18, 2026
Nasional

Cek Kopdes di Magelang, Wamensos: Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Wamensos Agus Jabo Priyono meninjau Koperasi Desa Merah Putih di Magelang. Koperasi ini membantu masyarakat dengan kebutuhan pokok terjangkau.]]>

Anisa Permata
Anisa Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Cek Kopdes di Magelang, Wamensos: Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Cek Kopdes di Magelang, Wamensos: Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Wamensos, melakukan kunjungan kerja ke Magelang untuk mengecek langsung pelaksanaan program Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau yang lebih dikenal dengan Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan tepat waktu kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Wamensos didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang serta sejumlah pejabat terkait. Mereka mengunjungi beberapa titik penyaluran bantuan di beberapa kecamatan di wilayah Magelang. Wamensos menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan program sosial berjalan efektif.

Verifikasi Langsung ke Lokasi

Selama kunjungan, Wamensos melakukan verifikasi langsung ke beberapa rumah KPM terpilih. Ia ingin memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar membutuhkan dan bantuan tersebut tepat sasaran. "Kami ingin melihat langsung kondisi masyarakat penerima manfaat. Ini untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penyaluran dan bantuan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan," ujar Wamensos saat ditemui di salah satu rumah warga.

Di salah satu rumah warga di Kecamatan Salaman, Wamensos berbincang-bincang dengan KKM bernama Siti Aminah (45). Siti yang merupakan seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak mengaku sangat terbantu adanya bantuan dari pemerintah. "Dengan bantuan ini, kami bisa memenuhi kebutuhan pokok selama sebulan. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan kami," ujar Siti dengan haru.

Target Penyaluran Bantuan

Menurut data yang dihimpun, total KPM di Kabupaten Magelang yang menerima bantuan KPS mencapai 15.000 keluarga. Bantuan tersebut diberikan secara berkala setiap tiga bulan sekali dengan nilai yang disesuaikan dengan kebutuhan pokok masing-masing daerah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magelang, Budi Santoso, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini selalu diawasi ketat untuk memastikan tidak ada penyimpangan. "Kami bekerja sama dengan pemerintah desa dan lurah untuk memverifikasi data penerima manfaat. Setiap KPM akan dicek secara berkala untuk memastikan kondisi mereka masih memenuhi syarat sebagai penerima bantuan," jelas Budi.

Wamensos juga menyoroti pentingnya pelibatan masyarakat dalam pengawasan program ini. "Kita meminta masyarakat untuk ikut mengawasi agar bantuan benar-benar disalurkan kepada yang berhak. Jika ada yang merasa tidak layak menerima bantuan, silakan melapor kepada pihak terkait," tambahnya.

Tantangan dalam Penyaluran Bantuan

Meski demikian, Wamensos mengakui masih ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan program ini. Salah satunya adalah masalah data yang kadang tidak akurat karena adanya perpindahan tempat tinggal atau perubahan kondisi ekonomi KPM.

"Kami terus melakukan verifikasi data secara berkala. Jika ada KPM yang kondisinya sudah membaik, maka bantuan akan dialihkan kepada keluarga lain yang lebih membutuhkan. Sebaliknya, jika ada KPM yang kondisinya semakin buruk, maka kami akan mengevaluasi kembali besaran bantuan yang diberikan," jelas Wamensos.

Untuk memastikan program berjalan lancar, pemerintah juga bekerja sama dengan berbagai pihak seperti tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga swasta. "Sinergi ini penting untuk meningkatkan efektivitas program bantuan sosial. Dengan begitu, bantuan bisa tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat," ujar Wamensos.

Harapan untuk Masa Depan

Wamensos berharap program ini tidak hanya memberikan bantuan semata, tetapi juga mendorong menerima untuk mandiri. "Kami berencana untuk memberikan pelatihan keterampilan kepada KPM agar mereka memiliki mata pencaharian sendiri. Dengan begitu, mereka tidak terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah," harapnya.

Sementara itu, Budi Santoso menambahkan bahwa Pemkab Magelang akan terus melakukan evaluasi program ini. "Kami akan menyesuaikan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi ekonomi di daerah. Tujuannya adalah agar program ini benar-benar memberikan manfaat dan mengurangi angka kemiskinan di Magelang," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Anisa Permata

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter