14, 2026
Nasional

Suami di Lampung Bakar Istri yang Lagi Hamil, Korban Luka Bakar 80%

Seorang wanita bernama Fitri dilarikan ke rumah sakit setelah dibakar suaminya, Junaidi. Korban mengalami luka bakar 80% dan sedang mengandung.]]>

Dimas Permana
Dimas Permana Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Suami di Lampung Bakar Istri yang Lagi Hamil, Korban Luka Bakar 80%

Kejadian Tragis di Lampung: Suami Bakar Istri yang Sedang Hamil

Sebuah insiden kekerasan dalam rumah tangga yang sangat mengeraskan terjadi di Lampung. Seorang suami diduga membakar istrinya yang sedang hamil muda. Korban mengalami luka bakar hingga 80% di seluruh tubuhnya, kondisinya yang dilaporkan sangat kritis dan saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit.

Kronologi Kejadian Pembakaran

Kejadian pembakarian ini terjadi pada Kamis (15/9) malam di sebuah rumah warga di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Menurut informasi yang dihimpun, korban berinisial N (28) sedang berada di dalam rumah bersama suaminya, berinisial R (32), saat peristiwa tragis itu terjadi.

Saksi mata yang tinggal di dekat lokasi kejadian mengungkapkan bahwa mendengar teriakan dan jeritannya korban yang sangat mencekam. "Saya mendengar teriakan yang sangat ngeri dari arah rumah korban. Ketika saya keluar, melihat api sudah membesar dari dalam rumah," kata seorang tetangga yang tidak mau disebutkan namanya.

Diketahui, api berasal dari ruang tamu rumah yang langsung menjalar ke seluruh bagian rumah karena terdapat beberapa barang yang mudah terbakar. Warga setempat segera berusaha membantu memadamkan api dan menyelamatkan korban yang sudah terluka parah.

Luka Parah yang Dialami Korban

Korban yang tengah hamil delapan bulan itu berhasil diselamatkan oleh warga dan segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Way Kanan. Tim medis yang menangani kasus ini mengungkapkan bahwa korban mengalami luka bakar hingga 80% di seluruh tubuhnya.

Korban saat ini dirawat di ruang perawatan intensif dengan kondisi masih dalam keadaan tidak sadarkan diri. Tim medis masih berupaya sekuat tenaga untuk menyelamatkan nyawa korban serta janin yang dikandungnya.

Motif Penyerangan yang Diduga Karena Perselisihan

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, motif pembakaran ini diduga berasal dari perselisihan antara suami dan istri. Sebelum kejadian, keduanya diketahui sedang bertengkar keras di dalam rumah.

Polisi telah mengamankan suami korban sebagai tersangka dalam kasus ini. Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim Reskrim Polres Lampung Timur untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa pembakaran tersebut.

Tanggapan Pihak Terkait

Kasus kekerasan dalam rumah tangga ini menuai banyak kritik dari berbagai pihak. Komisioner Komnas Perempuan, Yetti Andriati, menyayangkan masih banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Lampung, Siti Aminah, menyatakan akan memberikan bantuan hukum dan psikologis bagi korban. "Kami akan memastikan korban mendapatkan perlindungan hukum yang maksimal serta bantuan rehabilitasi psikologis," katanya.

Tingginya Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga di Indonesia

Insiden di Lampung ini menjadi salah satu dari banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Indonesia. Menurut data Komnas Perempuan, pada tahun 2022 tercatat 3.415 kasus kekerasan terhadap perempuan, dengan 425 korban tewas.

Kekerasan dalam rumah tangga sering kali tidak dilaporkan oleh korban karena berbagai alasan, termasuk rasa malu, takut, dan ketergantungan ekonomi terhadap pelaku. Fenomena ini memerlukan kesaduan kolektif dari masyarakat dan pihak berwajib untuk memberantas kekerasan dalam rumah tangga.

Untuk sementara ini, kasus pembakaran istri oleh suami di Lampung masih dalam tahap penyelidikan. Polisi berjanji akan segera menyelesaikan kasus ini dan memberikan keadilan yang tepat bagi korban.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dimas Permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter