Suroso Isnandar Resmi Menjabat sebagai Direktur Utama PLN
PT PLN (Persero) telah mengumumkan pergantian kepemimpinan di posisi Direktur Utama. Suroso Isnandar secara resmi menggantikan Darmawan Prasodjo yang telah menjabat selama lebih dari lima tahun. Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dalam sebuah seremoni yang digelar di Kantor Pusat PLN, Jakarta, pada Rabu (15/3).
Suroso Isnandar sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi PLN. Ia memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang energi listrik dan telah berkarier di PLN sejak tahun 1991. Pendidikan formalnya diraih dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan gelar Sarjana Teknik Elektro. Suroso juga melanjutkan pendidikan magister di bidang yang sama di universitas yang sama.
Transisi Kepemimpinan di PLN
Pergantian ini terjadi dalam konteks transformasi strategis PLN menuju perusahaan yang lebih modern dan berkinerja tinggi. Dalam sambutannya, Erick Thohir menekankan pentingnya transformasi digital dan transisi energi dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Kita butuh pemimpin yang mampu memimpin transformasi digital dan transisi energi di PLN. Suroso memiliki pengalaman dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melanjutkan visi tersebut," ujar Erick Thohir.
Darmawan Prasodjo yang sebelumnya memimpin PLN sejak tahun 2018 akan kembali ke posnya sebagai Komisaris Utama PLN. Dalam masa kepemimpinannya, PLN berhasil mencapai beberapa pencapaian strategis termasuk penyelesaian program listrik 1000 watt dan percepatan program listrik desa.
Visi dan Misi Suroso Isnandar
Dalam pidato pertamanya sebagai Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar menyatakan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital dan transisi energi di perusahaan. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan listrik sambil mempersiapkan infrastruktur untuk menghadapi era energi terbarukan.
"Kita harus memastikan ketersediaan listrik yang andal untuk seluruh rakyat Indonesia, sekaligus mempersiapkan diri untuk transisi menuju energi terbarukan. Ini adalah tantangan besar namun juga peluang bagi kita untuk menjadi pemimpin dalam transformasi energi di kawasan," kata Suroso.
Ia juga menyoroti pentingnya efisiensi operasional dan peningkatan layanan pelanggan. Menurutnya, digitalisasi akan menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut. PLN akan terus mengembangkan aplikasi dan layanan digital yang memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan listrik.
Tantangan yang Hadir
Suroso menghadapi beberapa tantangan signifikan dalam memimpin PLN. Salah satunya adalah penyelesaian program listrik 1000 watt yang masih berjalan. Program ini bertujuan menyediakan akses listrik terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Selain itu, PLN juga harus menghadapi tantangan dalam transisi energi menuju terbarukan. Pemerintah telah menetapkan target peningkatan penggunaan energi terbarukan menjadi 23% pada tahun 2025. PLN berperan penting dalam mencapai target ini melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan lainnya.
Tantangan lainnya adalah peningkatan infrastruktur listrik di daerah terpencil dan terisolir. PLN terus berupaya untuk memastikan seluruh wilayah di Indonesia terjangkau akses listrik, meskipun dengan tantangan geografis dan ekonomi yang signifikan.
Reaksi dari Pihak Terkait
Pergantian kepemimpinan ini mendapatkan berbagai respons dari berbagai pihak. Asosiasi Konsumen Listrik Indonesia menyambut baik pergantian ini dengan harapan adanya perbaikan layanan dan penurunan tarif listrik yang lebih adil.
"Kami harap dengan kepemimpinan baru, PLN dapat lebih responsif terhadap keluhan konsumen dan terus berupaya untuk menurunkan tarif listrik secara bertahap," ujar Ketua Asosiasi Konsumen Listrik Indonesia, Ahmad Fauzi.
Di sisi lain, kalangan pekerja PLN menyatakan dukungan penuh terhadap Suroso Isnandar. Mereka berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan positif bagi karyawan dan meningkatkan efisiensi perusahaan.
PLN sebagai BUMN terbesar di bidang energi listrik memainkan peran krusial dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Dengan pergantian kepemimpinan ini, diharapkan PLN dapat terus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Komentar (0)