30, 2026
Nasional

Bobotoh Semprot Teja Paku Alam meski Persib Menang 2-1 atas Persijap

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/20/6ab0102d14147-kiper-persib-bandung-teja-paku-alam_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bobotoh Tetap Semprot Teja Paku Alam Meski Persib Menang

Bobotoh, suporter Persib Bandung, menunjukkan reaksi tidak terpuji meskipun tim kesayangannya berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Persijap Jepara dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (21/9/2023). Aksi tidak sportif dilakukan oleh sebagian suporter yang membuang air minum ke arah kiper Persib, Teja Paku Alam, saat tim sedang mengadakan apresiasi setelah pertandingan.

Kemenangan Persib atas Persijap sebenarnya menjadi cerita utama dalam laga tersebut. Persib berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-1 di babak pertama. Gol-gol yang dicetak oleh Beckham Putra dan Febri Hariyadi membawa kemenangan bagi Maung Bandung. Performa tim memang menunjukkan perbaikan dibandingkan sebelumnya.

Namun, apa yang terjadi setelah pertandingan berakhir menjadi sorotan tersendiri. Saat skuad Persib sedang mengadakan tradisi apresiasi dengan melempar cip ke arah bobotoh, sebagian suporter justru melakukan aksi tidak terpuji. Beberapa bobotoh terlihat melempar botol air minum yang masih berisi ke arah Teja Paku Alam.

Reaksi Tim dan Manajemen

Kiper Teja Paku Alam sendiri terlihat terkejut dengan aksi tersebut. Ia sempat tersenyum namun tampak bingung dengan perlakuan beberapa suporter yang seharusnya mendukung. Beberapa pemain lain seperti Victor Igbonefo mencoba menenangkan situasi dengan mengarahkan Teja untuk tidak memperhatikan aksi tersebut.

Manajemen Persib Bandung segerang memberikan sikap tegas terkait insiden ini. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, menyatakan kekecewaannya atas aksi sebagian bobotoh. "Kami menyesal melihat aksi tidak sportif dari sebagian bobotoh. Ini bertentangan dengan nilai-nilai yang kami tanamkan dalam suporter Persib," ujar Teddy.

Menurut Teddy, manajemen akan menyelidiki insiden tersebut dan menindak pelaku sesuai aturan yang berlaku. "Kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada bobotoh yang melanggar kode etik suporter. Kita ingin menciptakan lingkungan yang positif di sekitar stadion," tambahnya.

Pandangan Ekspektator

Banyak pihak memberikan kritik terhadap aksi sebagian bobotoh tersebut. Ekspektator Persib, Ade Armando, menilai aksi tersebut mengikis citra Positif Persib. "Kemenangan harus disambut dengan sukacita, bukan dengan aksi yang bisa merusak citra tim dan suporter. Kita harus belajar menjadi suporter yang dewasa," ucap Ade.

Pelatih Persib, Robert Alberts, juga menyatakan kekecewaannya meski kemenangan diraih. "Saya senang dengan kemenangan tim, tapi saya tidak terlalu suka melihat aksi seperti itu. Fokus harus pada permainan dan dukungan yang positif," tutur pelatih asal Belanda ini.

Kontekhub Sejarah Aksi Tidak Sportif

Insiden ini bukan kali pertama bobotoh menunjukkan aksi tidak sportif dalam mendukung Persib. Sebelumnya, ada beberapa kasus serupa yang melibatkan pemain maupun ofisial tim lawan. Pada musim lalu, sejumlah suporter sempat melempar botol air saat pemain lawan melakukan tendangan sudut.

Organisasi suporter resmi Persib, The Jakmania, secara terbuka menyatakan tidak terkait dengan aksi tersebut. "Kami menyayangkan insiden ini dan menyesalkan tindakan beberapa individu yang tidak mewakili suporter Persib sejati," kata juru bicara The Jakmania, Budi Santoso.

Kepala Divisi Operasional PT PBB, Dedi Sutedi, mengakui bahwa pihaknya masih kesulitan mengendalikan setiap individu dalam suporter. "Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada bobotoh tentang pentingnya sportivitas. Namun, masih ada sebagian yang tidak memahami nilai-nilai positif dalam suporter," ujar Dedi.

Tanggapan Publik dan Media Sosial

Aksi sebagian bobotoh ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen menyatakan kekecewaannya atas perilaku tersebut. Beberapa meminta manajemen Persib untuk memberikan sanksi tegas kepada pelaku.

Sementara itu, ada juga pihak yang meminta agar tidak semua bobotoh dianggap sama dengan beberapa individu yang melakukan aksi tidak terpuji. "Tolong jangan generalisasi. Banyak bobotoh yang sportif dan selalu mendukung positif," tulis salah satu akun media sosial.

Dengan kemenangan ini, Persib semakin dekat dengan promosi ke Liga 1. Namun, insiden ini menunjukkan bahwa dukungan suporter masih perlu dibenahi agar sesuai dengan nilai-nilai positif yang diusung klub.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter