Kebakaran di Kantor BPN Karawang Berlanjut Selama Lebih 10 Jam
Api masih belum berhasil dipadamkan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kebakaran yang terjadi sejak pukul 02.30 WIB dini hari ini telah berlangsung selama lebih dari 10 jam hingga siang hari. Puluhan personel pemadam kebakaran masih terus berupaya mengendalikan api yang masih menyala di beberapa titik.
Kepala BPBD Karawang, Ahmad Yani, mengatakan bahwa api sempat berhasil dikendalikan pada pukul 08.00 WIB, namun kembali membesar beberapa jam kemudian. "Kondisi saat ini masih dalam pengendalian, namun api masih menyala di bagian gudang arsip dan beberapa ruangan di lantai tiga," ujar Yani saat dihubungi, Rabu siang.
Menurutnya, sulitnya memadamkan api disebabkan oleh adanya banyak dokumen dan arsip kering yang menjadi bahan bakar api. "Arsip yang ada di dalam gedung sangat mudah terbakar dan menyebabkan api cepat menjalar," jelasnya.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Beberapa saksi mata menyebutkan kebakaran bermula dari bagian kantor administrasi di lantai dua. "Kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan pemeriksaan awal menunjukkan ada indikasi korsleting listrik yang menjadi pemicu api," kata Kepala Polres Karawang, AKBP Budi Santoso.
Sejumlah pegawai BPN Karawang yang berada di lokasi kejadian terlihat panik saat api pertama kali muncul. "Pegawai yang berada di lantai dua berhasil dievakuasi tepat waktu oleh rekan-rekan kerja di lantai lain," ujar salah seksi pegawa yang tidak mau disebutkan namanya.
Tidak Ada Korban Jiwa, Dokumen Penting Selamat
Untungnya, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Semua pegawai dan pengunjung yang berada di dalam gedung berhasil dievakuakan dengan selamat. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Semua pegawai telah kita evakuasi dengan aman," jelas Yani.
Beberapa dokumen penting, termasuk sertifikat tanah dan data pendaftaran, telah berhasil diselamatkan oleh tim pemadam kebakaran dan pegawa BPN. "Tim kita berhasil menyelamatkan dokumen penting yang ada di lantai satu dan basement," tambahnya.
Kerusakan Diperkirakan Mencapai Miliaran Rupiah
Kerusakan akibat kebakaran ini diperkirakan sangat besar. Bangunan utama kantor yang tiga lantai rusak parah, terutama di bagian lantai dua dan tiga. "Kerusakan diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, belum termasuk kerusakan pada peralatan kantor dan dokumen yang tidak berhasil diselamatkan," kata Yani.
Wakil Bupati Karawang, Deddy Supriyadi, yang mendatangi lokasi kejadian menyatakan akan segera menindaklanjuti peristiwa ini. "Pemerintah daerah akan membantu proses rekonstruksi kantor BPN Karawang dan memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu terlalu lama," ujarnya.
Tim Investigasi Dibentuk
Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian telah membentuk tim investigasi. "Kita akan melakukan olah TKP secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali," kata Budi Santoso.
Sementara itu, proses pemadaman api masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. Puluhan personel pemadam kebakaran dari beberapa kabupaten sekitar seperti Bekasi dan Purwakarta diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.
Masyarakat diimbau untuk tetap menjauhi lokasi kebakaran agar tidak mengganggu proses pemadaman dan investigasi yang sedang berlangsung. "Kita meminta maaf atas gangguan ini dan berusaha secepat mungkin untuk menyelesaikan masalah," tutup Yani.
Komentar (0)