13, 2026
Teknologi

SM+ Akuisisi 5 Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

SM+ Akuisisi 5 Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital

PT Solusi Media Plus (SM+) mengumumkan akuisisi atas lima pusat data (data center) dalam langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur digital di Indonesia. Akuisisi ini dilakukan guna memenuhi permintaan yang terus meningkat akan layanan cloud computing dan infrastruktur digital di tengah transformasi digital yang pesat di berbagai sektor.

Langkah Strategis dalam Ekspansi Infrastruktur

Dalam konferensi pers yang digunakan pada Rabu (15/3), Direktur Utama SM+ Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa akuisisi lima data center ini merupakan bagian dari rencana ekspansi jangka panjang perusahaan. "Permintaan akan layanan digital di Indonesia terus meningkat pesat, baik dari sektor korporasi maupun pemerintah. Dengan akuisisi ini, kita dapat memperluas jaringan infrastruktur kami secara signifikan dan meningkatkan kapasitas layanan," ujar Fauzi.

Data center yang diakuisisi tersebar di tiga lokasi strategis di Pulau Jawa, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Total luas area yang diperoleh mencapai 15.000 meter persegi dengan kapasitas daya listrik hingga 15 MW. Lokasi-lokasi ini dipilih karena aksesibilitasnya yang baik dan ketersediaan infrastruktur pendukung yang memadai.

Peningkatan Kapasitas dan Layanan

Menurut Kepala Divisi Infrastruktur SM+, Budi Santoso, akuisisi ini akan meningkatkan total kapasitas data center perusahaan hingga 30% dalam kurun waktu satu tahun ke depan. "Kita tidak hanya memperluas fisik, tetapi juga meningkatkan kapasitas komputasi, penyimpanan, dan jaringan. Ini memungkinkan kami untuk menyediakan layanan cloud dengan performa lebih tinggi dan reliabilitas maksimal," jelas Budi.

Data center yang baru diakuisisi dilengkapi dengan teknologi terkini termasuk sistem pendinginan canggih, sistem keamanan multi-lapis, dan koneksi jaringan berkecepatan tinggi. Selain itu, SM+ juga berencana untuk mengintegrasikan data center ini dengan jaringan fiber optic milik perusahaan untuk memastikan konektivitas yang optimal antar lokasi.

Memenuhi Permintaan Pasar yang Meningkat

Permintaan layanan digital di Indonesia telah meningkat drastis sejak pandemi COVID-19, dengan banyak perusahaan dan lembaga pemerintah yang mengalihkan operasionalnya ke platform digital. Menurut data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia mencapai 73,7% pada tahun 2022, dengan jumlah pengguna internet sekitar 198,6 juta orang.

"Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Banyak sektor mulai dari e-commerce, fintech, hingga pemerintahan membutuhkan infrastruktur digital yang kuat dan handal. Dengan akuisisi ini, SM+ berkomitmen untuk menjadi tulang punggung infrastruktur digital di Indonesia," tambah Fauzi.

Dampak pada Ekosistem Digital Indonesia

Langkah SM+ ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekosistem digital Indonesia. Dengan infrastruktur yang lebih kuat, diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi asing dan mendorong pertumbuhan startup teknologi lokal.

"Infrastruktur digital yang memadai adalah fondasi bagi pertumbuhan ekonomi digital. Dengan kapasitas yang lebih besar, SM+ dapat mendukung proyek-proyek skala besar dari klien kami, baik dari sektor swasta maupun publik," kata Direktur Operasional SM+, Ratna Sari.

SM+ juga berencana untuk mengembangkan layanan edge computing di data center yang baru diakuisisi. Teknologi ini memungkinkan pemrosesan data lebih dekat dengan sumbernya, sehingga dapat mengurangi latensi dan meningkatkan performa aplikasi yang membutuhkan respons cepat seperti IoT, autonomous vehicle, dan augmented reality.

Visi Jangka Panjang

Dalam jangka panjang, SM+ menargetkan untuk menjadi penyedia infrastruktur digital terdepan di Asia Tenggara dengan mengembangkan jaringan data center yang luas dan terintegrasi. "Akuisisi ini hanyaw langkah pertama. Kami berencana untuk terus mengembangkan infrastruktur di berbagai kota besar di Indonesia dan bahkan merambah ke pasar regional," tutup Fauzi.

Dengan investasi ini, SM+ menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat digital di Asia Tenggara.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter