11, 2026
Nasional

Kronologi Temuan Mayat Pria Terbungkus Selimut dan Terkunci di Kos Jakbar

Teguh Setiawan
Teguh Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kronologi Temuan Mayat Pria Terbungkus Selimut dan Terkunci di Kos Jakarta Barat

Polisi Jakarta Barat tengah menyelidiki kasus temuan mayat pria dewasa yang ditemukan terbungkus selimut di dalam kamar kos di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kasus ini mengejutkan warga setempat dan menimbulkan banyak spekulasi mengenai penyebab kematian korban.

Menurut Kepala Polsek Kebon Jeruk, Kompol Ahmad Yani, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Bapak Surya (45), pada Senin (15/5) pagi. Surya mendapat laporan dari salah satu penyewa kamar yang berada di sebelah kamar kos korban bahwa tercium bau tidak sedap mengalir dari arah kamar tersebut.

"Surya mendekati kamar korban yang sudah beberapa hari tidak terlihat. Setelah memanggil berkali-kali tidak ada respon, akhirnya ia membuka pintar kamar dengan kunci cadangan yang dimiliki," ujar Kompol Ahmad Yani dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (16/5).

Penemuan yang Mengejutkan

Di dalam kamar, Surya terkejut menemukan mayat pria dewasa terbungkus selimut warna biru di tengah ruangan. Mayat tersebut dalam kondisi mengeras dan sudah mulai membusuk. Selimut yang mengelilingi mayat terikat erat dengan tali rafia, dan pintar kamar dalam keadaan terkunci dari dalam.

"Surya langsung melapor kepada pengelola kos yang lebih tinggi dan kemudian melapor ke polisi. Tim medis forensik dari RS Polri Kramat Jati langsung diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan evakuasi jenazah," tambah Kompol Ahmad Yani.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban diperkirakan berusia 30-an tahun dan telah meninggal dunia sekitar 3-5 hari sebelum ditemukan. Jenazah dalam kondisi telanjang dan hanya ditutupi selimut. Tidak ada tanda-tanda kekerasan yang terlihat di tubuh korban secara kasatmata, namun polisi masih menunggu hasil otopsi untuk menentukan penyebab pasti kematian.

Korban Dikenal Sosok Penyendiri

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Jakarta Barat, AKBP Budi Santoso, menyatakan bahwa korban telah menempati kos tersebut selama kurang lebih enam bulan. Korban diketahui bekerja sebagai karyawan swasta di salah satu perusahaan di Jakarta Pusat.

"Berdasarkan keterangan beberapa penyewa sekitar, korban dikenal sebagai sosok yang penyendiri. Jarang berinteraksi dengan tetangga dan sering pulang larut malam dari tempat kerja," jelas AKBP Budi Santoso.

Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti dari dalam kamar kos korban, termasuk ponsel milik korban yang masih dalam keadaan menyala. Ponsel tersebut sedang dianalisis tim cybercrime untuk mencari petunjuk mengenai aktivitas terakhir korban sebelum meninggal.

Beberapa Saksi Diperiksa

Hingga Selasa (16/5) siang, polisi telah memeriksa beberapa saksi, termasuk pemilik kos, beberapa penyewa sekitar kamar korban, dan rekan kerja korban. Dari pemeriksaan sementara, tidak ada yang melihat atau menduga adanya hal mencurigakan sebelum kematian korban.

Masih Banyak Tantangan

Kepala Polres Jakarta Barat, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengatakan penyidik masih menghadapi banyak tantangan dalam menyelidiki kasus ini. Selain sulitnya menemukan saksi mata, kondisi mayat yang sudah membusuk juga membuat proses identifikasi menjadi lebih sulit.

Polisi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai korban atau melihat aktivitas mencurigakan di sekitar kos tersebut untuk melapor ke polisi. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan penyidik belum bisa menentukan apakah kematian korban dibunuh atau bunuh diri.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Setiawan

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter