30, 2026
Nasional

Kapolda Banten Ungkap Temuan Pelampung di Perairan Selat Sunda Bukan Milik Kapal Jurnalis yang Hilang

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/10/6aa29ffbe48c0-temuan-pelampung-oleh-tni-al-di-perairan-selat-sunda_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Rizal Fahmi
Rizal Fahmi Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Kapolda Banten: Pelampung di Selat Sunda Bukan Milik Kapal Jurnalis yang Hilang

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Pol. Ahmad Dofiri mengungkapkan bahwa pelampung yang ditemukan di perairan Selat Sunda beberapa waktu lalu bukanlah milik kapal yang mengangkut jurnalis Gemini TV yang hilang sejak Agustus 2023. Penemuan pelampung tersebut sempat menjadi harapan bagi keluarga korban dan tim pencari, namun setelah dilakukan identifikasi lebih lanjut, barang bukti tersebut tidak terkait dengan kapal yang mengangkut enam jurnalis tersebut.

Hasil Investigasi Polisi

Menurut Kapolda Dofiri, timnya telah melakukan serangkaian investigasi menyeluruh terhadap pelampung yang ditemukan di wilayah perairan Selat Sunda. "Setelah kita lakukan identifikasi, pelampung tersebut bukan milik KM Gemini atau barang-barang yang ada di dalam kapal tersebut. Kami telah memeriksa secara cermat dan tidak ada kesesuaian," ujarnya dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor Polda Banten, Rabu (11/9).

Kapolda menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan dengan membandingkan pelampung yang ditemukan dengan foto-foto dan dokumen kapal KM Gemini yang disediakan oleh keluarga korban dan pihak televisi. Selain itu, tim juga memeriksa nomor seri dan ciri-ciri fisik yang ada pada pelampung tersebut. "Kita sudah membandingkan dengan detail, termasuk warna, ukuran, dan merek pelampung. Hasilnya tidak cocok dengan yang ada di kapal KM Gemini," tambahnya.

Status Penyelidikan Kasus Hilangnya KM Gemini

Sejak kapal KM Gemini dilaporkan hilang pada 29 Agustus 2023, tim gabungan dari TNI AL, Polri, Basarnas, dan pihak terkait terus melakukan pencarian di wilayah perairan Selat Sunda dan sekitarnya. Kapal yang mengangkut enam jurnalis dari stasiun televisi Gemini TV tersebut berangkat dari Pelabuhan Rakyat Merak menuju Pulau Sangiang namun tidak pernah tiba di tujuan.

Kapolda Dofiri menegaskan bahwa penyelidikan kasus hilangnya KM Gemini masih terus berjalan. "Kami masih fokus dalam mencari informasi mengenai keberadaan kapal dan awaknya. Tim kami juga sedang mengembangkan beberapa kemungkinan skenario yang terjadi, mulai dari kondisi cuaca buruk hingga adanya faktor teknis pada kapal," jelasnya.

Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi yang terakhir melihat KM Gemini sebelum hilang, termasuk nakhoda dan awak kapal lain yang berada di sekitar wilayah perairan saat kejadian. "Kita sudah mengumpulkan berbagai keterangan dan sedang memverifikasi kebenarannya. Beberapa saksi memberikan informasi yang berbeda, sehingga perlu kita kroscek lagi," ujarnya.

Keluarga Korban Tetap Optimis

Meski pelampung yang ditemukan bukan milik KM Gemini, keluarga korban tetap mempertahankan harapan bahwa keenam jurnalis tersebut masih dalam keadaan selamat. "Kami masih optimis mereka akan ditemukan. Kami terus berkoordinasi dengan tim pencari dan berdoa agar mereka segera ditemukan dalam keadaan baik," kata anggota keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya.

Kelompok kerja (Pokja) yang dibentuk keluarga korban juga terus melakukan berbagai upaya untuk mendukung proses pencarian, termasuk menyebarkan informasi ke masyarakat dan pihak terkait. "Kami tidak akan berhenti mencari sampai mereka ditemukan. Setiap informasi, meski sekecil apa pun, akan kami periksa dan kembangkan," tambahnya.

Tim Pencari Terus Bekerja

Tim pencari gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polri, Basarnas, dan nelayan setempat terus melakukan operasi pencarian di wilayah perairan Selat Sunda. "Kita masih melakukan patroli rutin di area yang menjadi lokasi hilangnya KM Gemini. Selain itu, kita juga memperluas wilayah pencarian ke beberapa pulau sekitarnya," jelas Komandan Tim Pencari Letkol Laut (P) Andi Wijaya.

Menurut Andi, kondisi cuaca di wilayah tersebut relatif baik beberapa hari terakhir, sehingga memudahkan proses pencarian. Namun, arus dan gelombang di Selat Sunda masih cukup deras, yang menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. "Kita selalu waspada terhadap perubahan kondisi cuaca. Keamanan tim pencari menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung," tambahnya.

Sejak kejadian hilangnya KM Gemini, berbagai upaya telah dilakukan untuk menemukan keenam jurnalis tersebut. Meski belum ada penemuan yang signifikan, tim pencari dan keluarga korban tetap berharap agar mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat. Polisi juga berjanji akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizal Fahmi

Menulis review produk kesehatan, suplemen, dan teknologi wearables.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter