30, 2026
Nasional

Susunan Pemain Indonesia Vs Singapura: Luke Vickery Debut

Indonesia akan memainkan laga pertamanya di FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura. Berikut susunan pemainnya.]]>

Anisa Permata
Anisa Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Susunan Pemain Indonesia Vs Singapura: Luke Vickery Debut

Tim nasional Indonesia menurunkan susunan pemain berbeda saat menghadapi Singapura dalam laga lanjutan Grup A Piala AFF 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Perubahan paling mencolok adalah penempatan Luke Vickery sebagai starter untuk pertama kalinya bersama skuad Garuda. Keputusan pelatih Shin Tae-yong tersebut menandai debut kompetitif bagi pemain muda yang selama ini lebih banyak menghuni bangku cadangan.

Luke Vickery, yang sebelumnya bermain untuk Timnas Indonesia U-20, langsung dipercaya mengisi posisi sayap kanan dalam formasi 3-4-3. Ia menggantikan peran yang biasanya diisi oleh Yakob Sayuri, yang harus absen karena akumulasi kartu kuning. Debut ini menjadi sorotan karena Vickery merupakan produk akademi sepak bola Australia-Indonesia yang baru bergabung dengan tim senior pada pemusatan latihan awal Desember lalu.

Susunan Pemain Indonesia

Dalam laga yang kick-off pukul 20.00 WIB tersebut, Indonesia menampilkan susunan sebagai berikut:

Kiper dan Lini Belakang

Di bawah mistar, Nadeo Argawinata tetap menjadi pilihan utama. Ia dilindungi trio bek tengah yang terdiri dari Muhammad Ferarri, Rizky Ridho, dan Jordi Amat. Ketiganya diinstruksikan untuk menjaga kedalaman sekaligus mengantisipasi serangan balik cepat Singapura yang mengandalkan kecepatan winger mereka.

Lini Tengah

Lini tengah Indonesia dihuni oleh Ricky Kambuaya dan Ivar Jenner sebagai gelandang sentral. Keduanya bertugas mengatur ritme permainan sekaligus memutus alur bola ke lini depan lawan. Di sisi sayap, Marselino Ferdinan ditempatkan di kiri, sementara Luke Vickery mengisi sisi kanan. Kombinasi ini diharapkan memberi variasi serangan dari kedua sisi.

Lini Depan

Untuk urusan mencetak gol, Shin Tae-yong menurunkan Rafael Struick sebagai penyerang tengah. Struick didukung oleh dua penyerang sayap, yaitu Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka. Ketiganya memiliki kecepatan dan kemampuan dribel yang cukup untuk merepotkan pertahanan Singapura yang dikenal disiplin.

Susunan Pemain Singapura

Singapura yang dilatih oleh Tsutomu Ogura tampil dengan formasi 4-2-3-1. Di posisi kiper, Izwan Mahbud dipercaya menjaga gawang. Lini belakang diisi oleh Nazrul Nazari, Safuwan Baharudin, Irfan Fandi, dan Amirul Adli. Sementara itu, lini tengah mengandalkan Shahdan Sulaiman dan Hariss Harun sebagai poros permainan. Trio penyerang diisi oleh Faris Ramli, Song Uiyoung, dan Shawal Anuar, dengan Ilhan Fandi sebagai penyerang tunggal.

Jalannya Pertandingan

Sejak menit awal, Indonesia mencoba mengambil inisiatif menyerang. Luke Vickery langsung menunjukkan kecepatannya di sisi kanan. Pada menit ke-8, ia berhasil melewati dua pemain bertahan Singapura dan mengirim umpan silang ke kotak penalti, namun sundulan Rafael Struick masih melambung di atas mistar.

Singapura tidak tinggal diam. Mereka beberapa kali melancarkan serangan balik melalui Faris Ramli. Pada menit ke-21, gelandang Singapura, Shahdan Sulaiman, melepaskan tendangan jarak jauh yang masih bisa ditepis Nadeo Argawinata. Hingga menit ke-35, kedudukan masih imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin cepat. Indonesia mendapat peluang emas pada menit ke-52 melalui Marselino Ferdinan. Namun, tendangannya dari dalam kotak penalti masih membentur tiang gawang. Singapura membalas melalui Ilhan Fandi pada menit ke-67, tetapi sepakannya terlalu lemah dan mudah ditangkap kiper Indonesia.

Pada menit ke-74, Shin Tae-yong melakukan rotasi dengan memasukkan Egy Maulana Vikri untuk menggantikan Luke Vickery yang tampil impresif. Debut Vickery mendapat applaus dari penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tercipta. Laga berakhir 0-0.

Statistik dan Catatan Pertandingan

Meski tanpa gol, pertandingan ini mencatat beberapa statistik menarik. Indonesia menguasai bola sebanyak 58 persen berbanding 42 persen milik Singapura. Tim Garuda melepaskan 14 tembakan, dengan 5 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Singapura hanya mencatat 7 tembakan, 2 di antaranya tepat sasaran. Dalam hal pelanggaran, Indonesia melakukan 12 foul, sedangkan Singapura 17 foul.

Kartu kuning dikeluarkan wasit asal Malaysia, Nazmi Nasaruddin, kepada tiga pemain: Jordi Amat dan Ivar Jenner dari Indonesia, serta Hariss Harun dari Singapura. Tidak ada kartu merah dalam laga ini.

Dampak pada Klasemen

Dengan hasil imbang ini, Indonesia mengumpulkan 4 poin dari dua pertandingan. Mereka berada di posisi kedua Grup A di bawah Vietnam yang sebelumnya menang atas Laos. Singapura menempati posisi ketiga dengan 3 poin. Klasemen masih sangat dinamis karena setiap tim masih memiliki peluang untuk lolos ke semifinal.

Pelatih Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai pertandingan menyatakan bahwa debut Luke Vickery memberikan dimensi baru bagi serangan tim. Ia menilai pemain berusia 19 tahun itu memiliki keberanian dan visi bermain yang matang. Meski demikian, Shin menyoroti penyelesaian akhir yang masih menjadi kelemahan timnya. Ia berjanji akan melakukan perbaikan sebelum laga melawan Vietnam pada 15 Desember mendatang.

Sementara itu, pelatih Singapura, Tsutomu Ogura, mengaku puas dengan hasil imbang di kandang lawan. Menurutnya, para pemainnya berhasil menjalankan instruksi untuk bertahan rapat dan memanfaatkan serangan balik. Ia juga memuji penampilan kiper Izwan Mahbud yang melakukan beberapa penyelamatan penting.

Laga Indonesia versus Singapura ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di Grup A. Selain karena rivalitas kedua negara, kehadiran pemain muda seperti Luke Vickery memberikan harapan baru bagi regenerasi tim nasional Indonesia. Publik berharap debut ini menjadi awal karier panjang Vickery bersama Garuda.

Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam laga krusial berikutnya. Sementara Singapura akan menjamu Laos di Stadion Jalan Besar. Kedua pertandingan tersebut akan menentukan siapa yang berhak melaju ke babak semifinal Piala AFF 2024.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Anisa Permata

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter