Kebakaran Melalap Permukiman Padat di Kramat Pulo Jakpus
Sebuah kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Kramat Pulo, Jakarta Pusat, Kamis (15/9) siang. Api yang konon berasal dari listrik short melalap puluhan rumah kayu dan rumah sederhana, menyisakan kerusakan parah dan trauma bagi para korban. Dua warga dilaporkan mengalami luka bakar ringan dan dirawat di RSUP Fatmawati.
Menurut keterangan Kepala Basarnas Jakarta Pusat, Eko Prasetyo, kejadian bermula sekiti pukul 13.30 WIB saat warga sedang beraktivitas seusai sholat Zuhur. Api pertama kali terlihat di salah satu rumah di tengah permukiman yang rapuh dan padat penduduk.
"Api dengan cepat menjalar ke arah rumah-rumah sekitarnya karena jarak antar rumah yang hanya terpisah sekitar satu meter. Bahan bangunan kayu dan atap seng menjadi bahan bakar utama yang mempercepat penyebaran api," ujar Eko saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Evakuasi dan Penanganan Darurat
Warga sekitar yang melihat api meluas segera berusaha membantu pemadaman dengan alat-alat sederhana seperti ember dan selang air. Namun, upaya ini terbukti tidak efektif menghadapi api yang semakin membesar. Pihak pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah dipanggil.
Proses evakuasi warga terpaksa dilakukan secara darurat. Beberapa warga berhasil menyelamatkan barang-barang berharga mereka, namun banyak yang hanya sempat melarikan diri dengan membawa pakaian yang dikenakan. Warga yang kehilangan tempat tinggal sementara dievakuasi ke aula masjid setempat dan gedung sekolah terdekat.
Kerusakan dan Korban
Setapi berhasil padam sekitar pukul 16.30 WIB, kerusakan yang ditimbulkan terlihat sangat parah. Sebanyak 42 unit rumah hancur terbakar, termasuk satu rumah warga yang diduga sebagai titik api. Dua warga bernama Surya (45) dan Maya (38) mengalami luka bakar ringan di bagian tangan dan kaki.
"Korban langsung dibawa ke RSUP Fatmawati untuk perawatan lebih lanjut. Kondisinya sudah stabil dan tidak dalam bahaya," ujar Kepala Seksi Kedaruratan RSUP Fatmawati, dr. Hendra.
Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Warga yang kehilangan rumah terpaksa mengungsi ke tempat kerabat atau titik pengungsian sementara yang disediakan pemerintah daerah.
Respon Pemerintah dan Penyebab Kebakaran
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, langsung meninjau lokasi kebakaran. Anies menyatakan akan memberikan bantuan langsung kepada para korban kebakaran.
Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan tim Satuan Reskrim Polrestro Jakarta Pusat. Namun, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh hubungan pendek pada instalasi listrik di salah satu rumah warga.
Peringatan Kemanan
Kejadian ini kembali menyoroti kerentanan permukiman padat di ibu kota yang sering disebut sebagai kumuh. Banyak permukiman seperti di Kramat Pulo memiliki kondisi bangunan yang rapuh, jarak antar rumah yang sempit, serta sistem kelistrikan yang tidak standar.
Untuk sementara waktu, warga yang kehilangan rumah masih menunggu bantuan dari pemerintah daerah dan relawan. Pemerintah berjanji akan segera membangkan rumah sementara agar warga dapat segera kembali beraktivitas normal.
Komentar (0)