengguna jasa sangat membantu petugas dalam melakukan pengawasan dan penindakan cepat di lapangan.
"Kami mengajak seluruh pengguna jasa untuk tidak ragu melaporkan kepada petugas jika menemui hal mencurigakan. Keamanan dan kenyamanan bersama adalah tanggung jawab kita semua," pungkas Joni.
Peningkatan Pengawasan
Sebagai langkah preventif, KAI Commuter menyatakan akan meningkatkan pengawasan di area-area rawan, termasuk toilet dan ruang tunggu di stasiun-stasiun besar. Peningkatan ini dilakukan melalui optimalisasi fungsi CCTV serta penempatan petugas keamanan secara berkala.
Stasiun Manggarai sendiri merupakan salah satu stasiun tersibuk di Jakarta dengan volume penumpang yang tinggi setiap harinya. Stasiun ini menjadi simpul utama perpindahan penumpang dari berbagai jalur Commuter Line, sehingga aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian serius pengelola.
Hingga berita ini diturunkan, kedua pria tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait pasal yang akan dikenakan kepada keduanya. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna transportasi publik akan pentingnya menjaga norma dan etika di ruang publik. Fasilitas umum seperti toilet stasiun merupakan sarana bersama yang harus digunakan sesuai peruntukannya, bukan untuk aktivitas yang melanggar aturan maupun kesusilaan.
Komentar (0)