20, 2026
Nasional

Pengen Gaya Harley-Davidson tapi Budget Pas-pasan? Intip 5 Motor Ini

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/02/21/67b7e6cd5be29-qjmotor-srv-250-amt_665_374.jpeg" align="left" hspace="7" width="100" />

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Gaya Harley-Davidson selama ini lekat dengan mesin V-twin, posisi duduk rendah, tangki berbentuk tetes air mata, setang lebar, dan knalpot ganda yang besar. Karakter itu yang membuat motor cruiser Amerika tersebut punya penggemar tersendiri. Persoalannya, harga Harley-Davidson di Indonesia berada di kisaran ratusan juta rupiah, sehingga tidak semua orang bisa menjangkaunya.

Kabar baiknya, beberapa pabrikan menghadirkan motor bergaya cruiser dengan banderol jauh lebih ringan. Meski bukan Harley-Davidson, sejumlah model ini mengusung bahasa desain serupa, bahkan sebagian memakai konfigurasi mesin V-twin. Berikut lima motor yang bisa menjadi pertimbangan bagi mereka yang ingin tampil bergaya Harley-Davidson dengan anggaran terbatas.

1. QJMotor SRV 250

QJMotor SRV 250 menjadi salah satu pilihan paling dekat dengan karakter cruiser klasik. Motor ini memakai mesin V-twin 249 cc berpendingin cairan yang diklaim mampu menghasilkan tenaga sekitar 26 daya kuda. Konfigurasi dua silinder berbentuk V memberi suara dan karakter tarikan yang khas, sesuatu yang jarang ditemukan pada motor sekelasnya.

Dari sisi tampilan, SRV 250 mengusung tangki bahan bakar berbentuk bulat memanjang, jok rendah, setang lebar, serta ban belakang berukuran besar. Posisi berkendara dibuat tegak dengan kaki sedikit ke depan, meniru geometri cruiser tradisional. Varian terbaru bahkan tersedia dengan transmisi otomatis manual (AMT), pilihan yang memudahkan pengendara di lalu lintas padat. Bobotnya tercatat sekitar 179 kilogram dengan kapasitas tangki 13 liter.

2. Keeway V302C

Keeway V302C mengambil pendekatan serupa dengan mesin V-twin 298 cc. Motor ini menghasilkan tenaga mendekati 30 daya kuda dan disalurkan melalui transmisi enam percepatan. Salah satu ciri yang membedakannya adalah penggunaan penggerak akhir berupa sabuk (belt drive), komponen yang identik dengan motor cruiser besar dan memberi kesan premium.

Desainnya dibuat gagah dengan tangki besar, knalpot ganda bertumpuk di sisi kanan, serta velg berpalang lebar. Posisi jok yang rendah memudahkan pengendara bertubuh tidak terlalu tinggi untuk menapakkan kaki. Dengan banderol yang masih jauh di bawah motor cruiser Eropa atau Amerika, V302C sering disebut sebagai salah satu entry point termurah untuk mencicipi sensasi V-twin.

3. Benda Chinchilla

Benda Chinchilla hadir sebagai motor cruiser bergaya bobber yang cukup menyita perhatian. Siluetnya ramping dengan tangki kecil, jok tunggal rendah, dan ban belakang lebar. Model ini tersedia dalam beberapa pilihan kapasitas mesin, termasuk versi V-twin berkapasitas menengah yang menawarkan tenaga lebih besar dibanding motor 250 cc.

Salah satu daya tarik Chinchilla adalah detail pengerjaan yang terlihat rapi, mulai dari cover mesin hingga finishing krom. Meski dimensinya relatif ringkas, motor ini memberi kesan visual besar saat diparkir. Bagi penggemar tampilan bobber ala Harley-Davidson Forty-Eight, model ini kerap masuk daftar pertimbangan.

4. Royal Enfield Meteor 350

Royal Enfield Meteor 350 membawa pendekatan berbeda. Motor ini tidak memakai mesin V-twin, melainkan mesin satu silinder 349 cc berpendingin udara yang menghasilkan tenaga sekitar 20 daya kuda dan torsi 27 Nm. Meski begitu, karakter getaran dan suara mesinnya disebut-sebut paling mendekati nuansa motor cruiser klasik.

Dari sisi desain, Meteor 350 tampil dengan tangki tetes air mata, jok bertingkat, setang lebar, dan knalpot panjang di sisi kanan. Bobotnya sekitar 191 kilogram dengan tangki 15 liter, cukup untuk perjalanan jauh. Royal Enfield juga menyematkan sistem navigasi sederhana pada panel instrumen, fitur yang jarang ada di kelasnya. Harga jualnya masih berada jauh di bawah Harley-Davidson, meski lebih tinggi dibanding motor cruiser 250 cc.

5. Benelli 502C

Benelli 502C mengusung gaya power cruiser dengan proporsi besar dan tangki 21,5 liter. Motor ini memakai mesin dua silinder segaris 500 cc yang menghasilkan tenaga sekitar 47 daya kuda dan torsi 46 Nm. Meski bukan V-twin, kapasitas mesinnya membuat motor ini terasa bertenaga di jalan tol maupun jalan menanjak.

Desainnya menonjolkan tangki lebar, setang rendah, dan ban belakang gemuk, memberi kesan motor cruiser modern. Bobotnya cukup berat, sekitar 217 kilogram, sehingga butuh penyesuaian bagi pengendara pemula. Dengan harga yang masih di bawah separuh motor cruiser bermerek Amerika, 502C menjadi opsi bagi mereka yang menginginkan motor bongsor tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Membeli motor bergaya cruiser dengan anggaran terbatas bukan sekadar soal tampilan. Calon pembeli sebaiknya memperhatikan ketersediaan suku cadang, jaringan bengkel resmi, serta biaya perawatan berkala. Motor dengan mesin V-twin umumnya membutuhkan perawatan lebih teliti, terutama pada sistem pendingin dan penyetelan katup.

Selain itu, harga yang beredar di pasaran dapat berbeda antarwilayah, bergantung pada tahun model, pajak daerah, dan kebijakan diler. Spesifikasi teknis juga dapat berubah mengikuti pembaruan model. Karena itu, pengecekan langsung ke diler resmi dan uji coba kendaraan tetap menjadi langkah paling masuk akal sebelum memutuskan pembelian.

Terakhir, penting untuk diingat bahwa motor-motor di atas adalah alternatif gaya, bukan replika Harley-Davidson. Masing-masing punya karakter mesin, bobot, dan pengalaman berkendara yang berbeda. Dengan anggaran terbatas, kompromi pada kapasitas mesin atau fitur memang tidak terhindarkan, tetapi pesona visual cruiser tetap bisa didapat tanpa harus membayar harga selangit.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter